May 23, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Membaca Oximeter

Cara Membaca Oximeter 200x112 - Cara Membaca Oximeter

Pulse Oximeter ialah suatu alat yang cara pemasangannya di kaki, jari tangan maupun daun telinga. Kegunaan alat ini tak lain untuk mengetahui jumlah kadar oksigen yang ada dalam darah. Alat ini termasuk cara yang paling gampang untuk mengenali tanda peringatan pada kondisi jantung atau paru-paru kronis. Sebelum mengenali cara membaca oximeter, ada beberapa hal terkait penggunaan oximeter yang harus Kamu pahami apalagi dulu.

Tips Sebelum Memakai Pulse Oximeter

Sebelum melakukan pengukuran jumlah oksigen menggunakan oximeter, ada beberapa tips yang mesti Kamu ketahui terkait penggunaan oximeter itu sendiri. Berikut diantaranya :

1. Ketahui Hubungan Oksigen dengan Darah

Saat kita bernafas, maka oksigen akan dihembuskan menuju paru-paru, untuk dialirkan menuju darah. Kebanyakan oksigen akan menempel dalam hemoglobin. Adapun hemoglobin sendiri yaitu protein yang berada di dalam eritrosit atau sel darah merah, dan bertugas membuatkan oksigen sampai ke seluruh tubuh. Karena itulah badan kita akan mendapatkan asupan nutrisi dan oksigen yang diharapkan oleh badan.

2. Kenapa Prosedur Pulse Oximeter dikerjakan

Oximeter berfungsi untuk menghitung jumlah oksigen yang terdapat dalam darah. Terkait penggunaan prosedur oximeter sendiri, ada beberapa argumentasi yang mendasarinya. Biasanya oximeter dipakai ketika operasi maupun mekanisme untuk mengatur oksigen embel-embel. Selain itu, oximeter juga bisa dipakai untuk mengenali efektivitas penggunaan obat paru-paru.

Biasanya dokter juga akan merekomendasikan bantuan pulse oximeter ketika Kamu memakai ventilator sebagai alat bantu pernafasan. Atau dikala mengalami sleep apnea, dan mengalami keadaan penyakit berat, seperti jantung, anemia, penyakit paru, dan yang lain.

Baca Juga:   Cara Membaca Whatsapp Yang Telah Dihapus

3. Memahami Cara Kerja Oximeter

Sebelum membicarakan cara membaca oximeter, Kamu mesti tahu cara kerja pulse oximeter terlebih dahulu. Oximeter memanfaatkan sifat dari hemoglobin yang mampu menyerap cahaya serta denyut alami dari anutan darah yang ada di dalam arteri. Tujuannya biar kadar oksigen di dalam tubuh mampu diukur.

  • Alat ini dinamakan juga selaku  probe yang mempunyai sumber cahaya, mikroprosesor dan pendeteksi cahaya. Selain itu juga mampu mengenali perbedaan mana hemoglobin yang kelemahan oksigen dan mana yang tinggi kandungan oksigennya.
  • Di satu bab probe terdapat sumber cahaya yang memiliki dua jenis berlawanan, yakni cahaya inframerah dan merah. Kedua cahaya ini disebarkan lewat jaringan tubuh ke dalam pendeteksi cahaya di segi lain pada probe. Bagian hemoglobin yang tinggi kandungan oksigen akan menyerap cahaya inframerah lebih banyak, sementara yang tidak mengandung oksigen mampu menyerap cahaya berwarna merah.
  • Mikroprosesor di dalam probe akan menghitung perbedaan kandungan oksigen sekaligus mengganti info ke dalam bentuk nilai digital. Dimana nilai ini selanjutnya ditaksir untuk penentuan kadar oksigen yang telah dibawa darah.
  • Pengukuran pada absorpsi cahaya biasanya dibentuk sampai beberapa kali per detiknya. Selanjutnya pengukuran tersebut diproses biar memperlihatkan citra yang baru per 0,5 detik hingga 1 detik.

4. Mengetahui Resiko Penggunaan Oximeter

Resiko yang ditimbulkan balasan penggunaan oximeter sendiri sangat kecil. Ada beberapa hal yang harus Kamu amati berikut ini :

  • Jika menggunakan oximeter dalam waktu usang, biasanya mengakibatkan kerusakan jaringan di bagian yang ditempel oleh probe, mirip telinga dan jari tangan. Terkadang terjadi iritasi kulit saat memakai probe tertentu yang mempunyai perekat.
  • Ada resiko lainnya yang mampu terjadi dan dialami oleh pengguna. Kamu tinggal konsultasikan dengan dokter bila merasa khawatir sebelum pemasangan oximeter.

5. Memilih Oximeter Sesuai Kebutuhan

Pulse oximeter bekerjsama terdiri dari berbagai jenis di pasaran. Namun yang paling bersahabat digunakan ialah pulse oximeter portabel genggam dan ujung jari.

  • Kamu mampu membeli oximeter portabel di beberapa toko, mampu di apotek, toko pengecer besar dan toko online.
  • Biasanya pulse oximeter berbentuk penjepit serta tampaksama dengan penjepit baju. Selain itu, ada juga probe perekat untuk ditempelkan di dahi atau jari.
  • Pemakaian probe pada batita dan belum dewasa harus memakai ukuran yang tepat dan sesuai.
Baca Juga:   Cara Membaca Tensi Digital

6. Pastikan Mengisi Daya Oximeter

Hubungkan oximeter pada stop kontak di dinding atau lantai, bila alat yang Kamu gunakan bukan portabel. Namun kalau memakai oximeter portabel, semestinya isi dulu daya baterainya sebelum digunakan.

Cara Membaca Oximeter

Cara Membaca Oximeter 200x112 - Cara Membaca Oximeter
Membaca Pulse Oximeter

Menggunakan dan Membaca Pulse Oximeter

Setelah mengenali persiapan dan hal-hal yang harus diperhatikan dikala memakai oximeter, berikut panduan cara membaca pulse oximeter dan menggunakannya :

1. Tentukan Penggunaan Probe

Dalam penggunaan probe pada oximeter, pastikan apakah Kamu ingin menggunakannya untuk sekali pengukuran saja atau justru untuk mengecek berkelanjutan. Karena umumnya probe mesti dilepas sehabis pengukuran, lain halnya bila pengukuran berkesinambungan biasanya probe dibiarkan melekat.

2. Hindari Hal-Hal yang Bisa Menyerap Cahaya di Area Pemakaian Oximeter

Selain penggunaan probe, sebaiknya dalam pemakaian pulse oximeter jauhkan benda-benda atau hal-hal yang bisa menyerap cahaya. Contoh, jikalau Kamu ingin memakaikan oximeter di jari, maka penting sekali untuk menghilangkan cat kuku yang mampu menyerap cahaya. Tujuannya untuk menangkal kekeliruan ketika pengukuran.

3. Pastikan Temperatur yang Ditempeli Probe dalam Kondisi Hangat

Temperatur yang hambar mampu menyebabkan sirkulasi darah menjadi tidak tanpa hambatan, sehingga bisa menimbulkan kesalahan pengukuran pada oximter. Oleh alasannya itu, tentukan suhu daun pendengaran, jari tangan maupun dahi sama seperti suhu ruangan. Kalaupun tidak, setidaknya suhunya sama mirip temperatur ruangan maupun lebih hangat sedikit sebelum pengukuran dengan oximeter dikerjakan.

4. Pastikan Suhu Ruangan Tidak Terlalu Terang

Agar cara membaca oximeter mampu dikerjakan secara akurat, tentukan keadaan cahaya di ruangan yang dikerjakan pengukuran oximeter tidak terlampau terang. Karena hal tersebut mampu membutakan sensor pda oximeter, hasilnya menciptakan pengukuran menjadi tidak akurat.

5. Membersihkan Kedua Tangan

Pastikan untuk mencuci kedua tangan terlebih dulu, untuk mengurangi transmisi mikroorganisme serta sekresi tubuh.

6. Menempelkan Probe

Biasanya probe ditempelkan di jari tangan. Kemudian nyalakan oximeter dan ikuti panduan berikut :

  • Kamu bisa menempelkan probe oximeter di dahi dan daun indera pendengaran.
  • Jika menempelkan probe di jari, tangan semestinya selalu diletakkan di atas jantung atau dada. Cara ini mampu meminimalisir gerakan apapun.
  • Penyebab utama ketidak akuratan pada perkiraan oximeter ialah adanya gerakan berlebih.
Baca Juga:   Cara Bekerja Di Kapal Pesiar

7. Membaca Hasil Pengukuran Oximeter

Selanjutnya masuk ke langkah cara membaca oximeter. Biasanya kadar denyut jantung dan kepekatan oksigen akan ditampilkan di layar tampilan yang bercahaya dalam detik. Kisaran angka normalnya mulai dari 95%-100%. Apabila kadar oksigen pada pasien menurun hingga kurang dari 85%, semestinya cari dukungan tenaga kesehatan.

8. Simpan Hasil Pengukuran

Kamu mampu mencetak hasil pengukuran dan atau download hasil pengukuran tersebut ke dalam perangkat komputer. Ini dikerjakan bila oximeter yang Kamu pakai memberikan fitur print atau cetak.

Itulah beberapa penggunaan dan cara membaca oximeter dengan benar. Kamu mampu mengurangi terjadinya kekeliruan dikala pembacaan oximeter, dengan memutuskan tidak terdapat gangguan apapun. Jika oximeter yang Kamu gunakan tidak berfungsi baik, sebaiknya hubungi dan konsultasikan ke dokter. Semoga berfaedah!

close