May 19, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Saham

7 Keuntungan Investasi Saham

Saham yakni salah satu instrumen investasi yang terkenal karena digadang-gadang dapat menghadirkan laba yang cukup besar. Lebih dari itu, investasi dengan memakai sekuritas ini kini juga tidak perlu menyimpan barang dalam bentuk fisik.

Namun demikian, investasi saham juga menghadirkan risiko yang tidak kalah besarnya.

Berikut keuntungan investasi saham yang patut Anda pikirkan:

1. Potensi Passive Income

Keuntungan yang pertama ialah Anda bisa menerima passive income yang mampu Anda rencanakan untuk periode depan seperti, untuk sekolah anak, untuk dana darurat, dana pensiun dan lain sebagainya. 

Passive income dalam saham bisa diperoleh dengan dua cara ialah capital gain dan dividen. Anda akan menerima capital gain jika harga jual saham tersebut lebih rendah ketimbang harga saat Anda membelinya. 

Misalnya, Anda membeli 1 lot saham A seharga 700 per lembar dan menjualnya di harga 1000 per lembar. Maka dari itu, Anda akan mendapat capital gain sebesar 30.000 rupiah (300 x 100). 

Sementara itu, Anda akan menerima pemasukan pasif dari dividen apabila perusahaan emiten menetapkan untuk membagi laba mereka terhadap para penanam modal. Misalnya perusahaan A menerima keuntungan 1.000.000.000 dan 50% nya dibagi untuk penanam modal. 

Pada saat yang serupa, ada 100.000 lembar saham A yang dijual di bursa. Maka dari itu, masing-masing saham menerima dividen sebesar 500.000.000 : 100.000 atau 5.000 per lembar saham. Kaprikornus kalau Anda punya 1 lot saham A, maka Anda mampu mendapatkan income sebesar 500.000 rupiah. Lumayan bukan?

Banyak pihak yang memperkirakan bahwa keuntungan investasi saham dalam satu tahun mampu sekitar 7%. Tentu nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan reksa dana atau obligasi yang hanya 5-6% atau deposito yang hanya sekitar 2 sampai 3% terlebih ketika kondisi pandemi seperti ini. Keuntungan ini tentu mampu lebih tinggi lagi jika Anda berakal menentukan saham jangka panjang. 

Baca Juga:   Likuiditas Saham: Apa Itu Dan Mengapa Penting?

2. Terlibat Dalam RUPS Perusahaan

Kelebihan mempunyai saham dibandingkan sekuritas yang lain ialah pemilik saham memiliki hak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan perusahaan dalam RUPS sementara pemilik sekuritas lain seperti, obligasi atau reksa dana tidak. 

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ini, Anda mampu memilih semua orang yang berhak duduk di bangku komisaris atau eksekutif serta memilih kebijakan operasional perusahaan lainnya. 

Namun biasanya, perusahaan cuma memanggil penanam modal yang mempunyai saham dengan jumlah tertentu untuk terlibat eksklusif dalam RUPS. Sedangkan investor saham ritel umumnya cuma terlibat untuk voting saja. 

3. Modal Investasi Rendah dan Bisa di Top Up

Beberapa puluh tahun lalu Anda perlu beberapa puluh juta untuk berinvestasi di saham. Tapi saat ini hanya dengan 10.000 rupiah Anda sudah bisa berinvestasi di instrumen ini. Tapi, pastinya dengan modal segitu yang bisa Anda beli hanyalah saham yang harga per lembarnya di bawah 100 rupiah. 

Tapi Anda tidak perlu khawatir. Sebab, dengan kehebatan teknologi seperti kini ini, modal investasi saham mampu di top up atau diisi ulang hanya dengan memakai aplikasi saja. Dengan modal yang rendah dan mampu diisi ulang ini, seorang investor saham pemula mampu meminimalkan risiko yang ditanggung alasannya bisa berinvestasi sambil mencar ilmu juga.

4. Bisa Dicairkan Dengan Praktis

Tidak cuma diisi ulang dengan gampang, investasi saham sekarang juga mampu dicairkan dengan mudah cuma lewat aplikasi handphone saja. Caranya tentu saja dengan membuka aplikasi investasi di gawai Anda lalu memasarkan sebagian atau keseluruhan portofolio saham yang Anda miliki. 

Setelah Anda memasukkan perintah jual, pihak perusahaan sekuritas pengurus aplikasi akan segera menjualkan saham tersebut. Setelah saham berhasil terjual, duit hasil pencairan tersebut akan langsung masuk ke rekening saham Anda dan kalau Anda membutuhkannya secepatnya, Anda bisa memindahkan dana tersebut dari rekening saham ke rekening bank langsung. Biasanya proses ini memerlukan waktu dua sampai 7 hari kerja.

Dengan fasilitas ini, pasti tidak aneh kalau kian banyak generasi muda yang terpesona untuk menimbulkan saham selaku instrumen investasi untuk era depan mereka. 

Baca Juga:   Mengenal Pola Candlestick Triple Dalam Trading Saham

5. Biaya Investasi Rendah

Tidak hanya bisa diisi ulang, akomodasi lain dari investasi saham khususnya investasi saham online yaitu ongkos investasi yang rendah. Perlu Anda ketahui bergotong-royong terdapat ongkos investasi yang harus Anda bayarkan. Biaya investasi ini seperti, ongkos levy, ongkos pajak, ongkos jasa perusahaan sekuritas dan lain-lain. 

Saat ini banyak perusahaan sekuritas yang berlomba-kontes untuk membebankan ongkos investasi yang rendah untuk menawan investor gres selaku nasabah mereka. Bahkan saat ini ada perusahaan sekuritas yang memperlihatkan biaya investasi sebesar 0,15%. Ini artinya, bila Anda membeli saham sebesar 1.000.000 rupiah, ongkos yang mesti Anda bayarkan hanyalah 15.000 rupiah saja. 

6. Instrumen Alternatif Tabungan

Keuntungan lain dari investasi saham adalah investasi ini mampu Anda jadikan sebagai alternatif dari tabungan. Ini artinya, uang Anda akan ditaruh di berbagai daerah sesuai dengan keperluan Anda kedepannya. 

Misalnya, untuk dana darurat dan kebutuhan sehari hari ditaruh di simpanan seemntara untuk kebutuhan jangka panjang diletakkan di saham dan lain sebagainya. Dengan demikian, jika semisal duit Anda yang di simpanan hilang, Anda masih punya uang di saham sehingga aset Anda mampu lebih aman. 

7. Aman dan Transparan

Boleh dibilang bahwa pasar saham yaitu salah satu pasar yang paling transparan. Sebab, Anda mampu secara pribadi mengawasi pergerakan harga dikala itu (real time) dari aplikasi di handphone maupun laptop saja. Selain itu, Anda juga bisa memantau kinerja perusahaan melalui pembukuan keuangan, laporan tahunan serta berita-info di media masa tentang perusahaan tersebut. 

Tentunya, keamanan dan transparansi ini  bukan tiba dengan tanpa usaha. Supaya terhindar dari penipuan, pastikan Anda membeli saham dari jalur yang legal (simak cara membeli saham untuk pemula berikut) serta berbelanja saham dari emiten yang legal pula. Tingkat transparansi ini juga akan berkurang jikalau Anda tidak dengan baik menilik banyak sekali isu yang berkaitan dengan perusahaan dan laporan keuangan perusahaan tersebut. 

Oleh sebab itu, untuk menunjang investasi saham Anda dalam jangka panjang, Anda juga perlu mempelajari cara membaca pembukuan keuangan perusahaan dengan baik dan benar. 

Baca Juga:   Apa Itu Konsolidasi Saham?

Investasi saham kini dapat dilaksanakan dengan gampang. Anda tinggal mendaftarkan diri ke perusahaan sekuritas dan mengunduh aplikasi online trading yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Bahkan ketika ini Anda mampu mendaftar ke perusahaan sekuritas secara online dengan tanpa mencetak dan mengantardokumen apapun. Manfaatkan fasilitas investasi ini untuk berinvestasi saham jangka panjang yang kondusif dan menguntungkan.