Cara Kpr Rumah Second - KichanHelp

Cara Kpr Rumah Second

Bagikan:

Bagaimana cara KPR rumah second? Bagi Kamu yang sedang atau pernah mencari hunian tentu saja betul-betul mengerti bagaimana suka dukanya. Mengingat proses mencari rumah tidak segampang kita mencari masakan, mulai dari harus mencari lokasi rumah yang strategis, mencari harga yang cocok anggaran, sampai tahapan proses pembeliannya. Mencari rumah harus betul-betul sabar dan teliti supaya tidak salah dan menyesal di kemudian hari.

Saat berbelanja rumah pasti saja senantiasa ada kendalanya, baik itu harganya kurang sesuai bahkan harus berebut property dengan para peminat lainnya. Bagi Kamu yang tidak mau kecolongan, sebab belum mempunyai uang yang cukup, tentu saja cara KPR rumah second dapat dijadikan solusinya.

Cara KPR Rumah Second

Cara KPR Rumah Second 300x161 - Cara Kpr Rumah Second
Cara Mengajukan KPR Rumah Second

Apakah Proses KPR Rumah Second Itu Rumit?

Banyak yang menilai bahwa proses KPR rumah second membutuhkan proses yang rumit. Tapi, apakah benar demikian? Jika Kamu ingin mengajukan KPR rumah second dan mengetahui prosesnya, pastinya Kamu mampu mengikuti tutorial berikut!

1. Cari Hunian Sesuai Kesepakatan Pihak Penjual

Cara KPR rumah second bahwasanya bisa dikatakan sukar-sulit mudah. Karena sejatinya, mencari hunian yang tepat bekerjsama tidak gampang. Sekalinya ada residensial yang sesuai dengan kualita yang manis, harganya tidak sesuai kesanggupan finansial.

Sehingga membutuhkan waktu yang usang untuk mendapatkan hunian yang sempurna. Apabila Kamu memang telah mendapatkan residensial yang harganya sesuai kebutuhanmu, Kamu pun harus sebisa mungkin menciptakan komitmen dengan secepatnya bersama pedagang .

Sebab jika telat sedikit saja, Kamu bisa kecolongan dan sasaran residensial yang Kamu pilih mampu saja eksklusif digaet peminat lain dengan harga yang mampu saja lebih mahal.

Langkah pertama, Kamu tinggal memberikan minatmu kepada pedagang , setelahnya baru melakukan proses negosiasi harga sampai kedua pihak menyepakatinya. Jangan lupa, estimasikan terlebih dahulu kesanggupan keuangan/finansialmu untuk melakukan pembayaran DP sebelum Kamu menawar.

Baca Juga:   Cara Menetralisir Notifikasi Mengganggu Di Windows 10

2. Ketahui Syarat KPR Rumah Second

Untuk ruang lingkup KPR bank sendiri, rumah bekas atau rumah second biasanya yaitu rumah yang sudah dihuni pemiliknya dan mempunyai sertifikat kepemilikan rumah sesuai nama pemiliknya. Karena argumentasi tertentu atau sebuah hal, pihak peilik rumah umumnya berencana memasarkan rumah yang dimilikinya keorang lain.

Pastinya jikalau ada pembeli yang kesengsem melaksanakan pembelian rumah, keduanya melaksanakan keepakatan. Penjual rumah wajib merencanakan dokumen penting terkait dokumen rumah yang hendak dibutuhkan pihak pembeli nantinya. Selain itu, pembeli yang kepincut membeli rumah tersebut lewat metode KPR, mesti mempersiapkan beberapa dokumen dan kriteria penting wacana rumah tersebut.

Setiap bank pada umumnya menerapkan dokumen dan patokan tertentu agar rumah second dapat di KPR kan. Biasana rumah tersebut mesti menyanggupi ketentuan dan persyaratan berikut :

  • Rumah bebas banjir
  • Lebar jalan berskala minimal 5 meter.
  • Mempunyai PBB (dilampirkan).
  • Mempunyai IMB (dilampirkan).
  • Sertifikat SHGB/SHM.
  • Jauh dari area Sutet.
  • Lokasinya jauh dari tempat pemakaman.

3. Menemui Pihak Bank yang Menyediakan Layanan KPR

Cara KPR rumah second berikutnya adalah Kamu mesti menemui pihak bank yang menawarkan layanan KPR. Kamu mampu melaksanakan akad dan persetujuanmencari KPR dengan pedagang . Dalam tahapan ini, Kamu dapat bernegosiasi atau melaksanakan persetujuankhusus bareng pedagang supaya rumah yang Kamu cari tidak dijual ke pihak lain.

Kamu juga mampu membuat kontrakbahwa selama proses pencarian KPR, harga jual rumah tetap sama. Ini mampu dinegosiasikan dengan baik terhadap pihak pedagang . Sesudah urusna perundingan bersama pedagang selesa dilakukan, kini saatnya Kamu menentukan KPR rumah second. Pilih yang paling cocok dengan kondisi keuanganmu. Jangan lupa, lengkapi standar dokumen yang harus dibawa.

Adapun kriteria tersebut meliputi kartu keluarga, surat nikah, KTP, NPWP, rekening kroan simpanan selama 3 bulan terakhir, slip honor selama 3 bulan terakhir dan surat keterangan kerja. Sementara pihak bank selaku pemasokKPR juga meminta tolok ukur dokumen rumah. Persyaratan tersebut di antaranya fotokopi sertifikat rumah/tanah, fotokopi IMB (Izin Mendirikan Bangunan), fotokopi bukti untuk pembayaran PBB di tahun terakhir, dan surat kesepakatan persetujuanperdagangan rumah dengan tanda-tangan.

Baca Juga:   Cara Kredit Emas Di Pegadaian

4. Proses Penilaian dari Pihak Bank

Cara KPR rumah second selanjutnya, pihak bank akan melakukan penilaian ataui appraisal. Tahapan ini adalah taksiran dari nilai rumah yang dijalankan oleh pihak bank. Sehingga Kamu tidak mampu melakukan apapun dalam proses ini. Hal yang mesti Kamu kerjakan yaitu tinggal menunggu laporan pihak bank ihwal hasil survei dari pihak Bank.

Biasanya pihak bank meminta ongkos appraisal kepada kandidat pembeli terlebih dulu. Dengan kisaran Rp. 450 ribuan. Sementara untuk mekanisme pembayarannya sendiri, ada 2 macam di antaranya pembayaran biaya appraisal setelah KPR disetujui dan pembayaran diuka untuk biaya appraisal. Hanya saja kelemahannya adalah kalau bank yang Kamu pilih memberian standar ongkos dimuka untuk appraisal, maka uang terebut pun akan hangus saat pengajuan KPRmu tak disetujui pihak bank.

Jika proses cara KPR rumah second ini selesai, Kamu akan langsung dihubungi oleh bank untuk melanjutkan proses selanjutnya. Apabila disetujui, Kamu mesti mempersiapkan uang tunai guna menutupi kelemahan dana yang sudah ditentukan oleh bank.

Selain itu, Kamu juga mesti tahu bahwa pihak bank umumnya menetapkan harga untuk rumah second di bawah dari harga penjual. Inilah yang membedakan proses pembelian rumah gres dengan rumah second. Karena lazimnya untuk rumah baru, proses appraisal tidak ada.

5. Penyelesaian Perjanjian

Jika bank sudah melaksanakan appraisal, selanjutnya Kamu cuma perlu merapikan beberapa kesepakatanserta melaksanakan penandatanganan kesepakatan. Selanjutnya bank akan mencairkan KPR. Namun sebelum menandatangani perjanjian, pihak bank apalagi dulu akan menawarkan SPK (Surat Perjanjian Kredit).

Kamu bahu-membahu juga mampu mencari informasi perihal SPK jauh sebelumnya. Sehingga saat membaca SPK ini, Kamu telah mengerti sebagian dari isinya. Pada SPK, biasanya Kamu akan mengenali biaya-ongkos untuk kredit, biaya penalti, besaran bunga dan ongkos lainnya. Termasuk penentuan untuk menunjuk notaris selaku pihak yang mengurusi legalitas dokumen kesepakatan debitur.

Adapun untuk bunga dan ongkosnya sendiri, setiap bank memiliki patokannya masing-masing. Sehingga Kamu harus survei apalagi dahulu. Biasanya untuk bank konvensional menerapkan bunga yang lebih ringan di 2 tahun pertama ketimbang bank syariah.

Baca Juga:   3 Cara Screenshot Di Hp Oppo Bisa Tanpa Tekan Tombol

Kenali Biaya Apa Saja yang Muncul Ketika Pengajuan KPR Disetujui

Sangat penting sekali membaca SPK semoga nantinya Kamu mengetahui hal-hal yang harus ditanggung ke dalam detail ongkos pengajuan KPR. Karena ada beberapa ongkos yang semestinya ditanggung oleh pedagang rumah, misalnya ongkos akta dan pajak pemasaran. Selain itu, ada beberapa biaya yang timbul lainnya, seperit :

  • Biaya penalti, ialah ongkos saat debitur melakukan pelunasan tanggungannya sebelum waktu kredit final. Biasanya, kalau sedang ada rezeki, kebanyakan orang ingin pribadi melunasi tanggungannya dengan secepatnya. Biasanya bank akan membebankan biaya penalti senilai 1% dari jumlah sisa kredit pokok.
  • Biaya pengajuan KPR lainnya, meliputi biaya asuransi, ongkos provisi, ongkos notaris dan pajak. Terutama bagi ongkos notari sendiri, Kamu sebenarnya mampu melakuka perundingan jika memiliki kenalan notaris. Biasanya bank menawarkan fleksibilitas bagi debitur dalam memilih notaris sesuai cita-cita.

Jika kesepakatandan surat-surat sudah tamat diurus, kini saatnya untuk proses penandatanganan komitmen. Sebagai pembeli, Kamu bisa memiliki 2 kesepakatan, di antaranya janji kredit (antara bank KPR dengan pembeli) dan janji perdagangan (antara penjual dan pembeli). Proses penandatanganan komitmen ini mengikuti tahapan berikut :

  • Kamu harus telah melunasi ongkos untuk notaris dan KPR. Jika semua ongkos telah lunas, Kamu bisa meminta penjadwalan penandatanganan kesepakatan kredit ke pihak notaris dan pemberi KPR. Saat tiba ke pihak notaris, Kamu juga mesti membawa dokumen dan persyaratan yang telah dijelaskan sebelumnya.
  • Notaris selanjutnya akan mengecek kelengkapan tolok ukur dan dokumen. Jika telah, Kamu sebagaipembeli, pihak pedagang dan pihak bank mesti memberikan tanda tangan janji/kontrakdi hadapan notaris.

Demikian proses dan cara KPR rumah second yang mampu Kamu lakukan untuk mendapatkan rumah second dengan segera melalui angsuran yang ringan.


Bagikan:
close