May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Membaca Neraca Keuangan

Cara Membaca Neraca Keuangan 200x112 - Cara Membaca Neraca Keuangan

Laporan neraca keuangan adalah laporan yang didalamnya menyuguhkan posisi keuangan, baik untuk perusahaan perdagangan, jasa maupun manufaktur. Sebelum mengetahui cara membaca neraca keuangan, Kamu mesti tahu bahwa ada 3 bagian penting yang terdapat dalam laporan neraca keuangan. Elemen tersebut diantaranya asset (aktiva), keharusan (utang), dan modal.

Kaprikornus bisa dibilang bahwa neraca keuangan tergolong bagian dari pembukuan keuangan perusahaan yang menyuguhkan gosip tentang kewajiban pembayaran, asset, dan modal dalam waktu tertentu. Selain itu, nilai modal dalam maraca keuangan adalah nilai yang tersaji dalam bentuk laporan pergantian modal.

Komponen Pada Laporan Neraca Keuangan

Ada beberapa unsur yang terdapat pada neraca perusahaan perdagangan, jasa maupun manufaktur, diantaranya sebagai berikut :

1. Aset (Aktiva)

Aset ialah harta kekayaan dari sebuah entitas, biasanya berupa harta tidak bergerak dan harta tanpa kendala. Contoh asset ini diantaranya persediaan, kas setara kas, asset tak berwujud, tanah, kendaraan dan piutang,

2. Kewajiban (Utang)

Kewajiban atau utang ialah tanggungan yang mesti dibayarkan oleh perusahaan, baik terhadap pihak eksternal maupun internal pada waktu tertentu. Ada beberapa macam keharusan yang mesti dibayarkan, mirip utang jangka Panjang, utang pihak ketiga dan utang jangka pendek.

3. Modal (Ekuitas)

Modal (Ekuitas) ialah penyertaan modal yang dimiliki oleh perusahaan, baik dari pihak pemilik perusahaan, pemegang saham, maupun pihak lain. Dimana ketiga bagian ini dilaporkan dalam laporan neraca keuangan.

Ketika unsur neraca di atas juga tidak senantiasa tersaji pada aktivitas perusahaan. Jika ada salah satunya yang tidak tergolong pada kegiatan yang ada di perusahaan, maka Kamu mesti menyajikannya berbentuk laporan neraca perusahaan.

Cara Membaca Neraca Keuangan

Cara Membaca Neraca Keuangan 200x112 - Cara Membaca Neraca Keuangan
Membaca Neraca Keuangan

Tutorial Membaca Neraca Keuangan

Dalam cara membaca neraca keuangan, lazimnya asset ditaruh di atas sedangkan dibawahnya ada ekuitas penanam modal dan kewajiban (utang) perusahaan. Neraca biasanya dibuat mesti sepadan, dengan nilai asset harus sama dengan jumlah adonan antara ekuitas investor dan keharusan.

Baca Juga:   Cara Repost Video Ig

Sementara aspek yang lain yang terpenting ialah bagaimana penyusunan laporan neraca keuangan. Bagian liabilitas (keharusan) dan asset pada neraca diatur menurut jenis-jenis asset, apakah tergolong asset tak lancar atau asset tanpa hambatan. Dengan kata lain dari segi asset, pembagian terstruktur mengenai akun umumnya dimulai dari yang sifatnya paling likuid menuju asset yang tidak likuid. Mungkin juga sebaliknya, tapi tetap harus sesuai pengelompokkannya.

Sedangkan dilihat dari segi kewajiban sendiri, akun umumnya disusun mulai dari bagian santunan dalam jangka pendek hingga jangka Panjang serta ada keharusan lainnya.

Hal yang mesti diamati dalam cara membaca neraca keuangan adalah bentuk neracanya itu sendiri. Lalu ketahui jenis-jenis neraca, jadi jangan hingga Kamu mengetahui neraca tanpa mengetahui bentuk dan macam-macam neraca itu sendiri.

Laporan neraca keuangan ada 2 bentuk yang harus Kamu ketahui. Jika laporan neraca keuangan bentuknya memanjang ke bawah, maka dinamakan  sebagai laporan stafel. Sementara kalau bentuknya ke samping dinamakan laporan skontro. Penggunaan kedua bentuk neraca keuangan tersebut bebas diseleksi oleh perusahaan manapun dan siapapun.

Selain itu, ada hal-hal yang perlu Kamu amati lainnya, ialah dalam penyusunan laporan neraca mesti menyesuaikan jumlah posnya itu sendiri. Tujuannya semoga tidak menyibukkan atau menambah beban perusahaan.

Jika sebuah perusahaan memiliki kualitas atau jumlah akun banyak, maka bentuk laporan neraca yang paling ideal adalah menggunakan neraca keuangan staffel. Sebaliknya, jika ternyata jumlah akun sebuah perusahaan sedikit, Kamu bisa memilih neraca skontro.

Membaca format neraca keuangan bekerjsama cukup mudah, Kamu juga harus mengetahui beberapa kompnen yang ada. Jika tidak, maka Kamu akan kesusahan membaca neraca keuangan. Di samping itu, format neraca keuangan yang dibentuk pun harus benar semoga lebih gampang dibaca.

Tips Membaca Neraca Keuangan

Di barah ini ada beberapa poin penting dalam cara membaca neraca keuangan dan menyusunnya, selaku berikut :

1. Saldo Akhir Harus Seimbang

Sebelum membaca laporan neraca keuangan, cek keakuratan perhitungan dalam neraca keuangan apalagi dulu. Kamu harus tahu bahwa sebuah neraca keuangan, umumnya pada samping kiri digunakan untuk menghidangkan laporan aktiva, sedangkan di samping kanannya untuk modal dan kewajiban.

Baca Juga:   Cara Nonton Youtube Sambil Buka Aplikasi Lain Di Komputer

Di samping kiri, seluruh akun yang berafiliasi dengan aktiva entah itu aktiva tetap dan aktiva tanpa hambatan harus dipisahkan. Tujuannya untuk mengenali jumlah masing-masing. Sedangkan di samping kanan semua akun berhubungan dengan modal dan kewajiban, dapat dilihat berdasarkan neraca lajur. Sehingga, seharusnya saldo tamat pada neraca keuangan seimbang.

Oleh karena itu, pastikan jumlah sisi kanan dan sisi kiri neraca keuangan nominalnya sebanding atau balance. Namun kalau ternyata ada perbedaan, sebaiknya cek kembali. Sebab bisa jadi ada kesalahan pencatatan.

2. Membandingkan Piutang Usaha dan Utang Usaha

Kamu harus memperhatikan antara utang dan piutang saat membaca neraca keuangan. Sebab hal tersebut nantinya kuat terhadap arus kas dalam jangka pendek. Jika Kamu memiliki piutang lebih besar dibandingkan utang, maka semestinya bayar utang lebih banyak, dibandingkan dengan mendapatkan uang berdasarkan hasil kredit.

Perhatikan pula kedua akunnya, alasannya melaksanakan penagihan pada pelanggan biasanya memerlukan Kerjasama efektif antara akuntansi dan bagian pemasaran.

3. Memperhatikan Saldo Kas

Kas tergolong asset paling cair, yaitu Kamu mampu memakainya pribadi untuk melaksanakan pembelian apa saja. Ketika memulai suatu perjuangan, hal yang harus Kamu kerjakan pertama kali adalah membiayai perjuangan serta mengontrol kas masuk dan keluar.

Maka dari itu, Kamu harus selalu melakukan pengawasan pada perubahan kas untuk setiap komponen asset yang tersaji dalam neraca keuangan.

4. Memperhatikan Saldo Persediaan

Kamu juga harus menganalisa persediaan barang, sebagai asset penting pada operasional perusahaan, entah itu secara manual maupun dengan aplikasi. Meningkatkan perputaran stok barang pada sebuah perjuangan merupakan tantangan bagi sebuah bisnis.

Kamu mampu melakukan perkiraan rasio perputaran stok barang dengan efektif. Caranya yakni menghitung perbandingan jumlah persediaan dan penjualannya. Jika rasio perputaran stok barang usaha menurun, Kamu harus menghemat persediaan.

5. Mengecek Saldo Pinjaman di Akun Kewajiban

Cara membaca neraca keuangan selanjutnya yaitu menganalisa utang jangka Panjang dan utang jangka pendek. Biasanya saldo utang jangka Panjang berupa pemberian bank, sedangkan utang jangka pendek berbentukutang bunga.

Baca Juga:   Cara Membaca Test Pack

Kamu juga harus perhatikan saldo simpulan pada setiap akun. Jika saldo sumbangan (utang) lebih besar dibandingkan saldo kas, maka usaha Kamu kemungkinan ada dalam kondisi sulit. Ini yaitu cara yang paling efektif untuk mengevaluasi jumlah duit yang Kamu pinjam di bank.

Laporan neraca keuangan yaitu laporan yang berhubungan dengan keuangan. Oleh risikonya dalam pengolahan, pengerjaan dan cara membaca neraca keuangan sendiri mesti rincian dan lengkap. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan dalam pencatatan yang bisa menjadikan terjadinya kesalahan pembacaan.

Jika ada kesalahan dalam pengerjaan atau pembacaan laporan neraca keuangan, maka data laporan yang tersaji tak sesuai data keuangan perusahaanmu yang sebetulnya. Tentu saja hal ini bisa mengakibatkan kerugian cukup besar pada perusahaanmu.