May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Saham

Cara Berbelanja Saham Luar Negeri

Banyak perusahaan besar di dunia mirip Apple, Google, Walt Disney dan sebagainya yang tidak merilis sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Saham-saham perusahaan besar tersebut hanya di jual di pasar modal besar seperti New York Stock Exchange (NYSE). Oleh alasannya itu, Anda perlu membeli saham luar negeri jika Anda ingin berinvestasi di perusahaan-perusahaan tersebut. 

Dulu, berbelanja saham perusahaan mancanegara jauh lebih sulit dibanding berbelanja saham domestik. Terlebih Bursa Efek Indonesia atau IDX tidak memasarkan saham-saham tersebut. Namun kini, dengan santunan teknologi Anda mampu membeli saham emiten luar negeri dengan cara yang jauh lebih mudah. 

Cara Membeli Saham Luar Negeri

Berikut ini cara membeli saham perusahaan luar negeri yang mampu Anda ikuti:

1. Memilih saham perusahaan yang Anda inginkan

Berbeda dengan membeli saham perusahaan nasional, harga saham perusahaan luar negeri cenderung lebih mahal. Hal ini sebab harga saham jenis ini sangat bergantung pada nilai tukar mata duit asli saham tersebut kepada rupiah. 

Contoh, jikalau Anda ingin membeli saham Apple (AAPL). Saat ini harga saham perusahaan tersebut yaitu sebesar 143,29 USD per lembar. Artinya, untuk membeli 1 lembar saham perusahaan Apple, Anda butuh duit sekitar 2 juta rupiah. 

Contoh lagi apabila Anda ingin berbelanja saham perusahaan hiburan asal Korea Selatan SM Entertainment. Saat ini harga per lembar saham perusahaan tersebut yakni sebesar 76.500 won atau sekitar 911.686 rupiah. Jadi, Anda perlu merogoh kocek sebesar 91 juta untuk membeli 1 lot saham perusahaan ini. 

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk berbelanja saham perusahaan ajaib Anda perlu mempertimbangkan harga saham perusahaan tersebut dan anggaran yang Anda miliki. Perhatikan juga risiko-risiko lain seperti risiko pergantian harga dan lain sebagainya. 

2. Memilih perusahaan broker 

Setelah memilih saham perusahaan apa yang mau Anda beli, langkah berikutnya ialah menentukan perusahaan broker. Ada dua jenis perusahaan broker yang pertama yaitu perusahaan broker nasional dan yang kedua ialah perusahaan broker internasional. 

Baca Juga:   Teknik Analisis Chart Pattern: Pengertian, Jenis, Dan Contoh

Kelebihan perusahaan broker nasional yaitu perusahaan ini memiliki payung hukum yang jelas di Indonesia. Adapun kekurangannya yaitu seringkali instrumen investasi yang disediakan cukup terbatas dan memakai software yang kurang reliable

Di sisi lain, perusahaan broker internasional mempunyai kombinasi instrumen investasi yang jauh lebih beragam dan menggunakan sistem yang patut diandalkan. Hanya saja, tidak semua perusahaan broker internasional mempunyai legalitas untuk beroperasi di Indonesia. 

Sebagai gantinya, Anda dapat mencari perusahaan broker yang memiliki izin operasi dari forum keuangan nomor 1 di dunia seperti, Financial Conduct Authority (FCA) UK, Australian Securities and Investment Commission (ASIC) dan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat. 

Lembaga-lembaga tersebut dikenal memiliki tata cara sertifikasi yang ketat. Tujuannya adalah supaya dana investasi Anda diamanatkan di perusahaan broker yang kondusif dan terpercaya. Agar tidak salah menentukan, ikuti bimbingan review sekuritas terbaik dari Investbro.

3. Membuat rekening efek di perusahaan broker

Tahap selanjutnya ialah menciptakan rekening efek di perusahaan broker. Perlu Anda ketahui sebenarnya kerap kali perusahaan broker baik nasional maupun internasional menawarkan banyak sekali jenis rekening atau akun dengan spesifikasi yang berbeda-beda. 

Spesifikasi ini mencakup rincian biaya transaksi, nilai transaksi sekurang-kurangnyadan optimal, besaran leverage (kalau Anda tertarik untuk trading) dan bahkan akun syariah. Pelajari detail tersebut dan pastikan jenis rekening apa yang Anda harapkan. 

Pilih jenis rekening tersebut dan klik daftar. Isi data-data yang diperlukan dengan benar dan baca syarat dan ketentuan dengan hati-hati kemudian klik daftar dan tunggu verifikasi yang akan dikirim ke email atau nomor telepon Anda. 

Tunggu akun Anda diaktifkan oleh perusahaan. Masing-masing perusahaan broker mempunyai kebijakan yang berbeda tentang hal ini. Kaprikornus, tentukan Anda mempelajari hal ini juga. 

4. Kirim deposito

Jika akun Anda sudah aktif, langkah selanjutnya yaitu mengantardeposito atau menyetor dana. Saat ini telah banyak perusahaan broker internasional yang bekerja sama dengan perbankan dalam negeri sehingga Anda mampu lebih mudah mengantaratau mencairkan dana investasi Anda. 

Baca Juga:   Right Issue Saham: Pengertian, Untung Rugi, Dan Dampaknya

Selain melalui bank, Anda juga bisa mengantardeposito atau mencairkan dana melalui dompet digital internasional mirip Neteller atau Skrill dan lewat mata uang kripto (bila punya). 

Setelah mengirim deposito, Anda perlu menanti beberapa saat sebelum dana deposito Anda siap diinvestasikan. Jika sudah siap, Anda sudah bisa langsung membeli saham luar negeri yang Anda inginkan baik lewat aplikasi atau website yang ditawarkan perusahaan. 

Kelebihan dan Kekurangan Saham Luar Negeri

Perusahaan luar negeri tentu memiliki keunggulan dan risiko yang berlawanan dengan perusahaan domestik. Berikut ini kelebihan dan kekurangan saham mancanegara yang harus Anda pertimbangkan:

Kelebihan

  1. Bisa berbelanja saham perusahaan-perusahaan besar dunia mirip Apple, Google, Johnson and Johnson, Walt Disney dan lain sebagainya. 
  2. Instrumen investasi yang lebih bermacam-macam. Umumnya pasar modal-pasar modal dunia yang memiliki nilai kapitalisasi pasar yang lebih besar dari BEI condong menawarkan instrumen investasi yang lebih banyak dan variatif dari yang disediakan BEI. 
  3. Diversifikasi portofolio. Harga saham luar negeri sungguh bergantung pada kondisi ekonomi global dan negara tempat saham tersebut dirilis sementara, harga saham dalam negeri bergantung pada ekonomi nasional. Artinya, jikalau Anda memiliki keduanya sekaligus, nilai investasi Anda relatif akan lebih aman kecuali jikalau ada insiden yang mengguncang ekonomi global dan ekonomi nasional sekaligus. 
  4. Bisa beli saham dengan satuan di bawah 1 lembar saham. Untuk mengakali nilai kurs yang tinggi, tak jarang perusahaan broker menawarkan pembelian saham secara fraksi atau Anda bisa berbelanja saham sebanyak 0.1-0.9 lembar sesuai dengan kemampuan finansial Anda. 
  5. Bebas komisi. Dalam beberapa keadaan tertentu, perusahaan broker sering menawarkan bebas komisi pemasaran untuk mempesona nasabah baru. 
  6. Berinvestasi di pasar modal dengan nilai kapitalisasi pasar paling besar di dunia. Tak dapat dibantah bahwasanya pasar modal Amerika Serikat yaitu pasar modal dengan market cap paling besar di dunia. Meskipun pernah diguncang tertekan tahun 1928 dan krisis finansial tahun 2008, pasar modal negeri Paman Sam ini masih dianggap tempat investasi paling kondusif. Sebab, banyak perusahaan dengan volume dan likuiditas besar listing di pasar modal ini. 
Baca Juga:   Top Down Analysis Dalam Saham

Kekurangan

  1. Riskan terhadap nilai tukar. Semakin mahal nilai tukar dollar terhadap rupiah, maka kian mahal pula nilai investasi yang Anda miliki. Begitupun sebaliknya. 
  2. Riskan terhadap perilaku spekulasi. Ada beberapa transaksi trading mirip short selling yang tidak diperbolehkan di Indonesia tapi diperbolehkan di pasar luar negeri sehingga risiko pergantian harga akibat sikap spekulasi dan trading terbilang lebih besar di saham luar negeri ketimbang saham nasional. 
  3. Tidak mempunyai payung hukum kalau Anda menggunakan jasa perusahaan broker internasional. Ini sebab beberapa transaksi trading di perusahaan tersebut masih belum disetujui oleh BAPPEBTI. 

Nah, itu tadi cara berbelanja saham luar negeri yang mampu Anda ikuti beserta keunggulan dan kekurangannya. Pertimbangkan keunggulan dan kekurangan tersebut semoga investasi Anda menguntungkan.