Fungsi Update Bios

BIOS adalah firmware yang terdapat pada PC / laptop, berfungsi sebagai dasar tata cara. Misalnya untuk mengontrol unsur, mengendalikan beberapa setting dan lain-lain. BIOS mempunyai model-versi tersendiri. Semakin baru, maka akan kian banyak juga fitur-fitur yang terdapat di dalamnya. Nah, untuk meningkatkan model BIOS, kita harus melaksanakan update. Yang jadi pertanyaan, apa saja fungsi update BIOS? Pentingkah BIOS kita update? Berikut akan saya jelaskan.

Pentingkah BIOS Kita Update?

Kalau ditanya penting atau tidak, jawabannya tergantung. Misalnya, apakah Anda butuh fitur atau fungsi dari BIOS modern itu atau tidak? Kalau dirasa tidak perlu, maka stay di BIOS versi usang juga tidak problem. Apalagi kalau sistemnya stabil. Tapi contohnya update ini ditujukan untuk kompabilitas, contohnya Anda ingin upgrade komponen mirip processor keluaran modern, maka update BIOS justru wajib dilakukan.

Fungsi Update BIOS dan Manfaatnya

Fungsi Update Versi BIOS

Ada beberapa hal yang mampu Anda dapat dengan melakukan update BIOS. Berikut fungsi-fungsi update BIOS:

1. Memperbaiki Bug

Hampir setiap tata cara mempunyai bug di dalamnya. Termasuk BIOS. Dengan melaksanakan update BIOS, maka bug yang ada tersebut bisa diperbaiki. Bug di sini bisa aneka macam macam. Seperti ada fitur tertentu yang tidak berlangsung, muncul error dan lain-lain.

2. Agar Komponen Baru Kompatibel

Untuk beberapa komponen, terutama mirip processor, biar bisa kompatibel dijalankan di metode, kita harus melaksanakan update BIOS terlebih dulu. Jika tidak, maka komponen bisa tidak terbaca. Atau komputer justru jadi error saat dinyalakan.

3. Mendapatkan Fitur-Fitur Baru

Dengan memperbarui BIOS, kerap kali kita mampu menerima fitur-fitur gres. Selain itu juga umumnya terdapat tampilan baru, dimana UI-nya jadi terlihat lebih terbaru.

4. Meningkatkan Stabilitas

Pada biasanya memakai BIOS versi modern, mampu membuat tata cara jadi lebih stabil. Baik itu secara langsung maupun tidak pribadi.

Tips Saat Melakukan Update BIOS

Tips Melakukan Update BIOS

Karena ialah tata cara dasar, tidak dianjurkan untuk melaksanakan update BIOS begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu diamati agar proses update mampu berjalan tanpa hambatan. Berikut kiat-kiat untuk update BIOS:

1. Pastikan Listrik Stabil

Pertama Anda harus memastikan jika kondisi listrik di rumah sedang stabil. Jangan sampai dikala update BIOS, listrik tiba-datang mati. BIOS bisa corrupt nantinya.

2. Baterai Terisi Penuh (Khusus Laptop)

Mirip seperti sebelumnya, jikalau Anda menggunakan laptop, Anda harus memutuskan baterai laptop tersebut sedang dalam keadaan terisi penuh. Supaya proses update tidak datang-datang terhenti.

3. Memakai UPS (Khusus PC)

Tambahan untuk PC, Anda mampu menggunakan UPS. Fungsi UPS ini untuk menyimpan daya listrik, agar jika listrik padam komputer yang terhubung ke UPS tidak ikut mati.

4. Lakukan Backup BIOS Lama Jika Mendukung

Ada sebagian laptop maupun motherboard PC yang mendukung fitur backup BIOS. Fitur ini berfungsi untuk mengembalikan BIOS, jika proses update gagal dan corrupt.

Bagaimana Cara Update BIOS?

Cara update BIOS berlainan-beda tergantung dari laptop atau PC yang dipakai. Ini harus diadaptasi. Anda mampu searching saja, misalnya di Youtube. Atau mampu juga cek situs resmi dari laptop atau motherboard PC Anda. Biasanya di sana terdapat isu tutorialnya. Nah, jika Anda ragu update BIOS sendiri, Anda bisa coba pergi ke toko komputer terpercaya untuk di-update di sana. Supaya lebih kondusif.

Akhir Kata

Itulah pembahasan singkat perihal fungsi update BIOS. Kesimpulannya kita bisa mendapatkan beberapa faedah dengan memperbarui versi BIOS. Misalnya seperti menerima beberapa fitur baru, menerima stabilitas sampai untuk kompabilitas komponen.

Semoga
berfaedah.