counter create hit

Apakah Trading Forex Tergolong Judi?

Bagikan:

Banyak penduduk awam yang menyamakan forex dengan judi. Anggapan ini muncul sebab beberapa aspek mirip, kurangnya pengetahuan tentang dunia trading forex dan kurangnya pemahaman penduduk perihal dunia trading dan investasi secara keseluruhan. 

Belum lagi fakta bahwa banyak trader forex pemula yang gagal dalam perdagangan komoditas ini alasannya adalah kurangnya pendidikan dan latihan tetapi malah menyalahkan instrumen forex itu sendiri dan tata cara trading secara keseluruhan. Tap, apakah forex itu? Dan bagaimana forex bisa berlainan dengan judi? Simak ulasan berikut ini:

Sekilas Tentang Trading Forex

Forex adalah singkatan dari foreign exchange atau kalau di Indonesia diketahui dengan valuta abnormal (valas). Trading forex adalah transaksi jual beli mata duit aneh yang dulunya didasari sebab keperluan tapi sekarang lebih didasari oleh faktor mencari keuntungan. 

Mengapa demikian? Karena tidak semua mata uang di dunia mampu dipakai di pecahan dunia lain. Rupiah contohnya, tidak bisa dipakai di Arab Saudi sehingga jika Anda naik haji, Anda mesti menjual rupiah dan berbelanja riyal. 

Dulu, aktivitas perdagangan mata duit aneh ini lebih sebab aspek keperluan mirip naik haji di atas. Tapi sekarang seiring dengan kemajuan teknologi, acara ini dikerjakan lebih karena faktor mencair laba dari selisih nilai tukar (kurs) mata duit antara satu mata uang (currency) dengan mata uang yang lain.

Apakah Trading Forex itu Judi?

Pengertian

Untuk mengetahui perbedaan antara forex dan judi, mari kita lihat dari sisi pengertiannya apalagi dahulu. Menurut KBBI, judi adalah:

judi/ju·di/ n permainan dengan memakai duit atau barang berharga sebagai taruhan (mirip main dadu, kartu): — itu pangkal kejahatan;

— buntut perjudian liar (dengan cara menebak nomor tamat dari undian resmi);

berjudi/ber·ju·di/ v 1 mempertaruhkan sejumlah duit atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah duit atau harta semula; 2 bermain judi; bermain dadu (kartu dan sebagainya) dengan bertaruh duit

Adapun trading forex yakni perdagangan mata duit ajaib (valas). Dari pemahaman di atas, trading forex bisa menjadi judi jikalau transaksi tersebut dianggap selayaknya game atau permainan tebakan yang mempertaruhkan uang berdasarkan kebetulan belaka dengan keinginan mendapatkan uang yang lebih besar dibandingkan nilai awalnya. 

Baca Juga:   Cara Kerja Robot Trading Forex Dan Akhirnya

Hukum

Dilansir dari laman hukumonline.com, perjudian dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan oleh aturan perundang-usul yang berlaku di Indonesia. Hal ini tergolong judi tradisional mirip tubruk ayam atau judi di dunia maya. Hukum ini menimbang-nimbang UU No. 7 tahun 1974, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1981 Pasal 1 ayat 1, dan UU ITE pasal 27 ayat 2. 

Adapun mengenai hukum forex, secara lazim dikelola dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 1997 dan  Surat Keputusan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Nomor 037/DIR BBJ/11/02. Dari sini terperinci tampakbahwasannya judi di Indonesia tidak diperbolehkan sementara transaksi forex dalam tingkat tertentu masih diperbolehkan. 

DSN-MUI

Trading forex adalah salah satu transaksi yang menjadi concern dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama’ Indonesia (DSN-MUI). Oleh karena itu, MUI merilis FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL Nomor: 28/DSN-MUI/III/2002  tentang perdagangan mata duit (Al Sharf).

Dalam pedoman ini, MUI dengan terperinci menekankan bahwa trading forex diperbolehkan alias halal atau mubah. Akan tetapi, transksi ini akan menjadi haram jika:

  1. Untuk spekulasi.
  2. Tidak ada kebutuhan untuk berjaga-jaga.
  3. Mata uang yang serupa tidak ditukar dengan jumlah yang serupa.
  4. Pembayaran jual beli mata duit tidak dijalankan secara tunai dan tidak menurut kurs yang berlaku.

Oleh alasannya itu, MUI hanya memperbolehkan satu tipe kontrak trading forex saja yaitu transaksi spot sementara jenis transaksi lain mirip forward, options dan swap sama sekali tidak diperbolehkan karena mengandung komponen-unsur perjudian (maysir). Padahal, judi atau maysir dalam agama Islam sudah terperinci haram.

Tapi perlu Anda ingat bahwasannya, trading forex bisa menjadi haram walaupun dilaksanakan dengan transaksi spot dan tidak ada komponen judi sama sekali. Hal ini bisa terjadi jikalau transaksi ini mengandung bagian lain yang tidak diperbolehkan dalam Islam seperti, penipuan (tadlis), pump and dump (bai’ najasy), short selling (bai’ al maqdum) dan margin trading (riba). 

Aktivitas Trading Forex Yang Bisa Termasuk Judi

Apabila mengusut dari DSN-MUI di atas, trading forex mampu tergolong judi apabila:

  1. Tanpa analisis yang matang. Faktor utama yang membedakan antara judi dan trading forex yakni pada forex tersedia data real time dan adanya bahan-bahan lengkap untuk dianalisis sedangkan judi tidak. Olah data dan analisis inilah yang menciptakan suatu trading forex terlepas dari adanya aspek spekulasi sebagaimana judi. 
  2. Dilakukan dengan persetujuan forward, options dan swap. Kontrak forward ialah jual beli forex yang kursnya ditentukan kini tetapi transaksinya dieksekusi lebih dari dua hari ke depan. Kontrak swap adalah variasi antara kesepakatan spot dan forward. Adapun kesepakatan options ialah perjanjian pinjaman hak untuk membeli atau menjual forex dengan harga dan jangka waktu tertentu. Dengan demikian, jelas bahu-membahu perjanjian Binary Options yang akhir-akhir ini trend ialah salah satu kesepakatan yang tidak boleh karena seperti dengan judi.
Baca Juga:   15 Istilah Trading Forex Yang Mesti Dimengerti Pemula

Tips Agar Tidak Berjudi Saat Trading Forex

Meskipun dikelola dengan ketat baik oleh hukum nyata di Indonesia maupun oleh hukum Islam, Anda masih bisa melakukan trading forex. Berikut ini kiat untuk menghindari bagian judi ketika trading forex:

1. Memilih broker yang menawarkan akun syariah

Tips yang pertama yaitu menggunakan jasa broker yang menyediakan akun syariah. Beberapa perusahaan broker nasional dan internasional menawarkan dua akun trading real ialah akun reguler dan akun syariah. 

Khusus untuk perusahaan broker internasional, yang membedakan dua akun tersebut yakni pada akun syariah tidak ada persetujuan swap tapi masih ada kemungkinan margin trading. Menurut penulis, hal ini dikarenakan kadang kala terdapat perbedaan definisi halal dan haram antara MUI dengan otoritas hukum Islam di negara-negara lain. Kadang apa yang menurut MUI haram, ulama’ di negara lain menyebut halal, begitupun sebaliknya. 

2. Tidak memakai kemudahan margin trading

Terlepas dari perbedaan ajaran antara MUI dan ulama’ di negara lain, bila Anda ingin trading forex tanpa judi, Anda tidak diusulkan untuk memakai akomodasi leverage atau margin trading. Hal ini bermaksud untuk mengurangi risiko kerugian. Sebab, judi mampu didefinisikan selaku jauh lebih tingginya kemungkinan rugi dibandingkan kemungkinan untung.

3. Menggunakan analisis yang masak

Cara terakhir dan yang terpenting ialah trading forex dengan analisis yang matang. Analisis yang matang ialah cara utama untuk menyingkir dari faktor spekulasi atau untung-untungan. Manfaatkan data, isu dan alat analisis yang ada untuk memperkecil kesempatankerugian.


Bagikan:
close