May 17, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Menanam Cabe

Cara Menanam Cabai 200x112 - Cara Menanam Cabe

Cara menanam cabe mampu dibilang cukup menantang. Karena dikala harga pasaran cabe sedang tinggi, komoditas cabai bisa menguntungkan. Sementara itu, bila harga pasaran anjok, budidaya cabe juga mampu sungguh merugikan. Walaupun demikian, biasanya ada beberapa aspek yang juga menghipnotis hal tersebut.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali macam varietas cabe yang kerap dibudidayakan, diantaranya cabe besar, cabe rawit dan cabe keriting. Diantara ketiga jenis tersebut, ada cabe yang berwarna hijau dan ada pula yang berwarna merah.

Faktor yang Berpengaruh Pada Produktifitas Cabai

Seperti yang telah kita singgung di atas, sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi produktifitas tumbuhan cabai itu sendiri, diantaranya :

1. Cuaca

Cabe lazimnya akan berkembang baik di area lingkungan dengan tingkat curah hujan sekitar 800-2000 mm setiap tahunnya. Sedangkan kelembaban udara paling tepat untuk tanaman ini yakni 80%.

2. Suhu Optimal

Tanaman cabai juga mampu tumbuh baik apabila ada di lingkungan dengan kisaran suhu 24-28oC. Temperatur tersebut ialah temperatur yang ideal untuk kemajuan cabai sampai mampu menciptakan buah. Sedangkan kalau di kawasan yang suhunya terlalu cuek, misalnya di bawah suhu 15oC maka pertumbuhannya mampu bermasalah. Hal ini juga berlaku jika cabai ditanam di area panas yang suhunya mencapai lebih dari 32oC.

Ketika menanam flora cabe di demam isu panas atau kemarau, tentukan cabai mendapat kecukupan air secara optimal. Sebab cabe biasanya sungguh mudah mengalami kekeringan bahkan hingga mengalami layu.

3. Intensitas Cahaya Matahari

Cabai yakni flora yang memerlukan cahaya matahari optimal dalam sehari di sepanjang tahunnya. Setidaknya, tumbuhan ini membutuhkan sinar matahari sampai sehari penuh penuh, selama 7-8 jam. Tak jauh berlainan dari syarat intensitas sinar matahari dalam cara menanam bunga matahari.

Baca Juga:   Cara Masuk Fyp Tiktok Android

4. Tingkat Keasaman Tanah

Sebaiknya tanaman cabai ditanam di media tanah dengan pH netral, yaitu sekitar 6,5-7. Jika tanah yang Kamu pakai untuk media tanam cabai terlalu asam, biasanya daun cabe akan berwarna pucat dan tidak segar. Sehingga, tanaman cabe pun akan lebih mudah terjangkit hama berbentukvirus. Di samping itu, tingkat keasaman tanah yang tinggi membuat tanaman ini akan lebih gampang diserang gulma bahkan rumput ilalang.

Cara Menanam Cabai

Cara Menanam Cabai 200x112 - Cara Menanam Cabe
Panduan Menanam Cabai

Panduan Menanam Cabai

Setelah mengenali aspek yang mempengaruhi perkembangan tumbuhan cabe di atas, kita mampu langsung memulai cara menanam cabe dengan  benar. Ada beberapa langkah yang bisa Kamu ikuti untuk menanam tumbuhan cabe berikut ini :

1. Memilih Bibit

Di pasaran sendiri ada banyak varietas cabai yang mampu dipilih untuk dijadikan bibit. Pemilihan bibit jenis cabai tentu saja mampu diadaptasi keperluan. Jika Kmau penyuka sensasi pedas, seharusnya pilih bibit cabai rawit. Untuk cabe rawit sendiri misalnya, Kamu bisa menggunakan bibit dari cabe setempat. Sedangkan varietas yang lain, bisa diseleksi menggunakan bibit cabai hibrida atau setempat.

Jika memakai benih dari hasil pembenihan yang dijalankan sendiri, Kamu semestinya memilih biji atau bibit dari cabe matang. Cabai yang telah matang tepat yaitu cabai yang warnanya merah merata secara keseluruhan. Alangkah baiknya pilih bibit cabai dari hasil panen yang keempat sampai keenam.

2. Proses Penyemaian

Cara menanam cabe selanjutnya adalah sesudah Kamu memilih cabe yang berkualitas, tentukan melakukan proses penyemaian terlebih dahulu di media tanam. Sebenarnya ada 2 cara yang dapat digunakan untuk penyemaian, diantaranya menggunakan sistem tebar bedenga tau polybag.

Pada benih cabai yang terlalu usang, benih sebaiknya direndam lebih dulu menggunakan air hangat dengan disertakan oleh ZPT. Di samping menggunakan ZPT produksi atau kimia, Kamu juga mampu memakai bawang merah untuk penggantinya. Karena pada bawang merah terdapat kandungan ZPT alami untuk merangsang perkembangan pada akar flora.

Saat bibit direndam, sebaiknya pisahkan bibit yang mengapung tadi dengan bibit yang karam. Biasanya bibit cabai yang mengapung tak akan mampu tumbuh. Karena itu, semestinya pilih bibit cabai yang tenggelam. Kamu bisa merendam bibit cabai dalam waktu yang lama karena bibit lebih susah tumbuh pribadi pada media tanam.

Baca Juga:   Cara Cek Iphone Ori

Maka dari itu, mesti dikerjakan perendaman terlebih dulu supaya mempercepat proses perkecambahan. Sedangkan pad abibit gres, Kamu dapat menyemainya secara langsung. Proses penyemaian sendiri dijalankan dengan cara memasukkan biji pada kedalaman 0,5 cm ke tanah. Lalu tutup menggunakan media tanam, baik dari sekam atau tanah. Media persemaian dapat memakai adonan tanah dengan arang sekam atau kompos.

Kamu mampu menggunakan rasio perbandingan 2:1:1. Apabila tidak menggunakan arang sekam, pakai tanah yang dicampur kompos lewat rasio 1:1.

3. Proses Pengolahan Tanah

Bagi yang menanam pribadi di atas tanah, pakai lahan yang tanahnya mempunyai tingkat porositas baik dan tanah gembur. Metode penanaman cabe langsung di atas tanah diawali dengan cara merencanakan tanah semoga bisa ditanami oleh cabai. Kamu hanya perlu mencangkul tanah sampai kedalaman sekitar 20-40 cm. Sebaiknya singkirkan akar flora lain, gulma, atau kerikil yang ada di sekitar lahan.

Buat bedengan memakai cangkul dengan ketinggian 30-40cm, lalu buat bedengan lewat jarak antara tiap bedengan dengan lebar 60cm. Sementara panjang maksimal bedengan yakni 15 meter. Lalu buat drainase atau pembuangan air yang bagus supaya tanaman tak tergenang air. Karena flora yang tergenang akan lebih mudah membusuk.

Supaya tanah menjadi lebih subur, campurkan tanah bareng pupuk sangkar pada tiap bedengan dengan merata. Kamu juga dapat menyertakan adonan tanah dengan KCL 200 kg/ha dan pupuk urea 350 kg/ha selain penambahan pupuk kandang.

4. Proses Menanam Cabai

Cara menanam cabe berikutnya sehabis melewati proses penyemaian yakni dengan memakai bibit cabai yang sudah disemai sekitar 25-30 hari lamanya. Adapun waktu ideal penanaman seharusnya di sore hari. Tujuannya semoga tanaman cabe tidak gampang layu bila ditanam pada pagi hari, alasannya pada pagi hari tumbuhan akan terkena cahaya matahari secara eksklusif.

Untuk hasil optimal, Kamu mampu menerapkan mulsa plastik perak berwarna hitam di bagian atas bedengan. Adapun maksudnya adalah menangkal abrasi terjadi pada bedengan. Di samping itu, tujuan yang lain yakni mampu mempertahankan kelembaban dan mengatur gulma.

Baca Juga:   Cara Memindahkan Foto Dari Laptop Ke Hp

Di setiap bedengan, Kamu bisa menciptakan lubang untuk tanam sekitar 2 baris. Silahkan buat jarak di setiap lubang, sekitar 60-70 cm. Sebaiknya lubang tanam dibuat zig-zag atau tidak sejajar.

5. Proses Panen Cabai

Cara menanam cabe terakhir ialah proses panen cabai. Panen cabe sendiri umumnya tegrantung dari varietas cabe yang ditanam. Untuk cabe merah, Kamu sudah mampu memanen buahnya sehabis usianya meraih 75-85 hari. Ketika memanen, Kamu mampu melakukannya hingga 2-5 hari sekali. Adapun dalam pemanenan cabe, semestinya buah yang dipetik hingga ke tangkai semoga usia penyimpanannya kian lama.

Ya, itulah 5 tahapan cara menanam cabe dengan benar yang mesti Kamu ketahui. Berdasarkan tahapan proses di atas, budidaya cabai memang tidaklah gampang. Namun tak ada salahnya jikalau Kamu mencobanya, alasannya adalah membudidayakan tanaman ini tidak akan rugi jika Kamu sungguh-sungguh bisa mengelolanya dengan baik!