May 23, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Mengelola Izin Impor

Cara Mengurus Izin Impor 200x112 - Cara Mengelola Izin Impor

Aktivitas ekspor impor memang tak dapat dipisahkan satu sama lain dalam perekonomian negara. Pada praktiknya sekalipun, kedua acara tersebut mesti sungguh-sungguh diawasi negara. Oleh sebab itu, kita mesti mengetahui cara mengelola izin impor untuk mendapatkan izin impor dari negara.

Dengan mengenali mekanisme pengurusan izin impor, pastinya membuat proses impor barang mampu dilaksanakan dengan mudah. Memahami kesempatan bisnis terkait impor barang saja belum cukup untuk memulai usaha impor itu sendiri.,

Karena perjuangan impor barang memerlukan izin secara khusus biar kegiatan perjuangan tersebut dapat berlangsung dengan tanpa hambatan. Jika Kamu nekat melaksanakan impor tanpa izin, tentu saja kemungkinan besar kegiatan impor mampu terhambat.

Maka dari itu, supaya acara impor produk dari luar dapat berjalan secara legal dan resmi, semestinya pahami dan ketahui apalagi dulu prosedur perizinan impor barang. Kamu mesti mengetahui hal-hal apa yang diperlukan untuk impor barang terkait dengan proses perizinan.

Apa Itu Impor Barang?

Berdasarkan Undang-Undang perihal Kepabeanan, pengertian impor kurang lebih seperti acara memasukkan barang ke wilayah pabean. Adapun maksud dari kawasan pabean ini yakni daerah RI (Republik Indonesia), meliputi wilayah perairan, darat dan udara di atas. Selain itu, ada kawasan-tempat dalam Zona Ekonomi Eksklusif serta landas kontinen di bawah peraturan undang-undang terkait kepabeanan.

Adapun pengertian impor yang lain adalah proses angkutandari sebuah komoditas atau barang yang ada di suatu negara menuju negara lain dengan cara resmi/legak. Biasanya aktivitas ini terjadi dalam proses jual beli. Selain itu, umumnya proses impor meliputi langkah-langkah memasukan komoditas atau barang ke dalam negeri dari negara lain.

Secara garis besar, impor barang lazimnya ada campur tangan bea cukai, baik dari negara peserta maupun pengirim. Aktivitas impor ialah bab penting dalam jual beli internasional, selaku kebalikan dari acara ekspor.

Baca Juga:   Apa Itu Bitcoin Halving, Serta Efeknya

Cara Mengurus Izin Impor

Cara Mengurus Izin Impor 200x112 - Cara Mengelola Izin Impor
Prosedur Mengurus Izin Impor

Izin Impor Barang di Indonesia

Sebelum kita membahas cara mengorganisir izin impor, ada baiknya Kamu mesti tahu dahulu apa saja hal-hal penting yang berkaitan dengan izin impor barang. Lisensi atau izin impor merupakan dokumen yang sudah dikeluarkan pemerintah Indonesia yang membolehkan aktivitas impor produk tertentu ke dalam wilayah Indonesia Pemerintah bisa memperlihatkan batas-batas pada barang yang diimpor maupun jumlah barang impor tersebut.

Biasanya perizinan diberikan oleh pihak pemerintah untuk proses mengimpor barang/produk tertentu. Dengan demikian, selaku importir, tentu saja mesti memiliki izin impor dan menentukan kalau produk impor sudah memenuhi seluruh persyaratan.

Sebelumnya proses pengurusan izin acara impor cuma bisa dijalankan lewat Kemenag saja, namun dikala ini bisa dilaksanakan melalui OSS memakai NIB (Nomor Induk Bersama).

Dimana semua proses lisensi dan perizinan langsung dibawah OSS, sekaligus tergolong pengurusan API beserta NIK untuk izin impor. Lewat sistem OSS, umumnya setiap perusahaan menerima NIB yang juga berlaku selaku NII ( Nomor Identifikasi Importir) untuk perizinan impor. Selain itu juga selaku Nomor Induk Kepabeanan, jika perusahaan tersebut mengorganisir izin impor. Biasanya kurun berlaku dari NIB itu sendiri selama perusahaan tersebut tetap beroperasi.

API (Angka Pengenal Importir) sendiri ialah tanda pengenal untuk importir, entah itu importir perorangan maupun perusahaan yang akan melaksanakan impor biar dapat melaksanakan impor dengan cara resmi. Menurut Menteri Perdagangan, lazimnya API menjadi catatan pada data importir sekaligus menolong pemerintah mencatat acara importasi oleh importir.

Akan tetapi, sebelumnya ada hal yang perlu dipahami apalagi dulu sebelum Kamu membuat API, yakni impor tanpa API. Karena ada beberapa acara impor tertentu yang tidak membutuhkan API ke dalam tolok ukur impornya.

Proses Impor Tanpa API

Berikut ini ada beberapa kegiatan impor tanpa memerlukan API selaku ketentuan dan tolok ukur impor menurut peraturan perundang-seruan. Berikut ini :

  • Produk/barang untuk kegiatan penawaran khusus
  • Barang impor yang bersifat sementara
  • Barang kiriman
  • Impor barang ditujukan untuk keperluan Litbang IPTEK.
  • Peralatan medis atau obat-obatan yang memakai dana pemerintah.
  • Donasi, hibah, kado atau pinjaman yang ditujukan untuk dana sosial, amal, petaka, maupun kepentingan publik lainnya.
  • Produk yang sudah diekspor serta diantarkembali balasan ditolak sesuai dengan jumlah PEB.
  • Barang yang telah diekspor kemudian diantarlagi untuk perbaikan yang jumlahnya sesuai PEB.
  • Barang impor untuk keperluan instansi pemerintah
  • Sampel barang impor yang bukan ditujukan untuk dijual.
  • Barang pindahan.
  • Milik tubuh internasional atau perwakilan negara asing dan pejabatnya yang tengah bertugas di negara Indonesia.
Baca Juga:   Cara Mendapatkan Hp Gratis Di Shopee

Beberapa kegiatan impor di atas tak memerlukan API dalam persyaratannya. Akan tetapi, di sisi lain memiliki API adalah keharusan bagi setiap importir untuk melakukan impor dari luar negeri.

Jenis-Jenis API

Dalam cara mengurus izin impor, Kamu juga mesti tahu jenis-jenis API untuk importor. Karena ada 2 jenis API yang mesti dimengerti, berikut ini :

  • Angka Pengenal Impor Umum atau API-U, yaitu API yang diharapkan untuk kegiatan impor yang bertujuan dijual kembali di negara Indonesia.
  • API-P (Angka Pengenal Importir Produsen), yaitu API untuk kebutuhan impor barang sebagai materi penolong, bahan baku, modal, maupun barang yang lain yang bertujuan membantu proses buatan.

Pembuatan NIB di OSS

Agar dapat menemukan Angka Pengenal Impor (API), pastinya hal yang perlu dilaksanakan yakni dengan membuat NIB (Nomor Induk Berusaha). NIB adalah identitas bagi pelaku usaha tertentu yang mau melaksanakan kegiatan berupaya tergantung dari bidang bisnisnya. Untuk mendapatkan NIB ini, para importir dapat mengurusnya via OSS (Online Single Submission). OSS yakni suatu platform pengerjaan perizinan bisnis terpadu melalui metode satu pintu dengan cara daring.

Ada beberapa patokan pembuatan NIB melalui OSS, diantaranya :

  • Mempersiapkan NIK yang dapat dilihat melalui KTP kemudian menginputnya, ini digunakan untuk membuat nama pengguna atau user-ID. Apabila usahamu berupa suatu tubuh usaha, maka NIK yaitu miliki dari Penanggung Jawab Badan Usahanya.
  • Bagi sebuah usaha berbentuk PT, maupun tubuh perjuangan tertentu yang diresmikan koperasi, yayasan, CV, firma hingga persekutuan perdata, seharusnya tentukan telah disahkan. Biasanya proses akreditasi untuk tubuh perjuangan sendiri di Kemenkumham dapat dilaksanakan lewat AHU online.
  • Apabila perjuangan berupa perumda, perum, maupun tubuh aturan yang lainnya milik negara, rencanakan dasar aturan untuk pembentukan badan tersebut.

Mengurus Izin Impor Pembuatan NIB di OSS

Jika Kamu sudah mempersiapkan kriteria di atas, maka pengerjaan NIB melalui OSS mampu dibentuk dengan cara mengikuti beberapa langkah di bawah :

  • Silahkan kunjungi web oss.go.id/portal.
  • Tekan “daftar/masuk” di hidangan bab atas.
  • Selanjutnya ketuk “daftar” di samping bawah kiri pada kolom password dan username.
  • Kemudian lakukan pengisian data diri menurut kolom yang telah diminta.
  • Jika sudah mendaftar dengan melakukan pengisian data diri, berikutnya aktivasi akun OSS via akun emailmu.
  • Lalu masuk ke web app.oss.go.id/app kembali untuk masuk menggunakan password dan username yang sudah diberikan via email ketika aktivasi akun.
  • Jika sudah sukses masuk, ketuk “perizinan mikro” di sajian samping kiri, lalu tekan opsi “pengajuan gres”.
  • Setelah itu, lengkapi data seperti sektor, nama usaha, sarana, kegiatan dan yang lain.
  • Setelah itu, klik pilihan “simpan data”.
Baca Juga:   Cara Verifikasi No Hp Di Tokopedia

Nah, itulah tahapan-tahapan cara mengurus izin impor yang harus Kamu ketahui, mulai dari pembuatan API sampai mengorganisir NIB di OSS. Semoga berguna!

close