counter create hit

Cara Bayar E-Billing

Bagikan:

Usai menciptakan laporan dan perhitungan pajak, langkah selanjutnya ialah pembayaran. Untuk membayar pajak dikala ini menggunakan e-billing. Cara bayar e-billing tidak sulit sama sekali. Sebelum menggunakan cara pembayaran pajak ini, mesti memiliki ID Billing lebih dulu.

Dalam menyanggupi keharusan pajak, ada beberapa langkah yang mesti dilaksanakan. Tidak hanya dengan mendaftar selaku wajib pajak untuk mendapatkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) saja. Melainkan juga melapor pajak dan mengenali berapa perhitungan pajak tahunan.

Selanjutnya gres melakukan pembayaran, yang saat ini juga bisa secara online. Setelah menuntaskan bayar e-billing, berikutnya memasukkan isu pembayaran tersebut dalam e-filing. Tidak terlalu sulit, bukan?

Agar lebih terang, ulasan di bawah ini akan menawarkan isu tentang cara bayar pajak online. Termasuk tindakan membuat ID Billing untuk cara bayar e-billing.

Pengertian e-Billing

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pajak, pengertian e-billing ialah metode untuk bayar pajak online. Cara untuk melakukan pembayaran ini dengan menciptakan ID Billing atau instruksi billing lebih dulu.

Kode billing atau ID Billing merupakan kode identifikasi yang diterbitkan dari tata cara billing atas setoran pajak atau jenis pembayaran oleh wajib pajak. Sistem ini sendiri mengakomodasi seluruh penerimaan pajak negara secara elektronika dalam mata uang rupiah dan asing.

Adanya cara bayar pajak online e-billing ini memudahkan para wajib pajak. Wajib pajak tidak perlu lagi mengisi manual untuk formulir Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP), dan Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB). Segala transaksi pembayaran pajak online cukup dilakukan memakai Surat Setoran Elektronik (SSE).

Ada 3 jenis pajak yang masuk ke dalam manajemen DJP melalui e-Billing, ialah:

1. Pajak Penghasilan (PPh)

2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

3. Pajak Bumi dan Bangunan sektor P3 (Pertambangan, Perhutanan, dan Perkebunan).

Keuntungan Cara Bayar e-Billing Pajak Online

Ada laba tersendiri untuk wajib pajak dalam bayar e-billing pajak online. Diantaranya ialah:

Baca Juga:   Cara Pesan Kuliner Pakai Aplikasi Shopeefood Di Hp Android

1. Wajib pajak tidak perlu lagi antri di bank dan KPP dengan menenteng berkas pajak. ID Billing mampu dibuat dimana saja dan kapan saja. Para wajib pajak cukup memenuhi kewajiban mengenai perpajakan di komputer atau gadget masing-masing. Kemudahan ini sama seperti cara aktivasi EFIN online.

2. Kesalahan dalam pencatatan transaksi dalam dikesampingkan. Melakukukan bayar pajak online akan mengurangi terjadinya kesalahan dalam pencatatan transaksi, yang acap kali terjadi kalau dilaksanakan secara manual. Data transaksi perusahaan juga akan lebih valid.

3. Transaksi bayar e-billing terjadi secara real time. Data transaksi wajib pajak langsung terekam secara real time di DJP (Direktorat Jenderal Pajak). Hal ini juga menghindari adanya risiko data transaksi hilang.

Kemudahan, kelonggaran, dan data transaksi yang valid menjadi keunggulan dari bayar pajak online. Untuk itu di bawah ini merupakan langkah-langkah dalam melakukan bayar e-billing.

Cara Buat ID Billing

Sebelum melakukan cara bayar pajak online e-billing, ada langkah pertama yang harus dikerjakan lebih dahulu. Mulai dari membuat laporan pajak, mengisi e-filing, sampai menciptakan ID Billing.

Seperti juga yang lain, cara buat ID billing tidak kalah gampang. Ada 7 fasilitas atau saluran berbeda yang bisa digunakan untuk buat isyarat billing.

Di bawah ini merupakan cara buat instruksi billing di beberapa terusan tertentu. Berikut ini diantaranya.

1. Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) seperti Klik Pajak atau Pajak Online yang telah ditetapkan oleh DJP

2. Surat Setoran Pajak atau SEE versi 2 yang bisa didapat di DJP online

3. Teller bank tertentu, mirip BNI, Mandiri, BRI, BCA, Citibank dan juga Kantor Pos Indonesia

4. Bagi wajib pajak yang juga sebagai pelanggan Telkomsel, bisa SMS ID Billing di *141*500#

5. Layanan ID Billing di KPP/KP3KP secara berdikari

6. Bagi nasabah bank tertentu bisa menggunakan internet banking (untuk nasabah bank tertentu)

7, Wajib pajak langsung mampu menelepon Kring Pajak di 1 500 200

Cara Buat ID Billing Tanpa Akun DJP Online

Beberapa wajib pajak mungkin tidak mempunyai akun DJP online, dimana akan sungguh penting dalam bayar e-billing. Cara buat ID Billing tanpa akun DJP online sebetulnya sungguh mungkin. Di bawah ini langkah-langkahnya.

Baca Juga:   Cara Agar Tepian Layar Hp Android Berwarna Saat Putar Musik

1. Akses halaman website sse3.pajak.go.id lalu klik Belum Punya Akun?

2. Masukan data-data untuk registrasi akun, dan klik tombol Daftar

3. Akan muncul kotak obrolan ‘Link aktivasi telah dikirimkan ke email Anda’

4. Cek email untuk melaksanakan verifikasi dan link aktivasi dari ebilling@pajak.go.id

5. Kembali akses halaman sse3.pajak.go.id dan masukan 15 digit NPWP tanpa memakai tanda sambung dan titik

6. Masukan 6 digit PIN yang sudah dibuat sebelumnya

7. Isi instruksi keamanan yang muncul lalu klik Login

8. Website akan mengarahkan ke aplikasi e-billing, dan pilih Isi Surat Setoran Elektronik (SSE) dan klik pada kotak berwarna hijau

9. Isi Formulir Surat Setoran Elektronik (SSE) dengan lengkap dan benar

10. Klik tombol berwarna ungu untuk Kode Billing untuk melanjutkan ke langkah berikutnya

11. Kode billing akan muncul bersama Tanggal Masa Aktif Kode Billing

Cara Bayar e-Billing

Cara Bayar e Billing 1 - Cara Bayar E-Billing
Cara Bayar e-Billing dan Cara Buat Kode Billing

Setelah mendapatkan instruksi billing lewat langkah di atas, berikutnya ialah cara bayar e-billing. Kode atau ID Billing harus dipakai sebelum periode aktif habis.

Jika lewat kala aktif, maka mesti mengulang dengan cara buat arahan billing baru. Sebaiknya memang kerjakan pembayaran sebelum berakhirnya era aktif isyarat billing.

Berikut ini langkah-langkah cara bayar pajak online e-billing.

1. Gunakan salah satu saluran untuk bayar pajak online. Bisa melalui KlikPajak atau lainnya

2. Setelah itu terusan aplikasi atau website yang digunakan untuk membayar pajak online tersebut

3. Masukan instruksi atau ID billing yang sudah dibuat sebelumnya ke dalam aplikasi maupun website

4. Wajib pajak juga mampu menawarkan ID billing pada teller bank untuk melakukan pembayaran pajak online

5. ID billing bisa digunakan pula untuk mengeluarkan uang pajak lewat ATM di bank-bank tertentu, seperti BNI, Mandiri, BRI, BCA, Citibank

6. Sekaligus mampu digunakan sebagai cara bayar pajak online di kantor POS Indonesia

7. Lakukan transaksi pembayaran sesuai nominal pajak yang telah diputuskan

8. Setelah melaksanakan transaksi pembayaran pajak online akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN)

Baca Juga:   Cara Bayar Kartu Halo

9. NTPN ialah bukti resmi pembayaran pajak yang akan dimasukkan ke dalam SPT ketika melengkapi e-filing

Melakukan bayar pajak online memang jauh lebih mudah. Ada banyak sekali metode berlawanan untuk cara bayar e-billing menjadi laba tersendiri. Wajib pajak bisa memilih Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) berlawanan, yang ditetapkan secara resmi oleh DJP. Ada berbagai aplikasi dan website berlainan yang mampu digunakan selaku cara pembayaran pajak online ini.

Sebelum melakukan cara bayar pajak online e-billing, mesti membuat ID billing lebih dahulu. Cara buat arahan billing juga sungguh mudah. Bahkan cara buat ID billing bagi wajib pajak yang tidak memiliki akun DJP online pun tidak kalah gampang.

Dengan berbagai fasilitas cara bayar e-billing di atas, pastinya telah tidak ada alasan untuk telat dalam pembayaran pajak. Bukan, begitu?


Bagikan:
close