counter create hit

Apa Itu Nunchi, Gaya Hidup Bahagia yang Populer di Korea

Bagikan:

Semua orang di dunia ini pastinya ingin menjalani hidup yang bahagia. Untuk mencapainya, ada banyak pilihan yang bisa dilakukan.

Untuk berbahagia ternyata juga ada seninya, seperti yang dijalankan orang Korea dalam desain yang disebut nunchi. Apa kau telah pernah mendengar istilah nunchi sebelumnya?

Pada dasarnya ini ialah desain hidup yang dicontohkan leluhur dari masyarakat Korea, yang berfokus pada kepekaan dalam memperhatikan sekitar.

Manfaatnya bukan hanya untuk kehidupan langsung, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial, pekerjaan, sampai urusan asmara.

Baca juga: Wajib Punya, 10 Tanaman yang Bisa Mengusir Serangga

Kunci pentingnya yaitu lebih banyak melihat dan mendengar daripada mengatakan

nunchi sbs - Apa Itu Nunchi, Gaya Hidup Bahagia yang Populer di Korea

(foto: sbs)

Praktik nunchi bergotong-royong telah ada ribuan tahun lalu, tapi baru dipopulerkan kembali oleh Euny Hong dalam buku The Power of Nunchi: the Korean Secret to Happiness and Success.

Di dalamnya dijelaskan tentang seni penggunaan lima indera. Istilah Nunchi sendiri bila diartikan secara harfiah yaitu ‘mengukur dengan mata’.

Untuk mempraktikkannya, kunci pentingnya adalah lebih banyak mendengar dibandingkan dengan mengatakan, memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan orang lain.

Dalam kehidupan sosial, seseorang juga mampu lebih peka dengan kondisi golongan.

Konsep tradisional nenek moyang orang Korea ini sangat menghargai ‘kesadaran situasional’, di mana setiap orang bisa menempatkan diri dengan sebaik mungkin.

Seperti yang disampaikan Euny Hong, prinsipnya adalah untuk berguru membangun doktrin, koneksi, dan harmoni.

Erat dengan kultur bangsa Korea dan membantu negara bangun dan makin maju

nunchi 2021 year - Apa Itu Nunchi, Gaya Hidup Bahagia yang Populer di Korea

(foto: 2021year)

Penerapan dalam kehidupan sehari-hari, juga tidak lepas dari adat masyarakat Korea yang sangat memperhatikan hierarki dan usia. Lebih dari sekadar pola hidup, ini yakni wacana bagaimana memperlakukan orang lain.

Cara bersikap dan berkomunikasinya akan terang berlawanan, tergantung dengan siapa. Orang Korea zaman dulu sudah berusaha menanamkan rancangan ini ke bawah umur semenjak dini.

Jadi, anak-anaknya sudah sudah biasa mempraktikkannya dalam kultur hidup sehari-hari.

Meskipun generasi mudanya kini tidak banyak yang menerapkannya, namun ternyata desain hidup mirip ini pernah menolong Korea untuk bangun dari keterpurukan.

Baca Juga:   4 Fakta Tentang Fobia, Ketakutan yang Berlebihan pada Sesuatu

Kemudian berkembang cepat dari era susahnya bermetamorfosis jadi salah satu negara yang maju dan mempunyai kekuatan ekonomi. Di tengah pertumbuhan, tetapi tetap menjaga akar budaya yang berpengaruh dari generasi ke generasi.

Baca juga: Mengenal Buah Tin, Penuh Manfaat dan Disebut di Kitab Suci

Bisa melatih kepekaan dalam hal personal, dunia kerja, sampai persoalan asmara

nunchi sbs 2 - Apa Itu Nunchi, Gaya Hidup Bahagia yang Populer di Korea

(foto: sbs)

Dalam kehidupan personal, nunchi bisa melatih kepekaan dan menolong untuk menyesuaikan diri. Dalam dunia kerja pun mampu lebih membuat lebih mudah, contohnya seorang HRD yang mewawancarai kandidat atau kandidat karyawan.

Setelah memperhatikannya, kemudian bernegosiasi, mendengarkan secara cermat sebelum membicarakan hal penting.

Dalam persoalan asmara, semenjak PDKT contohnya bisa dipraktikkan dengan cara menyingkir dari topik berat di permulaan perjumpaan dan lebih banyak memperhatikan.

Intinya mesti mencar ilmu menyimak semoga bisa mengetahui, kalau situasi terasa tidak tenteram.

Meskipun identik dengan tradisi nenek moyang, ini tidak ada kaitannya dengan hal klenik, tenaga dalam, dan semacamnya.

Secara psikologis, ini justru lebih mirip dengan mindfulness yang berkonsentrasi pada waktu kini dan tempatnya berada dikala itu.

Untuk melatihnya, ada beberapa hal sederhana yang bisa dipraktikkan sehari-hari

nunchi wsj - Apa Itu Nunchi, Gaya Hidup Bahagia yang Populer di Korea

(foto: wsj)

Jika sudah sudah biasa, maka di dalam diri akan lebih damai dan pikiran pun tidak terbang ke mana-mana. Memang hal ini tidak selalu gampang, terlebih di kurun digital banyak sekali distraksi.

Bukannya memfokuskan lima indera untuk mengamati sekitar, malah sibuk menyelidiki banyaknya notifikasi media sosial. Segala fasilitas dan kemudahan yang disediakan teknologi juga tidak selalu baik efeknya.

Jika ingin mempraktikkannya, apa saja hal sederhana yang mampu dipraktikkan?

  • Mendengarkan lebih banyak daripada berbicara.
  • Memperhatikan bahasa non-verbal lawan bicara.
  • Tidak cepat berkomentar dikala bertemu situasi yang gres, coba biarkan mata dan pendengaran melakukan pekerjaan lebih dulu.
  • Misalnya sedang memasuki ruangan, konsentrasi pada yang ada di dalam ruangan tersebut.
  • Bersikap tenang dan mempercayai kata hati.

Mungkin kau juga beberapa kali telah melaksanakan hal-hal dalam daftar di atas. Makara secara tidak sadar sudah mempraktikkan nunchi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:   5 Permainan Tradisional dari Jawa, Bikin Kangen Masa Kecil


Bagikan:
close