May 18, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Cara Membaca Ukuran Ban Motor - Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Ban tergolong unsur paling penting bagi kendaraan bermotor. Fungsi unsur ini ialah agar motor dapat bergerak dengan maksimal saat menyentuh jalan beraspal. Ban motor umumnya yang dibuat dari bahan karet tebal, yang didalamnya diisi oleh tekanan udara agar mampu berputar dinamis. Saat ingin mengganti ban motor, pastinya Kamu harus tahu ukuran ban motor. Untuk cara membaca ukuran ban motor sebetulnya tidak sulit, asalkan Kamu mengetahui isyarat-arahan yang tertera pada ban itu sendiri.

Seperti kita pahami bahwa ban mempunyai banyak sekali macam ukuran, tipe dan kualitas yang berbeda. Ketika Kamu melaksanakan pembelian ban motor, hal yang harus dikenali pertama kali adalah ukuran pada ban motor itu sendiri. Ini penting tujuannya biar ban motor yang sudah Kamu beli sesuai dengan jenis kendaraan motormu. Ukuran ban biasana ditentukan menurut ukuran velg pada motor.

Tiap-tiap produsen ban, pastinya mencantumkan isyarat yang terletak di samping luar ban motor. Kamu bisa mendengarkancara membaca ukuran ban motor di bawah ini!

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Cara Membaca Ukuran Ban Motor - Cara Membaca Ukuran Ban Motor
Membaca Ukuran Ban Motor

Tutorial Membaca Ukuran Ban Motor

Setiap ban motor mempunyai arahan yang berlainan yang telah dituliskan oleh produsen motor itu sendiri. Berikut tutorial menyaksikan ukuran ban motor untuk setiap tipe motor itu sendiri, diantaranya :

1. Membaca Ukuran Ban Motor Pada Kode Imperial

Sebenarnya tiap produsen ban motor sudah menuliskan ukuran di setiap ban. Akan tetapi, tak sedikit pengguna motor yang belum mengetahui cara membaca ukuran ban motor. Agar tidak salah beli ban motor yang gres, Kamu harus mengerti aba-aba imperial ban motor berikut :

Baca Juga:   Cara Top Up Ovo Melalui Mampu Berdiri Diatas Kaki Sendiri Online Dan Biayanya

Contoh pada kode 3.00-H-17 4PR

  • H, merupakan isyarat batas kecepatan maksimal yang digunakan pada motor.
  • 00, adalah isyarat ukuran lebar pada ban motor menggunakan satuan inchi.
  • 4PR, merupakan petunjuk kekuatan ban. Agar Kamu mampu membacanya, aba-aba ini diubahsuaikan berdasarkan kekuatan dan ply rating atau kain ban. Arti arahan ini juga untuk pemakaian lapisan kain terbuat dari bahan nylon di sebuah carcass. Dimana angka 4 ini diindikasikan kekuatannya sama seperti 4 lapis kain ban dalam proses pembuatannya.
  • 17, ialah petunjuk ukuran diameter rim atau velg yang biasanya dibedakan pada jenis motor matik, belibis, motor trail dan motor sport. Biasanya digunakan pada satuan inchi.

Biasanya aspek ratio pada ban melalui aba-aba imperial ini mempergunakan perbandingan tinggi pada ban motor dengan lebar ban menurut nilai 100%. Adapun yang dimaksud ialah tinggi pada ban motor sama mirip lebar pada ban tersebut.

2. Membaca Ukuran Ban Motor dengan Kode Metric

Cara membaca ukuran ban motor selanjutnya berdasarkan pada arahan metric. Biasanya produsen motor menggunakan isyarat ban metric. Kaprikornus jikalau kau sudah mengerti tentang instruksi imperial pada ban, maka Kamu juga perlu mengetahui arahan metric.

Berikut panduan membaca ukuran pada ban motor menggunakan arahan metric, dengan acuan isyarat 90/90-1767H.

  • Kode 90 pertama memperlihatkan lebar pada ban motor, umumnya memakai standar ukuran milimeter.
  • Sedangkan aba-aba 90 kedua ialah isyarat perbandingan antara lebar dengan tinggi ban. Selain itu, arahan ini juga berarti perbandingan tinggi ban motor yang berukuran 90% dari lebar ban sesungguhnya. Apabila lebar bannya berskala 90 mm, maka dapat dipahami bila tinggi ban tersebut sekitar 81 mm.
  • 67 aba-aba ialah petunjuk optimal pada beban yang disarankan pada kapasitas ban motor tersebut. Dengan kata lain, jika load indeksinya 67, maka ban tersebut mampu memuat maksimal beban seberat 307 kg.
  • 17 yaitu isyarat untuk menentukan ukuran diameter di dalam rim atau velg. Biasanya menggunakan satuan ukuran inchi.
  • H ialah petunjuk batas kecepatan motor yang mampu ditempuh pengendaranya.
Baca Juga:   Cara Memancing Aki Mobil Yang Tekor

Cara Merawat Ban Motor Supaya Tetap Awet

Sebenarnya merawat ban motor bukan sekedar dengan memperbesar angin semata, melainkan juga harus mengamati aspek penting semoga ban tetap dalam kondisi yang prima. Di bawah ini, ada beberapa hal yang mampu Kamu lakukan untuk merawat ban motor, diantaranya :

1. Rajin Membersihkan Ban

Hal yang harus dilaksanakan untuk menjaga supaya ban motor tetap prima dan awet yaitu rutin membersihkan ban. Mudahnya, Kamu bisa membersihkan ban motor bersama-sama dengan mencuci motor. Namun pastikan Kamu membilas setiap sela-sela pada ban dan velg memakai air agar terhindar dari kotoran atau bubuk.

Di samping itu, semestinya usahakan untuk membersihkan beberapa kerikil atau kerikil kecil yang dapat melekat di bagian sela-sela pada lurikan ban.

Sebab tidak menutup kemungkinan watu atau batu kecil kerap kali menempel di dalam lurikan ban motor mampu memiliki potensi menimbulkan motor bocor. Terlebih lagi, jika watu kecil tersebut mempunyai sudut yang tajam. Biasanya keadaan ban yang rutin dibersihkan mampu menjadikannya tetap abadi.

2. Tekanan Angin Pada Ban Harus Sesuai Standar

Kamu juga mesti menentukan tekanan angin pada ban motor sesuai kriteria. Ini yaitu perawatan wajib biar ban motor tidak mudah bocor dan tetap awet. Kamu juga mesti tahu bahwa dengan pengecekan tekanan angin ban berkala , sungguh penting biar Kamu mampu mengetahui keadaan ban motor. Jika ban motor kempes, pribadi tambah angin dan seharusnya tidak memaksakan mengendarai motor saat ban sedang kempes.

Sebab jika tetap memaksakan mengendari motor, mampu meningkatkan kesempatan kebocoran, membuat ban cepat botak bahkan mampu sampai retak.

Di samping itu, sebaiknya jangan berikan tekanan angin yang terlalu tinggi ketika mengisi angin, karena ban mampu menyebabkan resiko pecah hingga meledak. Dengan demikian, dikala pengisian angin, semestinya cek apalagi dulu kondisi ban.

Kamu juga dapat menggunakan gas nitrogen untuk mengubah angin biasa. Sebab nitrogen mempunyai daya tekanan lebih merata ketimbang angin biasa saat memasuki area pada ban.

Baca Juga:   Cara Menyetir Kendaraan Beroda Empat Matic

Sehingga, sudah terperinci permukaan pada luar ban juga menjadi lebih rata dengan tekanan yang fleksibel semoga tidak mudah kempes dan bocor. Meskipun ketika berkendara dalam cuaca panas saat sedang terik sekalipun.

3. Jangan Membawa Beban Berlebihan

Ban motor memang memiliki batas beban maksimal tertentu yang mampu ditahannya. Membawa beban yang berlebihan saat berkendara sampai melampaui batas kapasitasnya, justru mampu membuat permukaan pada ban motor menjadi botak.

Ini wajar karena secara tidak langsung, umumnya tekanan ban ke permukaan jalan lebih tinggi. Oleh risikonya ukiran antara jalan aspal dan ban mengakibatkan permukaan pada ban menjadi gundul.

Sebaiknya sesuaikan antara beban pada motor dengan beban optimal sesuai buku isyarat yang disertakan oleh pabrikannya.

4. Jangan Parkirkan Motor Langsung di Bawah Terik Matahari

Kamu juga harus tahu bila ban yang sering terpapar panas matahari secara pribadi dapat menyebabkan ban tidak awet. Sehingga ban menjadi lebih gampang kempes dan mengalami kebocoran. Hal ini disebabkan oleh suhu panas pada matahari yang secara tidak pribadi memancing angin di dalam ban menjadi memuai. Dampaknya, angin pada ban secara berangsung lebih gampang habis karena memuai.

Ya, itulah cara membaca ukuran ban motor dan perawatan ban motor biar tetap baka dipakai. Selain itu, dengan mengenali ukuran ban motor milikmu, membuatmu menjadi lebih gampang membeli ban motor sesuai spek motormu.