counter create hit

Cara Import Database Di Phpmyadmin

Bagikan:

Apakah kamau berencana untuk membuatkan database yang sudah dikembangkan secara setempat dari server web kau? Atau kamu mungkin sedang memigrasi database untuk WordPress atau sistem pengelolaan konten (CMS) lainnya? Nah,  apapun masalahnya, phpMyAdmin akan menolong kamu melalui proses sederhana untuk mengimpor file database sesudah tentunya lebih dahulu menciptakan database di cPanel. Ikuti cara import database di phpMyAdmin berikut dan bersiaplah untuk terus membuatkan situs terbaik kamu!

Cara Import Database di phpMyAdmin

Cara Import Database di phpMyAdmin 300x150 - Cara Import Database Di Phpmyadmin
Cara Import Database di phpMyAdmin

Tapi sebelum kau menggunakan phpMyAdmin di server maupun hosting mana pun, kau harus menuntaskan beberapa langkah-langkah berikut:

  • Siapkan domain untuk hosting. Opsi pengalihan dan parkir domain mungkin tidak akan berfungsi dengan baik bila kau tidak memilih pilihan ini.
  • Jangan aktifkan mode Passenger di domain yang sudah dihosting kalau kamu ingin mengakses phpMyAdmin, alasannya fitur ini akan membatasi undangan HTTP yang memiliki peluang menampilkan error.
  • Tambahkan nama host MySQL di halaman Database MySQL.
  • Pastikan untuk menambahkan nama host dan hosting lengkap biar konfigurasi DNS tertata baik.
  • Setelah menyelesaikan tindakan di atas, phpMyAdmin harusnya akan tersedia di domain kamu.

Apa Itu phpMyAdmin?

Definisi resmi dari phpMyAdmin adalah paket perangkat lunak website gratis dan open source yang ditulis dalam PHP dan dimaksudkan untuk menanggulangi administrasi database di browser web. Aplikasi ini kerap dipakai pengguna situs web untuk mengorganisir database, tabel, kolom, relasi, indeks, pengguna, izin, dan sebagainya. Kamu juga mampu mengakses phpMyAdmin melalui antarmuka pengguna dimana kamu dapat eksklusif mengeksusi mengeksekusi sequence SQL apa pun.

Nah untuk melakukan tahap per tahap cara import database di phpMyAdmin, kami akan akan beranggapan bahwa kau sudah lama mengekspor database situs kamu baik dalam bentuk file .sql, zip, atau tar.gz. Jika memang dibutuhkan, kau juga dapat menciptakan pergantian pada file ini dengan memakai teks editor seperti  Notepad ++ dan Atom.io serta tools kompresi file mirip 7-Zip dan The Unarchiver. Prosedur prasyarat ini gampang untuk diketahui semudah cara custom domain blogspot kan ya?

Baca Juga:   Cara Cek Spek Komputer

Tahapan Cara Import Database di phpMyAdmin

Ada banyak argumentasi untuk melalui prosedur import database. Namun penggunan phpMyAdmin sudah membantu mengurangi banyak waktu. Apalagi tiap tahunnya ada penemuan gres yang meringkas tahapan ini menjadi semakin lebih mudah.

  1. Masuk ke cPanel
  2. Di bawah Database, buka phpMyAdmin dengan mengklik ikon phpMyAdmin
  3. Di sebelah kiri, pilih database yang akan kau gunakan
  4. Klik Impor di sajian atas
  5. Di bawah File to Import, klik Browse dan pilih file database yang sudah kamu buat sebelumnya (file ini umumnya punya ekstensi .sql .zip atau .tar.gz)
  6. Klik Buka di kanan bawah untuk mengimpor file database
  7. Ketika database telah berhasil diimpor, Kamu akan melihat pesan di bab atas halaman yang lazimnya bertuliskan: Import sudah berhasil tertuntaskan, ## kueri sudah dilaksanakan.
  8. Selamat, kamu sudah selesai menjalankan cara import database di phpMyAdmin tanpa masalah!

Troubleshoot Proses Import Database di phpMyAdmin

Mengingat prosesnya yang delicate dan tidak segampang cara ganti nama channel YouTube, kau mungkin akan mendapatkan beberapa arahan error selama mengikuti tahap demi tahap cara import database di phpMyAdmin. Tapi hening, di bawah ini sudah disediakan semua gosip wacana cara menanggulangi error tersebut.

File impor Terlalu Besar

Masalah ini lazimnya akan langsung terdeteksi saat phpMyAdmin time out. Kalau kau mengalami duduk perkara ini, kau perlu memakai tata cara alternatif untuk mengimpor database di phpMyAdmin. Cara termudah lainnya ialah dengan mengimpor database memakai Command Line (SSH). Untuk argumentasi keselamatan, seharusnya unggah database kau ke bab / home / USERNAME akun Anda. (Ganti USERNAME dengan nama pengguna cPanel kau.)

# 1044 – Akses ditolak untuk pengguna ‘username1’ @ ‘localhost’ ke database ‘user2_wrdp9’

Masalahnya di sini adalah file impor kau berisi kueri SQL yang menjajal menciptakan database untuk nama pengguna yang salah. Perhatikan bahwa pengguna2 di ‘user2_wrdp9’ tidak sesuai dengan username1 di ‘username1’ @ ‘localhost’.

Untuk mengatasinya, kau mesti mengedit file impor dan mengganti user2 menjadi nama username1 yang baru. Berikut ialah teladan tampilannya:

Baca Juga:   4 Cara Ketahui Aba-Aba Puk Kartu 3 Dengan Cepat

Database: `user2_wrdp9`CREATE DATABASE `user2_wrdp9` DEFAULT CHARACTER SET latin1 COLLATE latin1_swedish_ci;USE `user2_wrdp9`;

# 1044 – Akses ditolak untuk pengguna ‘username1’ @ ‘localhost’ ke database ‘wrdp9’

Sama mirip duduk perkara sebelumnya; nama pengguna yang benar tidak ada dalam file import. Khusus untuk shared server, nama database kamu mesti selalu terlihat mirip exampleuser_exampledatabase.

# 1049 – Database tidak dikenal ‘username1_wrdp9’

Masalahnya adalah file impor yang telah kamu pilih tidak memiliki kueri untuk membuat database sebelum mengimpor data. Untuk mengatasi masalah ini cukup buka cPanel> MySQL Databases dan buat database dengan nama tersebut. Kemudian, coba impor kembali database kau.

phpMyAdmin 404 Tidak Ditemukan

Error ini terjadi ketika kau sudah masuk ke cPanel tetapi fitur phpMyAdmin belum tersedia. Nah semoga software ini berfungsi, kamu mesti minta jalan masuk khusus ke perusahaan hosting kamu atau kamu mampu coba aktifkan langsung via cpanel melalu PC kau.

Mengikuti tiap langkah cara import database di phpMyAdmin yaitu proses yang gampang bila dibarengi dengan seksama. Namun pasti, segala sesuatu wacana internet, PC dan situs web masih menjadi diam-diam besar bagi banyak pengguna di luar sana. Selamat menjajal !

Cek Juga 12 Artikel Rekomendasi Kami : 


Bagikan:
close