May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Kerja Pressure Switch

Cara Kerja Pressure Switch 300x169 - Cara Kerja Pressure Switch

Ada cukup banyak komponen kelistrikan yang kesemuanya berperan dalam menyalurkan listrik. Setelah sebelumnya kita sudah membicarakan limit switch, postingan ini akan secara khusus mengupas cara kerja pressure switch. Meski kedengaran tidak lazim tetapi alat yang juga diketahui selaku sakelar tekanan ini memiliki banyak fungsi yang integral dalam era terbaru kelistrikan.

Cara Kerja Pressure Switch

Cara Kerja Pressure Switch 300x169 - Cara Kerja Pressure Switch
Cara Kerja Pressure Switch

Pressure switch yakni perangkat mekanis atau elektro yang diaktifkan oleh proses tekanan fluida sesudah meraih ambang atau setpoint tertentu. Alat ini dapat mempunyai bentuk unsur tabung bourdon, piston, diafragma, atau membran yang bergerak atau berganti bentuk sesuai dengan jumlah tekanan yang diberikan oleh tata cara.

Komponen-bagian ini nantinya akan terhubung ke setidaknya satu lapisan kontak di dalam sakelar. Dengan kekuatan yang cukup, kontak ini akan menutup atau membuka sakelar tergantung pada konfigurasinya. Pressure switch banyak dipakai di sebagian besar industri yang memakai sistem gas terkompresi, HVAC, metode instrumentasi, tata cara pemompaan, dan sebagainya.

Prinsip Cara Kerja Pressure Switch

Pressure switch yang ada di pasaran biasanya mempunyai piston dengan satu segi yang dikontrol tekanan. Sisi lain biasanya dalam tekanan atmosfer. Gaya yang diberikan oleh tekanan dalam bentuk fluida ini akan dilawan oleh gaya dari pegas yang dimuat sebelumnya.

Area permukaan yang bersentuhan dengan fluida dan konstanta pegas akan dirancang dengan hati-hati sehingga piston cuma dapat bergerak dikala tekanan tertentu tercapai. Pegas ini telah dikompresi sebelumnya oleh sekrup setpoint.

Meskipun bagian bernama sakelar tekanan ini mempunyai banyak sekali sistem yang dipakai untuk mendeteksi tekanan, pressure switch biasanya hanya dikategorikan selaku elektromekanis atau elektronika. Kuncinya ada pada sekrup setpoint yang akan disesuaikan untuk mengendalikan tekanan aktivasi lebih tinggi atau lebih rendah.

Lebih lanjut, dalam prinsip kerjanya, pressure switch memiliki dua titik operasi: tekanan masuk dan pemutus. Dalam sistem pompa dan kompresor, sakelar akan diaktifkan dikala tekanan fluida turun di bawah level yang ditetapkan.

Baca Juga:   Cara Kerja Sales

Proses ini akan memulai motor pompa atau kompresor yang akan mengembalikan sistem ke tingkat normal. Pada akibatnya sakelar tidak akan eksklusif mati ketika tekanan melebihi titik setel. Mudahnya, dalam prinsip kerja pressure switch, ada bentuk histeresis atau diferensial yang menghalangi dan juga menentukan proses ini untuk terjadi.

Cara Kerja Pressure Switch Mekanis (Elektromekanik)

Terlepas dari cara kerja pressure switch, cuma ada dua jenis sakelar tekanan: sakelar tekanan mekanis dan sakelar tekanan elektro. Pressure switch mekanis dibagi lagi berdasarkan bentuk dan konstruksi unsur penginderaan tekanan.

Sementara pressure switch elektronik adalah sakelar solid-state yang tidak membutuhkan aktuasi dari bagian penginderaan tekanan untuk mengoperasikan sakelar. Alat ini beroperasi secara tidak langsung dengan menggunakan properti lain mirip resistansi dan kapasitansi.

Beberapa bab sebelumnya sebagian besar telah menerangkan sakelar tekanan mekanis. Alat ini lebih banyak digunakan dibandingkan dengan sakelar elektronik alasannya kesederhanaan dan biayanya yang lebih murah. Semua pressure switch jenis ini mempunyai bab penginderaan tekanan mekanis yang berganti bentuk sesuai dengan tekanan fluida. Alat ini diklasifikasikan berdasarkan jenis bagian penginderaan tekanan.

Sakelar Tekanan Piston

Jenis pressure switch ini yakni sakelar tekanan yang paling terkenal dan banyak digunakan. Saat tekanan fluida berganti, proses ini menyebabkan piston untuk bergerak secara aksial yang kesannya mengaktifkan sakelar. Komponen ini bisa merasakan tekanan fluida secara langsung atau tidak langsung.

Penginderaan eksklusif dalam flow switch ini melibatkan segel seperti cincin-O untuk menghalangi cairan masuk ke dalam bagian listrik. Komponen penginderaan pada alat ini tidak langsung melibatkan diafragma elastis yang memisahkan piston dari cairan.

Sakelar Tekanan Diafragma

Jenis ini berisikan membran logam yang disambung atau dilas pribadi ke bab pressure switch yang telah dibasahi. Alih-alih menggunakan piston, diafragma akan langsung menggerakkan sakelar.

Sakelar Tekanan Tabung Bourdon

Tabung bourdon ialah tabung logam atau elastomer fleksibel yang dipasang di satu ujung sementara pada ujung lainnya dibiarkan bebas bergerak. Ketika tekanan berkembangdi dalam tabung, alat ini akan cenderung bergerak tegak lurus. Gerakan ini lalu akan dipakai untuk menggerakkan saklar.

Baca Juga:   Cara Reset Laptop Windows 10

Cara Kerja Pressure Switch Elektronik

Sakelar tekanan berbasi elektro mempunyai transduser tekanan yang biasanya berbentuk pengukur regangan, dengan bagian elektro aksesori yang dirancang khusus yang memperkuat dan mengubah sinyal menjadi performa yang dapat dibaca. Komponen ini lazimnya sering didapatkan di kompresor.

Sebagian besar pressure switch elektronika mempunyai kesanggupan analog. Ini memiliki arti mereka tidak terbatas pada posisi terbuka atau tertutup tetapi mampu mengirimkan sinyal variabel kontinu yang digunakan untuk pemantauan yang lebih akurat.

Dengan demikian, pressure switch elektro bukanlah sakelar namun pemancar atau instrumen pengukur. Fitur pemanis yang tersedia untuk komponen ini adalah programabilitas waktu tunda di daerah, fungsi sakelar, setpoint, histeresis, dll.