May 23, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Merawat Bunga Matahari

Cara Merawat Bunga Matahari 200x112 - Cara Merawat Bunga Matahari

Jika dilihat secara fisik, bunga matahari tergolong satu dari banyak bunga yang ada di dunia dengan bentuk yang begitu indah, bahkan sudah disukai oleh para kolektor atau pencinta tanaman. Bunga matahari berjulukan ilmiah helianthus annuus ini juga acap kali dijadikan selaku penghias atau dekorasi ruangan rumah. Bagi Kamu yang tertarik menanam bunga matahari, tentu harus tahu cara merawat bunga matahari dengan benar.

Bunga matahari mempunyai mahkota bunga yang begitu menarik dan berwarna kuning sungguh bagus ketika dipandang. Dengan warnanya yang begitu cerah, sangat cocok dijadikan dekorasi yang mampu Kamu letakkan di taman, di halaman depan rumah, hingga di taman belakang rumah.

Tak cuma dilihat dari tampilannya, tanaman bunga matahari pun mempunyai banyak faedah dan Kamu mampu mendapatkannya mulai dari bijinya sampai minyaknya. Dengan warna kuning terperinci pada tanaman bunga matahari, tentu saja menciptakan bunga ini sangat cerah saat diletakkan di tempat tertentu. Selain itu, bunga matahari juga dapat mekar bareng kelopaknya. Jika Kamu ingin menanam bunga matahari dan merawatnya, simak bimbingan cara merawat bunga matahari di bawah ini!

Cara Merawat Bunga Matahari

Cara Merawat Bunga Matahari 200x112 - Cara Merawat Bunga Matahari
Merawat Bunga Matahari

Panduan Merawat Bunga Matahari

Sebenarnya cara merawat bunga matahari tidaklah sukar, asalkan Kamu mengikuti tutorial di bawah ini semoga bunga mataharimu berkembang subur. Berikut ulasannya :

1. Harus Mendapat Asupan Sinar Matahari yang Cukup

Bunga matahari memang membutuhkan asupan cahaya matahari cukup agar dapat berkembang subur. Dengan kata lain, bunga matahari mampu berkembang dengan baik di tempat yang kering atau beriklim hangat. Bahkan semakin hangat temperatur tempat bunga matahari yang ditanam, maka menciptakan bunga matahari pun semakin berkembang besar.

Ini artinya, bila ingin merawat bunga matahari dengan baik, Kamu harus menanamnya di area yang mempunyai banyak paparan sinar matahari secara alami. Tanaman bunga matahari memerlukan sinar matahari mulai dari 6-8 jam per harinya. Makara kau mampu menempatkan tanamna ini di bawah cahaya matahari pribadi.

Baca Juga:   Cara Merawat Kucing Kecil

Pada bunga matahari gampang lazimnya akan menghadap ke timur dnegan sendirinya agar sinar matahari pagi bisa diserap dengan baik. Selain itu, di sore hari mampu melacak pergerakan sinar matahari hingga mengarah ke barat.

2. Pilih Media Tanam yang Tepat

Cara merawat bunga matahari berikutnya yakni Kamu mesti memilih media tanam yang tepat dengan kebutuhan penanaman bunga matahari itu sendiri. Tujuannya yakni guna memenuhi kebutuhan bunga matahari. Mengingat keperluan cahaya matahari pada flora bunga matahari ini cukup banyak, tentu saja Kamu cuma perlu memastikan kecukupan cahaya mataharinya. Makara, pastikan apakah bunga matahari yang ditanam diletakkan di lahan yang mampu menyerap cahaya matahari dengan cukup ataukah tidak.

Kamu harus tahu bahwa setiap jenis tanah memiliki tingkat pH dan keasaman yang berlawanan. Untuk klasifikasi jenis bunga matahari, tingkat pH-nya cukup sedikit, yakni dengan pH sekitar 6-7,5. Meskipun demikian, jika tidak memungkinkan bunga matahari masih mampu tumbuh dimanapun. Namun kalaupun ada tanah yang mempunyai kisaran pH tersebut, akan lebih baik.

Selain itu, opsi yang ideal ialah menentukan tanah subur dan gembur. Tanah gembur ialah tanah yang bertekstur lunak, merupakan hasil pencampuran tanah liat dengan pasir. Biasanya tanah ini sungguh ideal alasannya adalah jenis tanah gembur bisa menunjukkan ruang untuk akar semoga bisa berkembang ke dalam atau keluar.

Apabila Kamu menanam bunga matahari memakai wadah atau pot, Kamu pun mesti menentukan bila Kamu sudah melubangi pot atau wadah yang ingin kamu pakai dengan kedalaman 5cm. Sesudah Kamu melubangi wadah tersebut, berikutnya Kamu dapat menggali tanah 1/2 hingga 1 meter.

Adapun ukuran tersebut diharapkan supaya akar pada bunga matahari nantinya mampu tumbuh dengan ruang yang tersedia. Kemudian, Kamu mampu menempatkan benih bunga tersebut ke dalam lubang, kemudian menutupnyakembali memakai sedikit tanah.

Tak hanya itu saja, Kamu juga mesti menanam flora bunga matahari di tempat yang mempunyai drainase sangat baik. Ini penting sekali, agar bunga tersebut dapat menyerap air lebih banyak, serta akar bunga matahari mampu berkembang lebih leluasa dan panjang.

Baca Juga:   Tarik Tunai Bca Tanpa Kartu, Penyelesaian Saat Kartu Atm Rusak

3. Lakukan Penyiraman Sesuai Kebutuhan

Cara merawat bunga matahari selanjutnya yaitu lakukan penyiraman bunga matahari sesuai keperluan. Bunga matahari membutuhkan penyiraman sesuai pertumbuhannya. Pada tumbuhan yang berbentuk bibit membutuhkan penyiraman setiap hari. Tujuannya supaya kelembaban tanah dapat tersadar dengan baik.

Selain itu, metode penyiraman bunga matahari juga tak asal-asalan. Kamu mesti menyiram bunga matahari di sekitar area akar yang mempunyai jarak 7-10 cm dari bagian batangnya. Melalui penyiraman yang bagus, membuat tanah tetap lembab tetapi tak terlalu berair. Lain halnya dengan yang berbentuk bibit, penyiraman pada bunga yang telah matang bisa dilaksanakan seminggu sekali.

4. Tak Memerlukan Banyak Pupuk

Bunga matahari tak membutuhkan banyak pupuk, terkecuali kalau tanah media penanamannya kelemahan nutrisi. Apabila bunga matahari yang kamu tanam kelemahan nutrisi, maka Kamu mampu menyertakan pupuk kompos di atas tanahnya.

Jangan menunjukkan pupuk pada bunga matahari yang terlalu erat jaraknya dengan bagian dasar atau pangkal tanaman. Pasalnya pemberian pupuk pada media tanah yang telah sehat mampu menghasilkan nitrogen dalam jumlah yang banyak. Alhasil, menciptakan batangnya menjadi cepat patah bahkan telat mekar.

5. Cara Mengatasi Serangan Hama Pada Bunga Matahari

Cara merawat bunga matahari berikutnya yaitu menangani serangan hama dan penyakit pada bunga matahari. Adapun jenis hama yang kadang-kadang menyerang bunga matahari adalah kepik hijau, biasanya hama tersebut menyerang bijinya. Sementara jenis hama kedua adalah wereng, yang dapat menyerang tumbuhan bunga matahari di bagian daun, tetapi kadang-kadang juga di bab bunganya.

Selain itu, hama berikutnya ialah belalang serta ulat bulu, hama jenis ini sering kali menyerang bunga matahari di bab daunnya. Di samping itu, Kamu juga perlu memperhatikan bunga matahari yang ditanamn tidak ada hewan yang dapat merusak tanaman tersebut. Diantaranya mirip tupai, siput, burung atau sejenisnya.

6. Jangan Biarkan Daun Bunga Matahari Menguning

Jika daun bunga matahari berubah warnanya menjadi menguning serta berkurang, kemungkinan tanah di dalam flora tersebut terlalu lembab. Sebab tanah yang sudah tergenang air dapat menimbulkan jamur dan menciptakan tanaman gampang terinfeksi bahkan tak akan menghasilkan bunga kembali. Apabila flora bunga mataharimu menguning, Kamu harus mencampakkan daun tersebut yang telah terinfeksi serta meminimalkan penyiramannya.

Baca Juga:   Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Akan tetapi, bila daun bunga matahari tampakwajar -wajar saja tapi terdapat guratan kuning pucat, ini artinya tanamanmu terjangkit nanah kuman. Dengan begitu, penting sekali semoga mempertahankan tanah untuk tetap kering untuk membantu mengatasi jerawat.

Sementara jika daun bunga mataharimu tampakkuning dengan bab urat-urat yang berwarna hijau, ini artinya ada dilema kekurangan mineral. Kamu bisa mengatasinya melalui derma pupuk yang telah diencerkan.

Nah, itulah 6 cara merawat bunga matahari dengan baik supaya tumbuh subur yang bisa Kamu kerjakan. Semoga berfaedah dan selamat menjajal !

close