May 22, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Menanam Cabe Hidroponik

Cara Menanam Cabe Hidroponik 200x112 - Cara Menanam Cabe Hidroponik

Cara menanam cabe hidroponik yaitu sistem yang mampu dijalankan bagi Kamu yang ingin menanam cabe tapi tidak mempunyai lahan tanam yang luas. Cabe sendiri tergolong salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan akibatnya. Karena di Indonesia sendiri kebanyakan bumbu kuliner memakai cabai selaku suplemen rasa dan menunjukkan sensasi rasa pedas.

Dengan meningkatnya permintaan dan konsumsi cabai membuat banyak orang membudidayakan cabai. Hal ini dilakukan selain karena harga jualnya sangat bagus juga menguntungkan sebab dapat dijadikan sebagai agrobisnis. Tapi sayangnya alasannya minimnya informasi cara menanam cabai hidroponik, tidak sedikit petani yang hasilnya mesti menelan kegagalan.

Tapi kini tak usah cemas, sebab Kamu akan mendapatkan gosip lengkap terkait cara menanam cabai hidroponik dengan mudah, yang hendak Kami bagikan di bawah ini. Cabe dapat ditanam memakai metode hidroponik, ini yaitu solusi terbaik bagi Kamu yang memiliki lahan terbatas. Sebab dalam metode hidroponik sendiri media tanamnya bisa dibentuk bertingkat, jadi Kamu mampu menanam cabai dalam jumlah besar walaupun di lahan yang terbatas.

Cara Menanam Cabe Hidroponik

Cara Menanam Cabe Hidroponik 200x112 - Cara Menanam Cabe Hidroponik
Tutorial Menanam Cabe Hidroponik

Menanam Cabe Hidroponik Praktis

Ada beberapa tahapan cara menanam cabai hidroponik yang harus Kamu amati dan praktekkan dengan mudah di bawah ini :

1. Memilih Bibit yang Akan Ditanam

Langkah pertama dan terpenting dalam cara menanam cabai hidroponik adalah menentukan bibit cabe yang ingin ditanam. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu varietas cabai yang akan Kamu tanam. Seperti cabe lokal, cabe hybrida atau yang yang lain sebagai pilihan yang bisa Kamu pilih tergantung kebutuhan. Pada cabai lokal umumnya kita mampu menjumpainya di tempat Rembang, Kudus dan di Sumatera Utara. Sementara untuk cabe hybrida sendiri biasanya diimpor dari Taiwan dan Thailand.

Apabila dilihat dari sisi perawatannya, cabe setempat memperlihatkan proses penanaman yang lebih gampang ketimbang cabe impor atau hybrida. Akan tetapi, jikalau menyaksikan produktivitasnya sendiri, cabai impor atau hybrida lebih unggul dibandingkan cabe lokal.

Baca Juga:   Cara Menanam Biji Alpukat

2. Proses Penyemaian Bibit Cabe

Jika ingin membudidayakan cabe sebab ingin menjajal -coba atau alasannya adalah kegemaran, Kamu mampu manfaatkan cabe di dapur selaku bibitnya. Sebenarnya caranya sungguh mudah, tinggal pilih cabe matang atau yang telah tua yang warna merahnya merata lalu belah dan Kamu mampu mengambil isinya. Sesudah itu, jemur biji cabai hingga kering, kurang lebih selama 2 hari dan semai di media tanam.

Namun bila niatmu mengikuti cara menanam cabai hidroponik ini untuk usaha atau dijalankan secara berkala, seharusnya beli bibit sesuai jenisnya. Pilihlah benih berkualitas terbaik, semoga Kamu mampu menerima hasil produksi yang membuat puas. Mengingat pemilihan bibit cabe ini merupakan aspek keberhasilan dalam menanam cabai.

Selain itu, perlu diketahui bahwa menanam cabai menggunakan metode hidroponik tak bisa memakai benih secara langsung. Melainkan mesti disemai apalagi dahulu, semoga benih lebih irit kawasan serta mampu berkembang baik. Adapun tujuan lainnya supaya bisa menyeleksi bibit yang ditanam, selanjutnya Kamu akan mendapatkan benih yang berkualitas. Mengingat tak semua benih cabe yang disemai bisa tumbuh semua. Kamu mampu melihatnya di dalam bungkus bibit, biasanya ada gosip daya kecambah dengan kisaran sekurang-kurangnya80-90%.

Lokasi pembibitan atau persemaian biasanya menggunakan tray semai, kotak kayu atau baki. Lakukan penyemaian benih di daerah persemaian yang sudah disediakan kemudian pakai campuran cocopeat, sekam bakar dan pasir untuk dijadikan media tanmanya. Pakai rasio perbandingan 1:1:1 lalu basahi memakai air secukupnya. Silahkan sebar benihnya dan tutup menggunakan media tanam.

Silahkan beri jarak untuk menebar benih sekitar 2-3 benih jika menggunakan tray semai. Tujuannya biar pertumbuhan cabai tak terlalu berdempetan, alasannya bisa mengusik proses pertumbuhannya. Lakukan perawatan secara rutin dengan menyirami bibit setiap hari. Pastikan bibit mendapatkan kecukupan sinar matahari semoga tidak kutilang. Sesudah usia bibit meraih 7-10 hari, maka Kamu mampu memindahkannya ke media tanam.

3. Persiapkan Media Hidroponik

Cara menanam cabai hidroponik berikutnya pastinya harus merencanakan media tanam hidroponik. Kaprikornus saat Kamu menunggu waktu proses penyemaian, sebaiknya rencanakan tata cara atua daerah yang mau digunakan untuk melakukan budidaya cabai memakai metode hidroponik.

Baca Juga:   Cara Update Saldo BRIZZI di HP Android

Adapun media tanam yang dipakai yakni dari adonan arang sekam dan cocopea. Melalui rasio 1:1 lalu campur sampai merata, lalu simpan di area hidroponik mirip cuilan pipa atau botol aqua. Sekam bakar atau cocogrow mampu diperoleh dengan mudah di toko online atau di daerahmu.

Jangan lupa berikan sumbu biar nutrisi mampu terserap serta mampu membasahi akar dan media tanam. Kamu mampu menggunakan kain flanel, dengan daya serap tinggi kalau dibandingkan material yang lain. Tujuannya biar asupan nutrisi mampu berlangsung secara optimal.

4. Proses Penanaman Cabe Dengan Hidroponik

Jika bibit cabe sudah memasuki usia 7-10 hari, maka Kamu sudah bisa memindahkannya ke dalam media tanam. Adapun ciri-ciri benih yang telah siap dipindah adalah emiliki akar lebat dan daun 4. Ketika mencabut bibitnya, lakukan secara perlahan dan siram apalagi dulu dengan air sampai basah. Ini maksudnya untuk memudahkanmu mencabut bibit, semoga batangnya tidak patah dan akarnya tidak rusak.

Selain itu, Kamu juga dapat memindahkan bibit cabai dengan cara menyertakan media tanamnya sedikit. Lalu rendam dan goyangkan agar media tanamnya menjadi rontok. Kemudian tanam bibit ke botol atau daerah hidroponik yang telah disediakan. Tambahkan pula nutrisi hidroponik agar tumbuhan menjadi tumbuh subur.

Silahkan tempatkan benih cabe yang sudah dipindah ke kawasan yang terkena sinar matahari semoga berkembang maksimal. Sebaiknya pindah benih untuk ditanam di pagi atau sore hari.

5. Pemilihan Nutrisi Pada Cabe Hidroponik

Cara menanam cabai hidroponik selanjutnya ialah memilih nutrisi untuk cabai hidroponik. Kita tahu bahwa menanam dengan sistem hidroponik, pastinya memakai media tanam yang komponen haranya sedikit. Hal tersebut bermaksud untuk membuat lebih mudah semoga Kamu dapat mengontrol zat hara sekaligus menangkal hama penyakit yang terdapat di dalam tanah. Selain itu, zat hara ini sungguh diperlukan flora untuk pertumbuhan. Oleh alasannya itu, Kamu memerlukan perhiasan nutrisi.

pakai AB Mix khusus flora buah dan sayuran hidroponik. Tambahkan nutrisi berkala sesuai takaran. Untuk tumbuhan cabai, tambahkan nutrisi sekitar 1400-1800 ppm. Tambahkan nutrisi secara bertahap sesuai usia tanamannya, makin besar tanamannya maka tambahan nutrisi yang Kamu berikan lebih banyak.

Baca Juga:   Cara Menanam Bawang Bombay

Selain itu, Kamu juga mampu menggunakan rasio 1:5:5, untuk 1 liter air yang diaduk oleh 5 ml stol A serta 5 m untuk stok B dengan menciptakan sebanyak 1400 ppm. Hal paling penting untuk menentukan air selaku pelarut nutrisi yaitu air sumur atau air buangan AC.

Melalui 5 tahapan cara menanam cabai hidroponik di atas dengan benar, Kamu mampu mendapatkan hasil buatan yang unggul. Tapi pastinya mesti diimbangi dengan perawatan tumbuhan cabai dengan baik. Biasanya perawatannya meliputi proses pengontrolan nutrisi, menangani dan menangkal hama dan memeriksa kadar asam pada media tanah.

 

 

close