counter create hit

7 Faedah Investasi Bagi Mahasiswa

Bagikan:

KichanHelp.com – Investasi bisa menunjukkan banyak manfaat bagi semua golongan, tergolong mahasiswa. Perkembangan teknologi mendorong generasi muda untuk lebih melek finansial. Mereka mulai sadar akan pentingnya jaring pengaman bernama dana darurat untuk mempersiapkan terjadinya hal-hal yang tidak disangka .

Generasi muda terutama mahasiswa lantas berupaya menyisihkan sebagian uang saku dan uang hasil kerja paruh waktu mereka untuk kebutuhan ini ke beberapa pos keuangan salah satunya yakni investasi.

Manfaat Investasi Bagi Mahasiswa

Nyatanya, investasi tidak cuma memiliki kegunaan untuk menyiapkan dana darurat. Sebab, dengan adanya dividen yang dibagikan serta kemungkinan bertambahnya harga (capital gain) investasi mempunyai faedah-faedah lain selaku berikut:

1. Sumber Pendapatan Tambahan

Investasi mampu menjadi sumber pendapatan tambahan di kala depan. Sebab, tingkat bagi hasil investasi biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan dan bahkan bunga deposito. Lebih dari itu, pemasukan investasi juga memiliki beberapa kelebihan lain dibandingkan simpanan, diantaranya:

  • Tingkat imbal hasil lebih tinggi.
  • Umumnya imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi.
  • Minim biaya manajemen.
  • Pendapatan investasi juga dikenakan pajak, tapi relatif sedikit bila daripada pajak deposito.
  • Investor mampu menyesuaikan instrumen investasi yang dipilih dengan level risiko mereka.

Terdapat bermacam-macam opsi investasi bagi mahasiswa yang mampu diperhitungkan. Jika belum nyaman bermain saham, bisa memulai dari membeli reksa dana.

2. Untuk Persiapan Beli Rumah

Salah satu persoalan yang dihadapi oleh lebih banyak didominasi anak muda Indonesia dikala ini adalah kesulitan untuk mempunyai rumah. Jangankan rumah tapak, beli apartemen saja kemungkinan sulit.

Pasalnya, harga properti terus naik dengan rasio yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat UMR. Kaprikornus, bila Anda ingin membeli rumah dalam 10 atau 20 tahun ke depan, sebaiknya Anda berinvestasi sejak dini.

Baca Juga:   Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Di Android

Kalaupun pada waktu yang Anda targetkan uang hasil investasi Anda masih belum mencukupi, setidaknya Anda bisa membayar down payment KPR dengan tanpa meminjam orang bau tanah atau sanak kerabat. Dengan melakukan investasi sejak menjadi mahasiswa, lebih gampang untuk mengendorkan beban keuangan Anda dan keluarga Anda di kurun depan.

3. Untuk Persiapan Pensiun

Hal lain yang semestinya jadi tujuan investasi bagi mahasiswa adalah dana pensiun. Tidak semua generasi muda Indonesia berhasil menjadi PNS yang mana memiliki dana pensiun tetap. Bahkan pemerintah berwacana untuk mengganti PNS dengan tenaga kontrak atau artificial intelligence dalam beberapa tahun ke depan.

Padahal salah satu faktor kebahagiaan dikala pensiun ialah kebebasan finansial orang renta dari anak-anaknya. Artinya orang tua yang telah pensiun kemungkinan besar tetap ingin berbelanja sesuatu dengan jerih payahnya sendiri.

Apabila Anda bercita cita demikian, maka sebaiknya Anda merencanakan dana pensiun semenjak dini. Karena masih cukup lama dari usia mahasiswa ke usia pensiun, dana pensiun ini juga dapat berfungsi sebagai cadangan dana darurat. Tapi ingat, target dana pensiun harus tetap tercukupi.

4. Belajar Punya Tanggung Jawab Keuangan

Umumnya biaya sekolah dan uang saku mahasiswa masih diberi oleh orang bau tanah atau beasiswa sehingga mereka seolah tidak merasa kesusahan untuk menerima duit. Sebagian mahasiswa telah mulai sadar diri tentang pentingnya tanggung jawab keuangan dengan cara mencari penghasilan komplemen.

Mendapatkan penghasilan embel-embel memang penting semoga mahasiswa tahu susahnya menerima uang. Tapi, yang tidak kalah pentingnya adalah bertanggung jawab dalam mengorganisir duit yang diperoleh.

Salah satu cara bertanggung jawab dalam mengelola uang yakni dengan menyisihkan sebagian pendapatan (dari orang bau tanah ditambah kerja paruh waktu) dengan berinvestasi. Setidaknya, duit yang diinvestasikan tersebut mampu dipakai jikalau ada kebutuhan mendesak.

5. Mandiri Finansial

Cita-cita lain dari mayoritas generasi muda kala kini ialah mandiri finansial. Artinya, mereka ingin untuk menyanggupi kebutuhan mereka sendiri dengan tanpa campur tangan orang renta.

Sayangnya, tidak semua generasi muda mempunyai privilege untuk menerima penghasilan besar sehingga mereka secara otomatis mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri (terutama rumah di era depan) dengan tanpa perlindungan orang bau tanah.

Baca Juga:   Cara Membuat Kartu Atm Bri

Salah satu cara menanggulangi hal ini yaitu dengan berinvestasi sedari dini bertahap. Seperti yang tertulis di atas, kalaupun uang yang Anda kumpulkan masih belum cukup untuk berbelanja rumah secara tunai, paling tidak uang tersebut telah cukup untuk DP KPR dengan tanpa pinjam ke orang tua.

6. Langkah Awal Membentuk Keluarga

Seringkali biaya untuk berkeluarga masih menjadi momok bagi mayoritas milenial yang ingin menikah. Biaya ini tidak cuma biaya resepsi, mahar, beli rumah dan lain-lain tetapi juga ongkos persalinan, ongkos merawat anak, menyekolahkan anak dan lain-lain.

Tentu Anda pernah mendengar suatu skandal yang bertahun-tahun kemudian sempat menjerat salah satu perusahaan konsultan keuangan digital. Ketika itu, perusahaan tersebut menerbitkan biaya untuk anak yang meraih ratusan juta rupiah.

Memang jumlahnya mungkin tidak akan sebesar itu dan memang seorang anak akan memiliki rejeki miliknya sendiri. Namun, semestinya sebagai calon orang tua yang baik Anda merencanakan kebutuhan ini sedari dini bahkan kalau mampu semenjak Anda masih mahasiswa.

Dengan demikian, setidaknya Anda sudah memiliki persiapan yang lebih matang dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.

7. Memperkecil Kemungkinan Terjerat Utang

Memang sudah banyak pinjaman yang bisa menolong mahasiswa, namun pastinya terdapat risiko besar yakni bisa terjerat utang.

Ada beberapa hal yang menimbulkan investasi dapat menolong Anda dan mahasiswa-mahasiswa yang lain terhindar dari jeratan utang. Beberapa hal tersebut yakni:

  1. Adanya investasi secara tidak eksklusif menunjukan financial literacy, dan tanggung jawab seseorang kepada uang yang dimiliki.
  2. Investasi mampu menjadi jaring pengaman jika di saat waktu Anda memerlukan dana mendesak.
  3. Dengan mengumpulkan dana semenjak dini dengan investasi, kemungkinan besaran cicilan KPR akan menurun.
  4. Dengan mengumpulkan investasi untuk keperluan besar seperti resepsi pernikahan sejak dini mampu membantu menutup kemungkinan resepsi tersebut dibiayai atas dasar pemberian baik ke orang tua atau pihak lain.
  5. Investasi mampu dijadikan selaku pemasukan komplemen.

Tips Investasi Untuk Mahasiswa

Lalu bagaimana cara investasi untuk mahasiswa? Mari ikuti tips di bawah ini:

  1. Catat total penghasilan dan pengeluaran bulanan.
  2. Ambil sekurang-kurangnya10% dari total penghasilan tersebut untuk dibelikan aset investasi. Disarankan jumlah 10% tersebut dibagi lagi menjadi jumlah yang lebih kecil untuk dibelikan aset investasi yang berlainan.
  3. Tentukan tujuan investasi.
  4. Pilih aset investasi dengan risiko rendah terlebih dulu sambil mempelajari apa itu investasi dan bagaimana seluk beluknya. Saat ini mahasiswa mampu menggunakan aplikasi biro investasi dan tidak perlu pakai NPWP.
  5. Gunakan aplikasi investasi untuk mahasiswa yang terdaftar OJK biar tidak terkena penipuan.
  6. Terus belajar perihal analisis fundamental dan teknikal investasi. Untuk menjadi seorang penanam modal tangguh, seorang penanam modal pemula tidak mesti berasal dari jurusan administrasi atau keuangan. Saat ini bahan mencar ilmu investasi sudah banyak tersedia di internet. Cukup siapkan tekad dan kemauan untuk belajar.
Baca Juga:   6 Aplikasi Investasi Untuk Mahasiswa, Usulan Terbaik Dan Kondusif

Saat ini jumlah mahasiswa yang mulai berinvestasi sudah bertambah banyak. Anda mampu mempergunakan momentum ini dengan bergabung dengan komunitas investasi untuk mencar ilmu bersama. Namun pastikan bila komunitas investasi tersebut legal biar Anda tidak terjebak ke investasi abal-abal.


Bagikan:
close