counter create hit

Cara Membuat Kartu Kredit

Bagikan:

Saat ini, sudah banyak orang yang memiliki kartu kredit (credit card). Maklum, dengan mempunyai kartu ini Anda sudah bisa menikmati berbagai akomodasi layanan perbankan mulai dari belanja online mudah, belanja offline tinggal gesek hingga untuk menarik duit ketika memang sedang butuh. 

Namun, untuk membuat kartu ini Anda harus melaksanakan sedikit perjuangan apalagi dulu. Sebab, kartu ini beda dengan kartu ATM yang bisa Anda dapatkan pribadi ketika membuka rekening. Berikut ini cara membuat kartu kredit untuk semua bank:

Cara Membuat Kartu Kredit

1. Pilih bank dan kartu yang tepat

Kini, nyaris semua bank telah merilis kartu kredit mereka. Tidak cuma itu, musim yang ada dikala ini ialah bank melakukan pekerjaan sama dengan pihak ketiga (umumnya e-commerce atau retailer) untuk menyediakan kartu kredit kolaborasi. 

Masing-masing kartu memiliki spesifikasi dan kemudahan masing-masing. Silakan dipilih sesuai dengan level pemasukan Anda dan fasilitas yang Anda inginkan. Kalau perlu, tanyakan kepada customer service bank tentang detail kemudahan dan syarat kartu tersebut supaya Anda mampu mendapatkan keterangan yang lebih terang.

2. Lengkapi persyaratan

Untuk membuat kartu kredit, ada beberapa dokumen dan persyaratan yang harus Anda lengkapi seperti, usia minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun serta harus mempunyai jumlah pemasukan bulanan tertentu dan lain-lain. 

Berikut ini beberapa kriteria umum yang lazimnya selalu diminta oleh pihak bank ketika Anda ingin mengajukan permohonan pembuatan fasilitas ini:

  1. Nasabah berusia 21-65 tahun. 
  2. Fotokopi kartu identitas seperti KTP, SIM atau paspor.
  3. Slip gaji bagi karyawan dan profesional.
  4. Fotokopi tagihan selama 3 bulan terakhir bila sebelumnya sudah pernah memiliki kartu kredit.
  5. Fotokopi rekening koran bagi usahawan.
  6. Fotokopi TDP dan SIUP bagi pebisnis.
  7. Fotokopi surat keterangan izin praktik untuk professional.
Baca Juga:   Apa Itu Carding?

Dokumen-dokumen tersebut diharapkan sebab pastinya bank ingin yang memakai kartu kredit ialah betul-betul orang yang berkapabilitas. Maka dari itu, Anda tetap harus menyiapkan dokumen-dokumen tersebut meskipun Anda membuat akomodasi ini secara online.

3. Isi Formulir

Langkah selanjutnya ialah Anda harus mengisi formulir yang disediakan dengan jujur. Hal ini alasannya adalah pihak bank akan memeriksa formulir tersebut dan melakukan verifikasi data Anda sehingga kalau Anda tidak mengisi formulir dengan jujur, mampu-mampu proses pengajuan kartu kredit Anda akan gagal. 

Setelah Anda memastikan bahwa formulir tersebut sudah diisi dengan benar, pastikan Anda membaca syarat dan ketentuan perjanjian dengan teliti semoga saat ada hal-hal yang tidak dikehendaki terjadi, Anda tidak bisa dirugikan oleh pihak manapun. 

Formulir ini akan Anda dapatkan baik ketika Anda membuat kartu kredit secara online melalui aplikasi atau internet banking, maupun kalau Anda menjadikannya secara offline melalui customer service

4. Tunggu proses verifikasi

Berbeda dengan proses pembuatan kartu ATM yang mampu langsung jadi ketika Anda telah tamat mengisi formulir, untuk menciptakan kartu ini pihak bank akan memeriksa dokumen dan formulir yang Anda isi apalagi dulu selama beberapa hari sebelum alhasil memutuskan untuk mendapatkan atau menolak permintaan pengerjaan kartu kredit Anda. 

Biasanya, proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 14 hari kerja. Jika proses final, pihak bank akan secepatnya menghubungi Anda. Kaprikornus, pastikan Anda telah menuliskan nomor handphone serta alamat rumah Anda dengan benar. 

5. Segera aktivasi kartu kredit Anda

Segeralah mengaktifkan kartu kredit sehabis mendapatkannya. Biasanya pihak bank menunjukkan waktu 3 sampai 6 bulan bagi nasabah untuk mengaktivasi kartu kredit mereka. 

Apabila dalam waktu tersebut si nasabah belum juga mengaktifkannya, maka kartu kredit tersebut akan diblokir secara permanen sehingga untuk mengaktifkannya kembali, Anda perlu mengajukan permintaan pembuatan kartu gres dari awal lagi. 

Syarat Membuat Kartu Kredit Di Beberapa Bank Bank

Apabila dalam sub bagian sebelumnya Anda sudah tahu dokumen dan syarat apa saja yang diperlukan untuk membuat kartu ini secara biasa , maka berikut ini syarat menciptakan akomodasi ini di beberapa bank:

Baca Juga:   Cara Download Game Psp

1. Bank BRI

  1. Unduh formulir pengajuan di kartukredit.bri.co.id
  2. Cetak formulir tersebut kemudian isi dengan baik dan benar (tergolong memperlihatkan tanda tangan lembap). 
  3. Serahkan formulir tersebut beserta dokumen-dokumen prasyarat ke kantor cabang BRI terdekat. 

2. Bank BCA

  1. Gaji minimal 3 juta per bulan.
  2. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM untuk WNI dan KITAS untuk WNA).
  3. Surat keterangan penghasilan untuk WNA dan karyawan.
  4. Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir untuk pengusaha, profesional dan Ibu rumah tangga.
  5. Fotokopi surat izin praktik/profesi untuk profesional.
  6. Fotokopi SIUP dan TDP untuk pebisnis.
  7. Fotokopi tagihan untuk calon nasabah yang sudah pernah punya fasilitas ini sebelumnya.
  8. Fotokopi NPWP khusus WNI.

3. Bank Mandiri

  1. Formulir pengajuan pengerjaan kartu kredit yang sudah diisi lengkap.
  2. KTP, SIM atau paspor asli serta fotokopiannya.
  3. Slip gaji.
  4. NPWP.
  5. Buku simpanan Mandiri (khusus untuk nasabah tabungan Bank Mandiri).
  6. Usia minimal 21 tahun dan honor minimal 3 juta per bulan. 

4. Bank BNI

  1. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM).
  2. Fotokopi slip honor, SPT atau bukti penghasilan lainnya.
  3. Fotokopi SIUP dan TDP untuk pengusaha.
  4. Fotokopi surat izin praktik/profesi untuk profesional.
  5. Nomor kartu kredit bank lain jika sebelumnya sudah punya.
  6. NPWP.

5. Bank CIMB Niaga

  1. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM untuk WNI dan KITAS untuk WNA).
  2. Fotokopi slip honor, SPT atau bukti penghasilan lainnya.
  3. Fotokopi rekening koran untuk pebisnis dan profesional.
  4. Fotokopi surat izin praktik/profesi untuk profesional.
  5. Fotokopi SIUP dan TDP untuk usahawan.
  6. Jaminan personal atau perusahaan khusus untuk ekspatriat.
  7. NPWP. 

6. OCBC NISP

  1. Rentang usia 21-65 tahun.
  2. Pendapatan minimum 5 juta rupiah.
  3. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM untuk WNI dan KITAS untuk WNA).
  4. Fotokopi slip honor, SPT atau bukti penghasilan yang lain.
  5. Fotokopi buku tabungan untuk pengusaha dan profesional.
  6. Fotokopi SIUP dan TDP untuk pebisnis.

7. BII Maybank

  1. Rentang usia 21-65 tahun.
  2. Pendapatan minimum 3 juta rupiah.
  3. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM untuk WNI dan KITAS untuk WNA).
  4. Fotokopi slip honor, SPT atau bukti penghasilan yang lain.
  5. Fotokopi buku simpanan untuk pengusaha dan profesional.
  6. Fotokopi surat izin praktik/profesi untuk profesional.
  7. Fotokopi SIUP dan TDP untuk usahawan.
  8. NPWP.
Baca Juga:   Cara Edit Foto Ada Air Hujan Di Ponsel Pintar Android

8. Bank BTN

  1. Rentang usia 21-65 tahun.
  2. Pendapatan minimum 4 juta rupiah.
  3. Fotokopi kartu identitas (KTP/Paspor/SIM untuk WNI dan KITAS untuk WNA).
  4. Fotokopi slip gaji, SPT atau bukti penghasilan lainnya.
  5. Fotokopi buku simpanan untuk pebisnis.
  6. Fotokopi surat izin praktik/profesi untuk profesional.
  7. Fotokopi SIUP dan TDP untuk pebisnis.


Bagikan:
close