May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Kerja Relay

Cara Kerja Relay 300x225 - Cara Kerja Relay

Kalau kamu bukan anak kuliah Teknik Listrik atau yang suka dengan hal-hal berbau kelistrikan, relay mungkin bukan terminologi yang umum didengar. Tapi kau tahu ga sih jikalau cara kerja relay bahwasanya sungguh penting dalam memutuskan banyak komponen listrik rumahan dapat melakukan pekerjaan dengan sempurna. Penasaran? Baca artikelnya berikut ini.

Cara Kerja Relay

Cara Kerja Relay 300x225 - Cara Kerja Relay
Cara Kerja Relay

Singkatnya, relay adalah perangkat yang membuka atau menutup kontak untuk menentukan berhasilnya pengoperasian kontrol listrik yang lain. Alat ini mendeteksi keadaan yang tidak mampu ditoleransi atau tidak dikehendaki pada area yang sudah diputuskan dan menawarkan perintah kepada pemutus sirkuit untuk menetapkan arus bila ada area yang terpengaruh. Semua aksi ini perlu dilaksanakan untuk melindungi tata cara kelistrikan dari kerusakan. Kehadiran relay sangat krusial pada alat-alat penghasil listrik seperti panel surya.

Prinsip Cara Kerja Relay

Relay bekerja menurut prinsip tarik-menawan elektromagnetik. Ketika rangkaian relay mencicipi potensi arus mampu menunjukkan gangguan, alat ini akan memberi energi pada medan elektromagnetik yang serupa untuk menghasilkan medan magnet sementara. Mekanisme ini identik dengan cara kerja kereta maglev yang juga menggabungkan listrik dan magnet.

Medan magnet ini akan digunakan untuk menggerakkan armature relay dalam membuka atau menutup sambungan arus. Relay dengan daya yang kecil umumnya cuma mempunyai satu kontak, sementara relay dengan daya tinggi akan membutukan dua kontak untuk membuka sakelar.

Bagian dalam relay akan memiliki inti besi yang dililit oleh kumparan kendali. Catu daya akan diberikan ke koil ini melalui kontak beban dan sakelar kontrol. Arus lalu akan mengalir melalui kumparan dan menghasilkan medan magnet di sekitarnya.

Karena medan magnet ini, lengan atas magnet pada relay akan mempesona lengan bawah. Oleh sebab area ini ditutup sirkuit, maka relay akan membuat arus mengalir melalui beban. Nah, jika kontak telah tertutup, maka arus akan bergerak bertentangan dan kesudahannya akan membuka kontak.

Baca Juga:   Cara Kerja Pin Anti Nyamuk

Kutub dan koneksi yakni konfigurasi utama dari cara kerja relay, di mana kutub yaitu sakelar, sementara koneksi yaitu jumlah sambungan. Koneksi tunggal adalah jenis relay paling sederhana yang cuma mempunyai satu sakelar dan cuma mempunyai satu kemungkinan koneksi. Demikian pula, relai dengan kutub tunggal ganda akan mempunyai satu sakelar dan dua kemungkinan koneksi.

Konstruksi Relay di Perangkat Listrik

Relay beroperasi secara elektrik dan mekanis. Alat ini terdiri dari komponen elektromagnetik dan set kontak yang melaksanakan operasi switching. Konstruksi rele utamanya diklasifikasikan menjadi empat kelompok diantaranya kontak, alas, rancangan elektromekanis, terminasi dan housing.

Kontak

Kontak ialah bagian terpenting dari relay yang memengaruhi keandalan untuk mengusir potensi masalah dari power supply. Kontak yang baik akan menunjukkan tahanan kontak yang terbatas dan meminimalisir keausan relay. Pemilihan materi kontak akan tergantung pada beberapa aspek seperti sifat arus yang terputus, besarnya arus yang terputus, frekuensi dan tegangan operasi.

Bantalan

Bantalan pada relay dapat berbentukbola tunggal, multi-bola, bola pivot, dan ganjal permata. Bantalan bola tunggal dipakai untuk sensitivitas tinggi dan tabrakan rendah. Bantalan multi-bola akan memberikan tabrakan rendah dan ketahanan yang lebih besar kepada goncangan. Komponen ini sangat krusial dalam memastikanc cara kerja relay dapat berlangsung tepat.

Desain Elektromekanis

Desain elektromekanis meliputi rancangan sirkuit magnetik dan pelekatan mekanis inti, kuk, dan menyeramkan. Kemampuan mengoreksi jalur magnetik akan dijaga biar tetap minimum untuk membuat rangkaian menjadi lebih efisien. Elektromagnet ini yang dibuat dari besi lunak, dan arus kumparan biasanya dibatasi hingga 5A dan tegangan kumparan sampai 220V.

Pemutusan dan Housing

Perakitan menakutkan dengan magnet dan alasnya dibuat dengan tunjangan pegas. Pegas diisolasi dari armature oleh blok cetakan yang menunjukkan stabilitas dimensi. Kontak akan tetap pada lokasi biasanya dan biasanya akan dilas pada titik tautan terminal.

Memahami Spesifikasi Relay dalam Komponen Listrik

Secara prinsipil, cara kerja relay bergantung pada peringkat listrik untuk koil dan kontak switching internal. Peringkat tegangan koil ialah tegangan yang diharapkan agar koil beroperasi dengan sempurna. Rangkaian switching pada relay juga dilengkapi dengan peringkat tegangan dan ampere.

Baca Juga:   Samsung Galaxy A01 Resmi Diperkenalkan Dengan Layar Hd+ Dan Ram 8Gb

Angka ini adalah nilai maksimum kontak sakelar dan TIDAK boleh dilampaui oleh arus. Relay saklar ganda seringkali mempunyai spesifikasi listrik 2 x sakelar. Satu untuk terminal yang lazimnya terbuka, dan yang lain untuk terminal yang umumnya tertutup.

Relay dapat menciptakan lonjakan tegangan yang besar ketika dimatikan alasannya adalah koil tidak memberi energi. Resistor atau dioda terkadang dipasang di kumparan relay untuk menghentikan dan meminimalkan lonjakan yang berjalan kembali ke sirkuit kontrol dan menghancurkan unsur yang sensitif.

Resistor umumnya lebih tahan lama daripada dioda, tetapi tidak cukup efisien dalam menetralisir lonjakan tegangan pada sirkuit listrik. Karena itulah, alat-alat listrik modern perlu mempunyai sensitivitas unsur dalam rangkaian kontrol untuk menetapkan apakah jenis tunjangan yang dibutuhkan telah cocok dengan potensi arus yang akan dialirkan.