counter create hit

Cara Kerja Bitcoin

Bagikan:

Bitcoin ialah mata uang digital atau termask salah satu produk cryptocurrency paling menonjol, dimana sekarang pergeseran nilai bitcoin sudah meningkat drastis. Bitcoin tergolong bentuk implementasi pertama cryptocurrency alias mata duit kripto yang dideskripsikan pertama kali di tahun 1998 melalui milis cypherpunks oleh Wei Dai. Tapi sebenarnya, bagamana cara kerja bitcoin agar menciptakan banyak keuntungan?

Sebelum kita membicarakan lebih jauh perihal cara kerja bitcoin, mari kita pelajari dan ketahui mata duit bitcoin apalagi dahulu. Berbeda dari mata duit biasanya, mata uang kripto ini tidak tergantung pada penerbit khususnya. Dalam hal ini, bitcoin mempergunakan database yang nantinya didistribusikan kemudian menyebar ke beberapa node dalam jaringan P2P menuju jurnal transaksi.

Cara Kerja Bitcoin

Cara Kerja Bitcoin 300x171 - Cara Kerja Bitcoin
Bagaimana Bitcoin Bekerja?

Sistem Kerja Investasi Bitcoin

Sebenarnya tak jauh berbeda dari cara kerja Binomo, perbedaannya hanya dilihat dari bentuk instrumen investasinya saja. Selain itu, penemu bitcoin sudah menciptakan 3 konsep cara kerja bitcoin secara esensial, diantaranya jaringan terdesentraslisasi, kriptografi dan penawaran serta undangan.

1. Jaringan Terdesentralisasi

Jika Kamu membuka browser internet, lalu mengetikkan di google.com di penelusuran, maka komputermu mulai berkomunikasi dengan server-server Google. Setelah itu, kedua komputer saling berkomunikasi dan dengannya browser-mu akan menampilkan tombol, gambar-gambar dan lainnya.

Jika server Google telah mengalami down balasan beberapa sebab, Kamu tak akan mampu menyaksikan tombol-tombol maupun gambar-gambar tersebut. Sebab semua data tersebut akan tersimpan pada jaringan dengan cara tersentralisasi. Ini artinya seluruh data dikumpulkan dalam 1 daerah.

Untuk mempelajari cara kerja Bitcoin, Kamu mesti mengetahui yang namanya jaringan terdesentralisasi. Pada jaringan ini, seluruh date tersebar sampai di banyak kawasan. Jika Google memakai jaringan terdesentralisasi, maka Kamu tetap akan bis amelihat data berbentuk tombol atau gambar lewat skenario tadi. Sebab semuanya sudah terletak di banyak sekali daerah yang tersebar. Bahkan tidak cuma dalam satu kawasan. Jadi mampu dibilang, Google tidak akan offline dan tidak akan mengalami down.

2. Sistem Kriptografi

Saat perang dunia ke-2 sebenarnya kriptografi telah banyak dipakai. Adapun sebagian besar penggunaannya yaitu untuk mengganti bentuk pesan radio menjadi isyarat diam-diam, sehingga tidak mampu dibaca sembara orang. Agar mampu membacanya, maka seseorang wajib menggantinya kembali menjadi pesan semula. Nah, untuk melakukan hal tersebut, Kamu memerlukan suatu kunci. Semua ini terwujud berkat pemakaian rumus matematis.

Baca Juga:   Cara Kerja Power Supply

Saat ini Bitcoin juga menggunakan cara serupa, hanya saja bukan dipakai pada pesan radio. Melainkan Bitcoin menggunakan kriptografi untuk mengkonversi atau mengubah data transaksi. Makara inilah yang mendasari kenapa Bitcoin disebut juga sebagai mata duit kripto atau lebih dikenal dengan perumpamaan cryptocyrrency. Jika Kamu mengetahui konsepnya, maka Kamu menjadi lebih singkat memahami cara kerja bitcoin.

Menariknya lagi, bitcoin melakukan hal tersebut dengan memanfaatkan teknologi blockchain.

3. Penawaran dan Permintaan

Ilustrasinya seperti ini, minggu lalu dikala Joko mengunjungi sebuah toko kue, di sana hanya tersisa 1 kue saja. Ada 4 pengunjung yang kesengsem untuk membawa pulang kue tersebut. Umumnya 1 kue saja dihargai Rp. 20 ribu. Namun dikarenakan ada 4 pembeli yang juga menginginkannya, maka harganya pun menjadi naik. Kaprikornus, Joko kini mesti membeli kudapan manis tersebut dengan harga RP. 100 ribu.

Nah, itulah konsep utama usul dan penawaran. Ketika sebuah produk mempunyai persediaan atau stok terbatas, maka produk tersebut akan dihargai lebih. Selain itu, bertambah banyak yang menginginkannya, pastinya harganya akan makin tinggi. Sama halnya dikala membeli mobil klasik dengan ketersediaan terbatas.

Bitcoin memakai rancangan sama persis mirip gambaran di atas. Persediaan atau penawaran bitcoin adalah terbatas. Mata duit kripto ini diprodukis dengan jumlah yang telah ditetapkan. Selain itu, jumlahnya berkurang seiring waktu bahkan tiap 4 tahun, bitcin jumlahnya akan menyusut hingga setengahnya.

Bitcoin mempunyai batas hingga 21 juta koin. Ketika 21 juta koin tadi telah tercapai, maka bitcoin tidak akan mampu dibuat kembali.

 Memulai Transaksi Bitcoin

Hal pertama yang mampu dijalankan bagi pengguna gres ialah menginstall wallet Bitcoin apalagi  dulu di ponsel atau komputer. Tahapan ini secara otomatis menciptakan alamat Bitcoin yang pertama. Makara sama seperti akun email, Kamu mampu menyebarkan akun Bitcoin ke orang lain. Dengan begitu, mereka dapat mengeluarkan uang bitcoin atau sebaliknya. Tapi semestinya alamat bitcoin hanya dipakai satu kali saja.

  • Blockchain atau rantai blok berfungsi sebagai catatan transaksi kawasan jaringan bitcoin tersebut bersandar. Seluruh transaksi tertentu yang sudah dikonfirmasi akan tersimpan pada blockchain. Sehingga Bitcoin mampu menjumlah duit yang tersisa yang bisa dibelanjakan berikut beberapa transaksi baru yang mampu diverifikasi agar memutuskan bahwa bitcoin memang telah dimiiki pengguna tersebut.
  • Private keys, yaitu sebuah transaksi pengiriman atau transer antara wallet yang dimasukkan ke block. Dimana Wallet Bitcoin akan menyimpan beberap data diam-diam bernama kunci eksklusif, yang dipakai untuk menandatangani sebuah transaksi.
  • Minning atau pertambangan, merupakan metode yang digunakan untuk mengkonfirmasi setiap antrian transaksi yang dimasukkan pada rantai blok. Dimana proses yang satu ini menegaskan perihal urutan dari kronologis blockchain, sekaligus memungkinkan perangkat komputer lain menyepakati kondii metode. Supaya bisa dikonfirmasi, maka transaksi perlu dirangkai pada suatu blok sesuai aturan kriptografi dan nantinya akan langsung diverifikasi jaringan.
Baca Juga:   Cara Memakai Bbm Tema Chelsea Di Android

Bagaimana Transaksi Bitcoin Terjadi?

Setelah melihat dan mengerti desain cara kerja bitcoin di atas. Untuk menyimpan sebua transaksi, Kamu mesti memasukannya dalam database, contohnya ke dalam Excel Sheet.

Dalam jaringan yang tersentralisasi biasaya, penyimpanan tersebut ada di dalam satu tempat. Namun alasannya bitcoin memakai jaringan terdesentralisasi, maka database Bitcoin akan tersebar atau terbagi. Database inilah yang dinamakan dengan perumpamaan distributed ledger, yang mampu diakses memakai teknologi blockchain.

Bisakah Seseorang Memalsukan Identitas Pengguna Bitcoin?

Ketika Kamu membuat wallet bitcoin, Kamu akan menerima public key atau kunci publik serta private key. Baik kunci eksklusif dan publik itu sendiri terdiri atas serangkaian angka dan karakter yang panjang, seperti pasword dan userame-mu. Dimana kedua hal tersebut penting sekali dalam pemahaman cara kerja Bitcoin sekaligus sebagai cara menggunaka koin kripto ini.

Kaprikornus setiap orang mesti mengenali public key milikmu biar bisa mengirimkan duit ke akunmu. Mengingat kunci tersebut hanya berupa rangkaian digit angka, jjadi tak ada seorang pun yang bisa mengetahui akun email atau namamu. Hal tersebut menampung cara menggunakan Bitcoin bisa dilaksanakan secara anonymous atau tanpa nama.

Sementara kunci pribadimu, dihentikan diberitahukan ke siapapun. Kunci eksklusif yaitu identitas yang Kamu miliki. Kamu menggunakan kunci ini untuk mengakses koin kripto tersebut. Jika ada yang tahu kunci pribadimu, dia bisa saja mencuri seluruh bitcoin yang Kami miliki.

Dengan kata lain, dalam teknisnya sebenarnya identitasmu mampu dipalsukan. Jika seseorang mengenali kunci pribadimu, maka mereka mampu memanfaatkannya untuk mengirimkan duit digital tersebut dari wallet bitcoin Kamu ke wallet mereka. Itulah alans kenapa Kamu perlu menyimpan private key milikmu dengan kondusif.

Berdasarkan penjelasan di atas, bagaimana cara kerja bitcoin menurutmu? Jika sudah benar-benar mengerti desain bitcoin, kini Kamu tinggal mencoba berinvestasi di mata duit kripto ini.


Bagikan:
close