May 23, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Ulasan

Cara Oper Gigi Mobil Matic

Cara Oper Gigi Mobil Matic - Cara Oper Gigi Mobil Matic

Bagaimana cara oper gigi mobil matic? Sistem transmisi otomatis pada kendaraan beroda empat matic memang mengharuskan para pengemudinya untuk mengetahui tuas di banyak sekali posisi. Selain kerap digunakan dalam berkendara di area perkotaan, Kamu juga akan membutuhkan kesanggupan berkendara kendaraan beroda empat matic saat perjalanan ke luar kota melalui rute menurun dan menanjak. Selain itu, ada trik tertentu yang mesti dijalankan ketika mesti melaju di area jalanan menanjak maupun berdasarkan.

Nah, bagi Kamu yang masih belum ahli mengendarai mobil matic, bergotong-royong tak perlu cemas. Karena tentu saja caranya lebih gampang dibandingkan mengendarai mobil transmisi manual. Kunci bisa berkendara menggunakan kendaraan beroda empat matic adalah harus tahu cara oper gigi mobil matic dengan benar. Simak panduannya di bawah ini!

Cara Oper Gigi Mobil Matic

Cara Oper Gigi Mobil Matic - Cara Oper Gigi Mobil Matic
Panduan Oper Gigi Mobil Matic

Trik Oper Gigi Mobil Matic

Dengan cara oper gigi matic yang hendak Kami bagikan tentu saja Kamu mampu lebih mengerti trik mengendarai m0bil matic dengan benar. Selain itu, menguasai teknik oper gigi kendaraan beroda empat matic, dapat menyingkir dari kerusakan pada gearbox.

Kaprikornus, jangan sampai bagian gearbox mobilmu rusak sebab ongkos servisnya bisa dikatakan cukup mahal bila dibandingkan service mobil manual. Silahkan ikuti isyarat cara oper gigi kendaraan beroda empat matic di bawah ini :

1. Pindah ke Posisi N Terlebih Dahulua Ketika Berhenti di Lampu Merah

Sebaiknya jangan biarkan metode transmisi mobil ada di posisi D dikala mobilmu berhenti ketika macet atau lampu merah. Hal tersebut ialah kebiasaan jelek untuk para pengemudi matic yang enggan memindahkan tuas transmisi ketika berhenti di lampu merah atau saat macet.

Baca Juga:   Cara Oper Gigi Kendaraan Beroda Empat Manual

Posisi tuas yang dibiarkan pada posisi D sembari menanti traffic light ke lampu hijau biar kendaraan termangu dan Kamu masih menginjak rem bantu-membantu ini cara yang salah. Apabila mobil sedang berhenti selama beberapa waktu, pastikan tuas transmisi di posisi Netral. Sebab jikalau Kamu membiarkan transmisi di posisi D bisa memperpendek usia penggunaan gearbox pada mobil matic.

Menginjak rem terus menerus untuk menahan laju kecepatan mobil saat berhenti pada lampu merah maupun di tengah kemacetan, mampu mengakibatkan duduk perkara yang membuat kampas rem lebih gampang terkikis.

Oleh alasannya itu, seharusnya bagian tuas transmisi Kamu geser ke dalam posisi N lalu tentukan rem biar tetap diinjak. Dengan begitu beban kerja pada rem tak terlalu berat. Jika kondisi jalanan sedang menurun atau menanjak, Kamu juga bisa mengaktifkan parking brake. Hal tersebut guna menentukan semoga kendaraan beroda empat tak menabrak kendaraan yang lainnya di belakang atau di depan.

2. Memastikan Mobil Harus Berhenti Dulu Sebelum Mundur

Cara oper gigi kendaraan beroda empat matic selanjutnya yakni, sebaiknya jangan menggeser siste transmisi pada posisi R kalau Kamu ingin mundur. Memindahkan gigi mobil ketika jalan dengan aman juga mesti mengamati kondisi kendaraan yang dipakai. Ketika kendaraan beroda empat melaju, Kamu semestinya jangan mengganti posisi gigi. Selain itu, tentukan kendaraan mesti berhenti apalagi dahulu sebelum Kamu menggeser bab tuas transmisi.

Seperti ketika mobil melaju, walaupun pelan, sebaiknya jangan menggeser tuas secara datang-datang pada posisi R. Sebab hal ini mampu memperpendek usia gearbox.

Karena itu, pastikan kendaraanmu harus berhenti dengan cara menginjak rem serta tetap memperhatikan keadaan di lingkungan sekitar mobil. Sesudahnya Kamu mampu memindah tuas sistem transmisi ke dalam posisi R kemudian mundur.

Hal ini juga berlaku dikala mobil maju lagi sesudah posisi mundur, disamping itu pastikan kendaraan mesti berhenti dengan cara menginjak rem secara penuh. Perhatikan keadaan yang ada di depan, jikalau aman, geser transmisi ke dalam posisi D kemudian bergeraklah maju.

3. Hati-hati Ketika di Jalanan Menanjak atau Turunan

Cara oper gigi kendaraan beroda empat matic juga sungguh membutuhkan tkenik khusus. Kamu bisa memindahkan gigi mobil meskipun mobil sedang melaju, alasannya diperlukan akselerasi lebih baik. Contohnya, dari posisi D mampu digeser ke dalam posisi D-2 atau D-3, atau Low (L) tanpa harus menginjak rem. Sementara bagi kendaraan beroda empat yang telah dilengkapi oleh fitur triptonic, tuas transmisi pun dapat digeser ke dalam posisi – atau +.

Baca Juga:   Cara Kolaborasi Dengan Jne

Dalam posisi tersebut memungkinkamu menempatkan gigi berdasarkan keperluan akselerasi kendaraan tanpa takut komponen gearbox rusak. Akan teteapi, bila jalan sudah kembali landai, maka sebaiknya Kamu mengubah posisi tuas ke posisi D kembali.

Sama halnya dengan dikala kondisi jalanan sedang menurun. Geser posisi transmisi ke D-2 atau D-3 untuk menemukan teknik engine brake, biar mobil tak meluncur secara berlebihan. Pasalnya posisi tersebut tak akan menimulkan overheat pada kampas rem. Akan namun, saat jalanan landai kembali, semestinya langsung ganti posisi ke D kembali.

4. Memposisikan Gigi di P Ketika Parkir

Sebaiknya jangan pernah meninggalkan kendaraan terparkir dalam posisi transmisi di N. Biasanya hal ini sering dijalankan oleh para pengendara kendaraan beroda empat utamanya matic. Contohnya, saat kendaraan beroda empat-mu diparkirkan di area lahan basement, jadi jangan lupa untuk mengembalikan tuas transmisi ke dalam posisi P atau parking, sesuai dengan fungsi tuas tersebut.

Kamu harus tahu, ketika mpobil terpakir pada posisi parking brake yang aktif dan transmisi N, maka mobil tak akan bergerak sebab kampas rem yang menjepit piringan pada rem kontrol. Sehingga yang bekerja untuk membuat kendaraan tidak bergerak yakni parking brake.

Sedangkan di posisi P sendiri, sistem gearbox memperlihatkan keluhan di gigi-gigi roda sheingga membuat kendaraan tak bergerak. Sehingga walaupun tanpa mengaktifkan parking brake, kendaraan beroda empat tetap tak akan mampu beranjak.

Trik Mengemudikan Mobil Matic di Turunan dan Tanjakan

Jika Kamu pengguna kendaraan matic, Kamu harus mengenali cara mengemudikan matic dengan benar selain mengenali cara over gigi kendaraan beroda empat matic. Supaya Kamu lebih pede berkendara di area jalanan menanjak atau turunan ketika memakai matic, ada beberapa kiat berikut :

1. Memindahkan Tuas ke Dalam Posisi Rendah

Di area jalanan menanjak dengan cukup terjal, umumnya memakai transmisi percepatan yang paling rendah, yakni 1/L (Low). Silahkan memindahkan tuas dari posisi D ke L di jalanan tanjakan yang curam atau saat terjebak macet. Ketika dalam posisi tersebut, biasanya percepatan bisa dikelola guna memaksimalkan torsi besar dalam melibas tanjakan.

Baca Juga:   Cara Transfer Pulsa Paket

2. Memakai Paddle Shift

Pada jenis kendaraan beroda empat matic tertentu umumnya ada pilihan paddle shift dengan menghadirkan tata cara perpindahan percepatan, sama halnya dengan transmisi manual. Ketika di area jalanan menanjak., maka Kamu dapat melaksanakan perpindahan atau oper gigi ke posisi gigi terendah. Caranya dengan menekan bagian tuas paddle shift semoga kendaraan beroda empat tak kehilangan saat-saat.

3. Menggunakan Over Drive

Fitur o/D bekerjsama sudah tersedia dalam transmisi otomatis, untuk menolong menemukan traksi ketika harus melalui jalanan tanjakan atau ketika mendahului kendaraan yang lain secara cepat. Fitur ini juga digunakan dikala kendaraan beroda empat melaju di area tanjakan pada kecepatan stabil.

Ya, itulah beberapa petunjuk cara oper gigi mobil matic dan cara mengendarai kendaraan beroda empat matic saat di area tanjakan atau turunan dengan benar.

close