fbpx

Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Bagikan:

Akhir-akhir ini saat terjadi volatilitas harga saham di bursa, saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbukti perkasa. Fakta tersebut tergambarkan dari tampilan IDX BUMN20 sebagai juara indeks berkinerja terbaik.

Sejumlah saham BUMN pun menerima perhatian penanam modal, di antaranya saham Aneka Tambang (ANTM) di sektor pertambangan, Indofarma di sektor farmasi, atau Wijaya Karya di sektor konstruksi.

Berinvestasi di perusahaan plat merah sangat cocok bagi investor pemula alasannya emiten-emiten ini didukung negara sehingga kemungkinan melarat sangat kecil.

Berikut 7 saham BUMN terbaik di 2021 beserta paparan kinerja terbarunya :

1. Indofarma (INAF)

Indofarma INAF - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Saham BUMN terbaik yakni Indofarma alasannya adalah membukukan kinerja cemerlang di 2021. Pada kuartal pertama tahun 2021 saham dengan kode INAF ini membukukan pemasukan yang mengesankan.

Kinerjanya meningkat hingga 152% kalau dibandingkan dengan era sama tahun sebelumnya yang jumlahnya Rp 373,2 miliar. Lebih-lebih ke depannya akan melaksanakan ekspansi penjualan ke luar negeri.

Saham INAF memang pernah trendDesember 2020 lalu Januari 2021 alasannya adalah adanya informasi distribusi dan pengembangan vaksin Covid-19 yang dilaksanakan korporasi. Harga saham INAF tertinggi waktu itu meraih Rp7.350 tetapi terus jatuh hingga Rp2.210 saat ini dan condong flat.

Harga terkini saham INAF pun dirasa masih tidak mengecewakan mahal di mana ratio inti PBV hampir 16x dengan PER cukup sungguh besar, gegara net income yang naik turun.

2. Krakatau Steel (KRAS)

Krakatau Steel KRAS - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Krakatau Steel yaitu salah satu perusahaan BUMN terbaik saat ini ditunjukkan dari kinerja keuangan yang membuat puas. Hingga semester I 2021, KRAS membukukan keuntungan bersih senilai Rp475 miliar. Angka itu melejit 601,3 % jika dibanding pencapaian laba bersih pada kurun sama tahun lalu yang hanya Rp67 miliar.

Sedangkan EBITDA sampai Juni 2021 menanjak yang nilainya Rp1,2 triliun yang mempunyai arti meningkat mendekati dua kali lipat dibanding tahun 2020 yang hanya Rp687 miliar. Angka pemasaran pun berkembang90,9 % ke Rp15,3 triliun di enam bulan I tahun 2021 jikalau dibanding tahun sebelumnya yang cuma Rp8 triliun.

Baca Juga:   6 Jenis Candlestick Yang Harus Dikenali Trader

Prospek perkembangan harga saham KRAS sepanjang tahun cukup terbuka. Lebih-lebih KRAS ditunjang sentimen faktual misalnya naiknya harga baja, suplai baja dunia berkurang, ditambah langkah restrukturisasi dan efisiensi yang diambil korporasi.

3. Bukit Asam (PTBA)

Bukit Asam PTBA - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Prospek saham Bukit Asam berkode PTBA diandalkan tetap cemerlang tahun ini. Di antaranya ditunjang inisiasi diversifikasi bisnis. PTBA sedang membangun pabrik dengan tujuan menyatukan industri kerikil baranya menjadi dimetil eter (DME) melalui joint venture bareng beberapa perusahaan lain.

Pabrik tersebut akan menciptakan 1,4 juta ton DME per tahun dengan kebutuhan batu bara sampai 6 juta ton per tahun. PTBA bakal menerima royalti 0% untuk tiap kerikil bara yang diantarke DME.

Sejalan harga batu bara kini yang melebihi $70/ton, perusahaan kerikil bara yang mempunyai kuota ekspor lebih banyak pasti lebih diuntungkan kalau dibanding yang memiliki takaran ekspor sedikit.

Analis menganjurkan untuk membeli saham BUMN ini di mana target harganya yaitu sampai Rp 3.500/lembar. Beberapa sentimen yang mendasarinya seperti prospek proporsi ekspor yang lebih besar tahun ini serta prospek penambahan kapasitas produksi kemudian juga melimpahnya cadangan.

4. Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Perusahaan Gas Negara PGAS - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Perusahaan Gas Negara dengan kode saham PGAS mencatat peningkatan laba bersih 28,9% yoy ke angka US$ 61,6 juta dalam kuartal I tahun 2021. Efisiensi beban ialah pemicu utama dari kemajuan tersebut meski mengalami penyusutan pendapatan sebesar 16,1% ke angka US$ 733,15 juta.

Penyusutan pemasukan dari nyaris seluruh aspek bisnis pun menjadikan pendapatan higienis PGAS anjlok. Sumbangan terbanyak pendapatan PGAS dalam kuartal I bersumber dari bisnis distribusi gas yang meraih 81,3%.

PGAS sekarang berkonsentrasi untuk pembangunan infrastruktur dalam jangka panjang. Langkah tersebut sesuai seruan dari bisnis liquefied natural gas (LNG) yang dianggap prospektif 20 tahun mendatang. Statusnya yang mentereng membuat PGAS menjadi salah satu saham energi top di Indonesia.

5. Telkom Indonesia (TLKM)

Telkom Indonesia TLKM - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Telkom Indonesia mencatat pendapatan sebanyak Rp 33,95 triliun yang artinya mengalami penurunan 0,7% pada kuartal pertama 2021 jika dibanding periode yang serupa tahun lalu yang berada di angka Rp 34,19 triliun. Laba higienis perusahaan dengan aba-aba saham TLKM ini bisa meningkat 2,6% yoy yang semula Rp 5,86 triliun berkembangke Rp 6,01 triliun.

Baca Juga:   Debt To Assets Ratio (Dar): Pengertian, Rumus, Cara Menjumlah

TLKM telah menjadi perusahaan telekomunikasi paling elok dalam beberapa dekade belakangan. Tidak ada merk yang mampu menyamainya dalam sektor telekomunikasi.

Pencapaian kinerja TLKM dalam kuartal pertama 2021 tetap sesuai harapan. Realisasi pendapatan itu sama dengan 23,6% dibanding asumsi pendapatan Telkom untuk tahun 2021. Sementara pencapaian keuntungan higienis saham BUMN ini menyamai 26,8% dari perkiraan.

Analis memperkirakan pendapatan TLKM bisa berkembang5,5% yoy dengan keuntungan bersih berkembang8% yoy. Sehingga, pendapatan TLKM hingga penghujung 2021 diproyeksikan bisa menyanggupi angka Rp 143,94 triliun di mana keuntungan bersihnya bisa menjangkau nyaris Rp 23 triliun.

6. Wijaya Karya Beton (WTON)

Wijaya Karya Beton WTON - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Wijaya Karya Beton dengan isyarat WTON belum mampu membukukan pertumbuhan pemasukan selama pandemi Covid-19 di tahun 2021. Kendati demikian, analis memprediksi tampilan WTON akan membaik pada enam bulan II 2021 sejalan dengan penyaluran vaksin yang semakin masif.

Sampai kuartal pertama tahun 2021, pendapatan saham Badan Usaha Milik Negara ini merosot 45% yoy sementara anjlok 65% dalam kuartal I menjadi Rp 642 miliar. Penyusutan pendapatan itu menimbulkan laba bersih WTON pun menyusut 68% yoy menjadi cuma Rp 23 miliar.

Performa WTON berkurang karena mengalami penurunan pendapatan pada seluruh jenis usahanya. Misalnya pendapatan yang diperoleh dari Spun Concrete, beton pracetak maupun jasa konstruksi menyusut 32%-80% yoy. Berkurangnya pemasukan itu pengaruhnya akan menyebabkan WTON semakin diputuskan oleh proyek induk yang dipegangnya.

7. Bank Syariah Indonesia (BRIS)

Bank Syariah Indonesia - Daftar Saham Bumn Terbaik Di 2021

Sampai kuartal pertama tahun 2021, performa keuangan bank baru hasil merger tiga bank syariah BUMN tersebut cukup memuaskan. Itu yang menimbulkan beberapa penanam modal gila pun aktif melakukan pembelian saham BRIS.

Saham bank BUMN BRIS mencetak keuntungan higienis sebesar Rp 742 miliar untuk kuartal pertama tahun 2021 atau meningkat 12,85% dibanding kurun yang serupa tahun sebelumnya yang cuma Rp 657 miliar. Dengan penampilan memuaskan, tidak salah BRIS menjadi perusahaan syariah terbaik di 2021.

Peningkatan keuntungan itu ditunjang karena kenaikan pemasukan margin serta bagi hasil sebanyak 5,16% yoy. Berkat peningkatan keuntungan yang besar, BRIS mampu memperkuat rasio profitabilitas diindikasikan dengan menguatnya ROE dari semula hanya 11,19% per Desember 2020 ke 14,12% per Maret 2021. Untuk pembiayaan, BRIS mampu menempatkan pembiayaan hingga Rp 159 triliun, berkembang14,74% dibanding abad yang serupa tahun yang hanya sebesar Rp 138,6 triliun.

Baca Juga:   7 Kiat Menentukan Sekuritas Untuk Investasi Saham

Sementara non performing finance (NPF) gross menyusut dari 3,35% pada kuartal pertama tahun 2020 ke 3,09% pada kuartal pertama 2021. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) saham BUMN ini menembus angka Rp 205,5 triliun yang artinya berkembang14,3% bila dibanding simpulan Maret 2020 yang cuma Rp 179,8 triliun.


Bagikan: