May 20, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Mengkalkulasikan Kpr

Cara Menghitung KPR - Cara Mengkalkulasikan Kpr

Apakah kau sedang mengambil KPR? Apakah kau tahu cara menghitung KPR? Artikel kali ini akan membantumu menjumlah KPR dengan cepat dan mudah.

Apa Itu KPR?

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah ialah produk pembiayaan atau pemberian yang diberikan terhadap pembeli rumah dengan denah pembiayaan hingga dengan persentase tertentu dari harga rumah atau properti. Hingga saat ini KPR di Indonesia masih disediakan oleh perbankan, meskipun telah ada beberapa perusahaan pembiayaan (leasing) yang juga menyalurkan pembiayaan dari forum sekunder pembiayaan perumahan. Dengan KPR, kau tidak harus menyediakan dana sejumlah harga rumah, tetapi cukup menawarkan dana sebesar uang tampang saja dan sisanya dapat diangsur setiap bulan selama rentang waktu KPR. Itulah mengapa banyak orang ingin tahu bagaimana menghitung KPR untuk memiliki rumah idaman.

KPR bisa menjadi penyelesaian jikalau kamu ingin memiliki rumah namun belum mempunyai cukup dana untuk membelinya. Dengan mengambil KPR, kamu mampu mengeluarkan sebagian uangmu selaku duit wajah. Dengan begitu kau mampu mempunyai rumah dan sebagian uang tabungan untuk kebutuhan yang lain. Demi menyiapkan rumah idaman milikmu, tak ada salahnya untuk mengawali berguru cara mengkalkulasikan KPR.

Saat ini, di Indonesia berlaku 2 jenis KPR. Yakni KPR subsidi dan KPR non-subsidi. Sesuai dengan namanya, KPR subsidi merupakan KPR yang diberikan subsidi oleh pemerintah. Bentuk subsidi yang diberikan disini bermacam-macam. Bisa dalam bentuk pengurangan angsuran, pengurangan jumlah duit tampang, maupun subsidi lainnya. Adapun KPR non subsidi yaitu bentuk KPR yang tidak menerima subsidi dari pemerintah.

Syarat Mengajukan KPR

Untuk mampu mengambil KPR, kau tidak perlu galau. Karena syarat untuk mengajukan KPR tidaklah sukar. Untuk mampu menerima KPR, kau perlu mempersiapkan beberapa dokumen berikut :

  • KTP suami atau istri. Bagi kamu yang telah menikah dan ingin mengambil KPR, jangan lupa untuk mempersiapkan KTP salah satu milikmu atau pasanganmu.
  • Kartu Keluarga. Jangan lupa untuk merencanakan kartu keluarga. Sebagai salah satu dokumen penting di Indonesia, kamu tentu memerlukan kartu keluarga untuk mengajukan KPR.
  • Slip Gaji. Untuk kau yang tidak memiliki slip gaji, kamu mampu melampirkan catatan penghasilan atau catatan keuangan bila kamu seorang wiraswasta.
  • NPWP Pribadi dan SPT PPh. Siapkan NPWP pribadimu jikalau KPR yang kamu usikan bernilai lebih dari 100 juta. Jika kamu mengajukan KPR dengan nominal lebih dari 50 juta, kau juga wajib merencanakan SPT PPh.
  • Salinan Sertifikat. Jika kau membeli rumah pada developer, kau harus mempersiapkan salinan sertifikat induk dan atau bagian. Namun, apabila kau membeli rumah pada perorangan, yang perlu kamu siapkan yaitu salinan akta saja.
  • Salinan IMB. Jangan lupa untuk melampirkan salinan dokumen Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB ketika kamu akan mengajukan KPR.
Baca Juga:   Cara Upload Foto Di Instagram

Beberapa syarat di atas bersifat fleksibel tergantung pada bank tempatmu mengambil KPR.

Cara Menghitung KPR

Cara Menghitung KPR - Cara Mengkalkulasikan Kpr
Cara Menghitung KPR

Setelah mengenali beberapa syarat untuk mengajukan KPR, sekarang saatnya untuk kamu mengetahui cara mengkalkulasikan KPR. Untuk bisa menghitung KPR, kamu perlu mengkalkulasikan beberapa bagian penting, adalah :

  • Menghitung uang muka. Uang muka atau Down Payment adalah duit yang mesti kau bayarkan di permulaan pembelian rumah secara kredit.
  • Menghitung biaya provisi. Biaya provisi biasa dikenal di kalangan masyarakat biasa selaku biaya manajemen.
  • Menghitung pajak pembelian rumah. Sebagai warga negara yang baik, kamu juga mesti mengeluarkan uang pajak ketika berbelanja rumah.
  • Menghitung biaya PNPB. Jangan lupa untuk mempersiapkan ongkos ekstra untuk mengorganisir PNPB atau juga balik nama.
  • Menghitung ongkos cicilan. Terakhir, kau bisa menjumlah biaya cicilan KPR mu.

1. Menghitung Uang Muka KPR

Mengapa harus uang paras ? Tentunya alasannya ongkos ini umumdibayar pada awal pembelian rumah. Sesuai peraturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), besaran duit tampang untuk rumah KPR yakni sebesar 15 persen untuk rumah pertama, 20 persen untuk rumah kedua, serta 25 persen untuk rumah ketiga dan seterusnya. Meski begitu, pihak perbankan mampu saja mengenakan uang paras yang lebih rendah. Hal ini alasannya besaran yang ditetapkan oleh BI ialah kriteria optimal, bukan ketentuan baku yang harus dibayarkan.

Rumus yang mampu kamu gunakan untuk menjumlah duit wajah yakni :

Uang muka = uang paras  x harga rumah

Sebagai teladan, kita asumsikan jika rumah yang ingin kau beli seharga Rp800 juta dengan uang paras sebesar 10 persen. Maka, simulasi KPR-nya adalah:

10% x Rp800.000.000 = Rp80.000.000

2. Menghitung Biaya Provisi

Biaya provisi ialah biaya balas jasa yang dikenakan oleh pihak bank atas kesepakatan kredit atau derma yang telah diberikan kepada kau (sebagai debitur). Sebagian orang menganggap ongkos ini sebagai biaya administrasi. Maka dari itu, kau tidak perlu cemas alasannya adalah biaya provisi biasanya cuma sebesar 1 persen dari pokok kredit dan dikenakan sekali di awal pencairan.

Rumus yang mampu kau pakai untuk menjumlah ongkos provisi sendiri yaitu selaku berikut: 

Baca Juga:   Oppo A91 Harga Dan Spesifikasi Lengkap

Biaya provisi = persentase provisi x pokok kredit

Dengan menggunakan data di atas, ongkos provisi yang akan kau bayarkan ialah sebesar :

1% x Rp720.000.000 = Rp 7.200.000 

3. Menghitung Pajak Pembelian Rumah

Setelah mengenali duit tampang, pokok kredit dan biaya provisi, cara menghitung KPR berikutnya adalah mengkalkulasikan pajak pembelian rumah. Namun sebelumnya, ketahui dahulu besaran NJOPTKP yang berlaku di kotamu.Besaran NJOPTKP atau Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak sendiri berlainan-beda di setiap kota. Di Jakarta contohnya, NJOPTKP dikenakan Rp20 juta per wajib pajak. Mari kita asumsikan kamu berada di kota tersebut.

Rumus yang bisa kau pakai untuk menghitung pajak KPR ialah selaku berikut :

Pajak pembeli = besaran pajak x (harga rumah – NJOPTKP)

Jika demikian, maka simulasi KPR-nya selaku berikut:

5% x (Rp800.000.000 – Rp20.000.000) = Rp39.000.000 

4. Menghitung Biaya PNBP

Untukmu yang ingin membeli rumah gres, kau wajib mengeluarkan uang biaya PNBP. Namun, kalau rumah tersebut adalah rumah bekas, maka yang harus kau bayarkan adalah biaya balik nama atas rumah tersebut. PNBP atau Penerimaan Negara Bukan Pajak ialah ongkos yang mesti dibayar dikala kau mengajukan balik nama ke kantor BBN (Bea Balik Nama). Biasanya, ongkos manajemen yang dikenakan sebesar Rp50 ribu. Jika kamu mengeluarkan uang biaya PNBP, maka simulasi KPR-nya mirip berikut: 

Rumus yang bisa kamu gunakan untuk menghitung PNBP adalahs sebagai berikut :

PNBP = (1/1000 x harga rumah) + biaya administrasi

Itu artinya, ongkos PNBP yang kamu bayarkan sebesar :

(1/1000 x Rp800.000.000) + 50.000 = Rp850.000

Adapun rumus yang mampu kau gunakan untuk menghitung biaya balik nama yaitu :

Biaya balik nama = (1% x harga rumah) + besaran ongkos balik nama

Itu berarti biaya balik nama yang harus kau bayarkan ialah sebesar:

(1% x Rp800 juta) + Rp500.000 = Rp8.500.000

5. Menghitung Biaya Cicilan

Cara menjumlah KPR terakhir yang bisa kau kerjakan yaitu dengan mengetahui biaya bunga dan cicilan kredit. Untuk ongkos bunganya, masing-masing bank biasanya memiliki kebijakan yang berbeda. Oleh karena itu, cermatlah dalam memilih bunga bank yang paling sesuai dengan budget. Secara lazim, bunga dukungan dibagi menjadi dua jenis, adalah bunga flat dan bunga efektif. Perbedaannya, bunga flat mempunyai besaran yang sama setiap bulannya sedangkan bunga efektif lebih bersifat fluktuatif.

Baca Juga:   Cara Bagi Kuota Xl

Adapun rumus yang bisa kau pakai untuk mengkalkulasikan ongkos cicilan KPR yaitu selaku berikut:

Total angsuran per bulan = P x (i/12) : (1-(1+(i/12)-t)gmb

P = total tunjangan/plafon

i = suku bunga per tahun

t = tenor/rentang waktu pembayaran.

Demikian adalah artikel perihal cara menjumlah KPR. Semoga berguna.

close