May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Melunasi Hutang Yang Menumpuk

Cara Melunasi Hutang yang Menumpuk - Cara Melunasi Hutang Yang Menumpuk

Banyak orang yang tidak mengetahui cara melunasi hutang yang menumpuk, sampai kesannya keadaan finansial mereka memburuk. Jika kita bisa melaksanakan manajemen hutang dengan baik, tunjangan atau hutang tersebut bisa dimanfaatkan sebagai modal perjuangan atau lainnya.  Meskipun demikian, sebenarnya Kamu harus bijak dikala berhutang.

Banyak orang yang senantiasa berhutang tanpa mempertimbangkan bagaimana ke depannya. Inilah yang menciptakan mereka kesannya sukar untuk melunasi hutang tersebut. Maka dari itu, sebelum Kamu berhutang sebaiknya pahami dahulu bagaimana cara supaya hutang mampu secepatnya dilunasi.

Cara Melunasi Hutang yang Menumpuk

Cara Melunasi Hutang yang Menumpuk - Cara Melunasi Hutang Yang Menumpuk
Melunasi Hutang yang Menumpuk

Trik Melunasi Hutang yang Menumpuk

Ketika hutang tak dapat dibayarkan, tentu saja mampu membuat hutang kian menumpuk. Bahkan lebih parahnya, kemungkinan besar hutang akan semakin banyak akhir bunga yang ditetapkan. Semua orang pastinya tidak mau memiliki hutang menumpuk. Oleh alasannya adalah itu, jangan pernah meminjam duit demi menutupi hutang, alasannya hal ini yaitu langkah yang buruk.

Ada beberapa langkah cara melunasi hutang yang menumpuk untuk mengendorkan bebanmu. Berikut ulasannya :

1. Merekap Semua Hutang

Hitung serta catat semua hutang dari awal, lalu rekap semua tagihan dukungan yang Kamu miliki. Dengan catatan hutang tersebut membantumu melihat bunga dan waktu jatuh temponya. Sehingga Kamu bisa memilih prioritas bantuan yang harus Kamu lunasi lebih dahulu.

2. Membayar Hutang yang Suku Bunganya Tertinggi

Ketika meminjam hutang, terkadang Kamu akan mendapatkan beban berupa suku bunga. Nah, suku bunga inilah sebagai imbal jasa dari duit yang sudah dipinjamkan. Suku bunga hutang yang ditetapkan setiap pemberi kredit lazimnya mempunyai tingkat berlawanan. Maka dari itu, semestinya Kamu menghindari hutang atau pinjaman yang bunganya tinggi.

Baca Juga:   Cara Kpr Rumah Second

Sebab jikalau hutang dan bunganya tak dibayarkan bisa makin menumpuk, balasannya Kmau akna kesulitan membayarkan hutang. Kaprikornus jikalau Kamu masih memiliki dana darurat atau dana simpanan, semestinya prioritaskan pada dukungan atau hutang yang suku bunganya tinggi.

Baru kemudian, Kamu mampu melunasi sisa pemberian yang lain. Walaupun mungkin sukar untuk melunasi hutang di awal, tetapi kalau Kamu mampu menanggulangi hutang yang suku bunganya tinggi, menciptakan bebanmu menjadi lebih ringan.

3. Mencari Pekerjaan Sampingan

Cara melunasi hutang yang menumpuk selanjutnya yakni, kalau Kamu tidak mengalami peningkatan honor di waktu yang dekat, maka seharusnya mulai cari pekerjaan sampingan. Sebab semakin besar penghasilan yang Kamu dapatkan selama 1 bulan, maka akan kian besar pula duit yang dapat dialokasikan untuk mampu melunasi hutangmu. Misalnya, Kamu mampu memulai perjuangan online dengan berafiliasi di Tokopedia.

Kamu tak perlu mengawali bisnis dengan modal besar apalagi dulu, melainkan bisa berdagang dengan cara menjadi reseller atau dropship. Apalagi jikalau rumahmu berdekatan dengan lokasi pusat kerajinan misalnya, maka Kamu dapat memasarkan produk-produk hasil kerajinan tersebut. Caranya cukup memajang foto beserta deskripsi barang dengan lengkap dan terperinci. Jika ada konsumen, Kamu tinggal berbelanja produk tersebut kemudian kirimkan terhadap pembeli.

Di samping itu, Kamu pun mampu mencari komplemen penghasilan agar bisa melunasi hutang. Caranya dengan menjual jasa atau keterampilan lewat pekerjaan freelance untuk dijadikan komplemen penghasilan.

4. Kurangi Pengeluaran

Apabila dalam waktu yang akrab, Kamu tidak memiliki penghasilan suplemen mirip bonus, naik honor, THR atau lainnya, maka satu-satunya cara yang bisa dikerjakan adalah meminimalisir pengeluaran. Jika sebelumnya Kamu menghabiskan sebanyak 50%, 60% maupun 70% dari penghasilanmu untuk kebutuhan konsumtif, sedangkan sisanya digunakan untuk mengeluarkan uang hutang. Kini sebaliknya, kau mampu mengubah atau membalikkan proporsinya.

5. Jual Barang yang Tak Perlu

Kamu harus mengingat-ingat kembali, mungkin saja Kamu masih mempunyai sisa uang atau dana yang tersembunyi. Dalam hal ini, mungkin saja bukan berbentuk duit tunai teteapi barang yang dapat Kamu ubah menjadi sebuah uang tunai. Contohnya saja, Kamu memiliki 2 unit TV atau mungkin peralatan olahraga di rumah yang telah tidak terpakai tapi masih pantas dijual.

Baca Juga:   Cara Kredit Hp Di Blibli

6. Turunkan Gaya Hidup

Cara melunasi hutang yang menumpuk selanjutnya yakni semestinya turunkan patokan pola hidup. Tak sedikit orang yang rela berhutang cuma ingin terlihat “kaya” atau “berada”. Pada kenyataannya, mereka terlibat hutang yang menumpuk demi menyanggupi tolok ukur pola hidup mereka. Padahal penghasilan yang diperoleh belum tentu bisa mengimbangi pola hidup tersebut. Inilah yang justru membuat keadaan finansialmu kian memburuk.

Sebagai alternatifnya, mulai turunkan kriteria pola hidup mewah dan mulai berhemat dari kini. Beli barang-barang secukupnya saja dan jangan menghambur-hamburkan uang hanya untuk keperluan yang tak terlalu penting.

7. Stop Gunakan kartu Kredit

Banyak orang menentukan kartu kredit hanya alasannya adalah kemudahannya untuk bertransaksi. Di samping proses kepemilikan dari kartu kredit yang tidak rumit sampai tidak banyak standar yang diharapkan. Inilah yang membuat kartu kredit banyak disukai. Bahkan tak jarang pemilik kartu kredit merasa bahwa dirinya memiliki banyak duit, jadi bebas memakai kartu tersebut.

Tapi saat simpulan bulan datang, tagihan kredit yang tiba bahkan menciptakan pemiliknya sakit kepala karena melihat jumlah kredit yang menumpuk. Dengan begitu, ketika Kamu dalam posisi banyak hutang serta belum bisa melunasinya semestinya hentikan penggunaan kartu kredit lebih dahulu.

8. Konsultasikan Pada Pihak Berpengalaman

Cara yang mampu Kamu lakukan berikutnya adalah berkonsultasi pada pihak terlatih. Biasanya pihak tersebut lebih berpengalaman dalam mengurus hutang. Selain itu, pihak berpengalaman juga lebih mengetahui apa saja strategi yang akan diambil supaya hutang tidak menumpuk. Sebab konsultan tersebut lazimnya akan menyaksikan keadaan finansial sekaligus kemampuanmu membayar hutang apalagi dulu

Konsultan keuangan berpengalaman lazimnya mampu bernegosiasi kepada pihak bank. Sehingga kemungkinan yang diperoleh adalah bunga atau potongan tunjangan lebih rendah dibandingkan tenor cicilan yang diperpanjang.

Tips Agar Tidak Terlilit Hutang yang Menumpuk

Selain cara melunasi hutang yang menumpuk, penting sekali untuk menyingkir dari diri dari hutang yang menumpuk. Ada beberapa kiat singkat yang mampu Kamu amati berikut :

1. Menjadikan Hutang Sebagai Prioritas Utama dalam Keuangan

kiat pertama yakni tentukan kamu menimbulkan hutang selaku prioritas utama dalam keuangan sesudah keperluan pokok. Banyak orang yang menganggap remeh kredit santunan yang harus dibayarkan per bulannya.

Baca Juga:   Cara Mencari Akun Gmail Yang Lupa

Maka dari itu, ketika mendapatkan gaji, maka pembayaran cicilan kadang kala menjadi poin terakhir. Nah, dari sekarang seharusnya jadikan hutang santunan selaku prioritas setelah Kamu mendapatkan penghasilan. Kamu mampu menyisihkan dana untuk keperluan utama lebih dahulu, lalu sisihkan penghasilanmu untuk pembayaran cicilan. Hindari menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan konsumtif.

2. Jangan Manunggak Pembayaran Hutang

Mungkin kita sering lupa untuk membayar cicilan atau kredit pemberian online yang balasannya berujung pada tunggakan cicilan yang menumpuk. Apalagi dalam pertolongan online, kalau Kamu telah menunggak pembayaran maka akan dikenakan denda yang lazimnya dihitung per harinya. Apalagi Kamu juga mesti mengeluarkan uang bunga perlindungan. Sehingga bila terlambat saja membayar cicilan selama 1 ahad atau 7 hari, Kamu pun mesti membayar bunga dan denda pembayaran yang terlambat.

3. Jangan Meminjam Uang Untuk Keperluan Konsumtif

Sebenarnya pinjaman dana cepat bersifat lebih fleksibel, akibatnya dapat dipergunakan untuk keperluan apapun. Namun bukan berarti, kita mampu memakainya sesuka hati untuk kebutuhan konsumtif. Apabila Kamu menggunakan sumbangan untuk keperluan konsumtif, lama kelamaan akan terjadi penumpukan hutang.

Dengan kiat menghindari hutang dan cara melunasi hutang yang menumpuk di atas, diperlukan Kamu mampu memperbaiki kembali keadaan finansialmu. Hal ini bertujuan supaya Kamu tidak terbebani hutang sampai di kurun bau tanah.