May 18, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Saham

Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Surya Citra Media - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Performa keuangan saham sektor media massa potensial melonjak tahun 2022 ini didorong kenaikan ajakan iklan. Penikmat konten digital yang makin berkembangpun akan memperbesar keuntungan yang mampu ditangguk emiten media pada tahun mendatang. Pada kuartal pertama 2021 lalu, sejumlah emiten media berhasil meningkatkan kinerja usai terpuruk.

Berikut nasehat daftar saham media dengan performa terbaik di tahun 2021 untuk Anda yang kepincutmasuk pasar saham industri media di tahun 2022:

1. Surya Citra Media (SCMA)

Surya Citra Media - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

PT. Surya Citra Media yaitu perusahaan yang menaungi dua stasiun televisi besar di Indonesia adalah SCTV dan Indonesiar. Pada simpulan 2021, perusahaan ini sukses membukukan keuntungan bersih sebesar 1,087 triliun. Jumlah ini lebih besar dibandingkan simpulan tahun 2020 yang mana SCMA cuma bisa membukukan keuntungan 911 miliar.

Bila untuk tahun sebelumnya kinerja sektor ini jatuh gegara pandemi, recovery ekonomi mulai tampaktahun ini sehingga dibutuhkan memperbesar porsi belanja iklan perusahaan yang sering menempatkan iklan di media. Hanya saja harus diwaspadai, Surya Citra Media tahun ini pun sedang berfokus berekspansi pada konten Vidio.com.

Faktor tersebut walhasil menyebabkan penambahan biaya buatan yang berpeluang mengurangi marjin laba yang didapat. Sekarang Vidio sudah mengantongi 72 juta konsumen aktif di mana 1,45 juta yakni pelanggan premium. Pencapaian itu dianggap sudah sesuai dengan target SCMA sebesar 2 juta konsumen berbayar hingga penghujung tahun.

SCMA tergolong saham media paling manis untuk dikoleksi, alasannya sudah masuk ke dalam indeks saham Kompas100 yang berisi 100 perusahaan top di Indonesia.

2. Media Nusantara Citra (MNCN)

Media Nusantara Citra MNCN - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Media Nusantara Citra atau MNCN yaitu perusahaan yang bergerak di bidang media terpadu. Perusahaan ini tidak hanya mempunyai 4 jalan masuk televisi nasional saja (RCTI, GTV, MNC TV dan iNews) tetapi juga menyebarkan layanan TV digital yang bisa dibayar memakai dompet elektronik (QRIS). MNC juga mempunyai anak perusahaan MNC Vision Networks (IPTV) yang merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi ternama.

Baca Juga:   Cara Mengkalkulasikan Nilai Intrinsik Saham Dan Rumusnya

Dengan berbagai layanan bisnis yang dimiliki ini, tak heran rasanya kalau MNCN bisa bertahan menghadapi pandemi covid19 ini. Terhitung per September 2021 kemudian, perusahaan milik Harry Tanoe ini berhasil menerima keuntungan higienis sebesar 1,8 triliun rupiah. Jumlah ini 400 miliar lebih besar dibandingkan kala yang sama di tahun sebelumnya.

3. Mahaka Radio Integra (MARI)

Mahaka Radio Integra MARI - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

MARI atau PT Mahaka Radio Integra yaitu perusahaan media yang menaungi beberapa radio di Jakarta dan Jawa Barat. Sepanjang tahun 2021, harga saham perusahaan ini terus merangkak naik. Hal ini diperkirakan alasannya adalah pamor aplikasi podcast dan radio yang dikembangkan perusahaan ini yaitu Noice juga sedang naik.

Meskipun demikian, perusahaan ini masih belum mampu mencetak laba. Pada kuartal ketiga tahun 2021, MARI justru membukakn kerugian hingga 15 miliar rupiah. Nilai ini memang cukup besar, tetapi apabila dibandingkan pada abad yang sama di tahun 2020, perusahaan telah sukses memangkas keruugian sebanyak 3 miliar.

4. Elang Mahkota Teknologi (EMTK)

Elang Mahkota Teknologi EMTK - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Elang Mahkota Teknologi ada dalam kalangan emiten berkapitalisasi pasar melebihi Rp 100 triliun. Sesuai data yang dirilis IDN Financial, kapitalisasi pasar EMTK sebanyak Rp 147 triliun pada Desember 2021. Perusahaan ini menaungi beberapa televisi termasuk SCTV dan beberapa perusahaan pemasokinfrastruktur dan teknologi gosip dan komunikasi.

Performa fundamental EMTK tahun kemarin terhitung apik kendati keadaan masih pandemi Covid-19. Pada kuartal ketiga tahun 2021 contohnya, perusahaan membukakn keuntungan sebesar 549 miliar rupiah. Jumlah ini memang jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2020 yang bisa mencapai 1,8 triliun. namun demikian, penghematan ini lebih disebabkan sebab kerugian yang dialami oleh entitas anak perusahaan alih-alih oleh perusahaan induk.

5. Digital Mediatama Maxima (DMMX)

Digital Mediatama Maxima DMMX - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Salah satu perusahaan media yang sedang naik daun pada tahun 2021 ini adalah PT Digital Mediatama Maxima atau DMMX. Perusahaan yang gres IPO pada final tahun 2019 ini kini memiliki harga saham senilai 2720 rupiah per lembar. Padahal awalnya, harga IPO saham perusahaan ini hanyalah 282 rupiah per lembar.

Baca Juga:   Rincian Biaya Dalam Transaksi Atau Investasi Saham

Hal ini bukan sebab tanpa argumentasi. Perusahaan yang menyediakan layanan iklan digital di aneka macam toko modern di seluruh Indonesia ini mencatatkan penlaba bersih senilai 24,8 triliun rupiah. Nilai ini 3 kali lipat lebih besar dibandingkan kurun yang sama tahun 2020 kemudian. Ketika itu, DMMX cuma membukukan keuntungan bersih senilai 7,3 triliun rupiah.

6. Graha Layar Prima (BLTZ)

Graha Layar Prima BLTZ - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Graha Layar Prima (Blitz) yaitu perusahaan layanan perfilaman beserta industri yang menyertainya. Jika Anda masih ajaib dengan perusahaan ini, maka gampangnya Blitz ialah perusahaan yang menaungi bioskop CGV beserta restoran yang ada di sekeliling bioskop tersebut.

Sepanjang tahun 2021, harga saham Blitz terus berfluktuasi pada harga kisaran 3000-4680 per lembar. Tentunya hal ini berkaitan dengan larangan menonton film di bioskop selama pandemi. Kaprikornus, tak heran kalau ketika bioskop mulai dibuka kembali ketika keadaan sudah normal, harga saham Blitz bisa naik.

Meskipun kondisi ekonomuii telah mulai membaik, namun sepertinya Blitz mesti menunggu lebih lama lagi. Sebab, pada pembukuan keuangan kuartal ketiga 2021, perusahaan ini membukukan rugi sebesar 233 miliar rupiah. Jumlah ini memang masih lebih baik ketimbang tahun 2020, tetapi kemajuan bisnis Blitz masih perlu diawasi lagi alasannya, seiring dengan adanya pandemi, jumlah layanan streaming di Indonesia juga meningkat. Layanan streaming seperti, Netflix, Disney Hotstar atau Viu pasti menjadi anvcaman bisnis bioskoo pada umumnya.

7. MD Pictures (FILM)

MD Pictures FILM - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Sektor perfilman adalah bidang yang benar-benar terdampak pandemi Covid-19. Diberlakukannya pembatasan aktifitas penduduk di luar rumah pun mengusik semua kegiatan syuting dan buatan.

FILM merupakan emiten perfilman yang pertama kali listing di bursa. Perusahaan ini berhasil menghasilkan beberapa judul film favorit. Pasar yang tak menentu dalam kala pandemi Covid 19 berangsur pulih di tahun 2021.

Tercatat sampai kuartal ketiga tahun 2021, perusahaan milih Punjabi bersaudara ini sukses mendapatkan keuntungan higienis sebesar 19 triliun. Hal ini berbalik dengan kurun yang serupa pada tahun 2020 yang mana MD Pictures justru membukukan kerugian sampai lebih dari 45 miliar rupiah.

Baca Juga:   Cara Evaluasi Teknikal Saham

8. Tempo Inti Media (TMPO)

Tempo Inti Media TMPO - Daftar Saham Media Terbaik Di Indonesia (2022)

Tempo Inti Media makin serius dalam menjawab fenomena go online yang kian marak. Termasuk langkah strategis yang diambil yakni mengirimkan PT Info Media Digital (IMD) listing di bursa saham. IMD merupakan anak perusahaan TMPO yang membawahi situs web gosip tempo.co dan beberapa strategic business unit (SBU).

Pada kuartal kedua tahun 2021, perusahaan yang sempat dibredel pada zaman orde gres ini sukses mencetak keuntungan sebesar 1,4 miliar. Hal ini tentu menerangkan baik mengenang sebenarnya pada masa April sampai Juni 2020 Tempo merugi sampai 24 miliar rupiah.

Dari segi harga saham, harga saham tempo bergerak cukup fluktuatif diangka 130 hingga 200 rupiah per lembar sepanjang tahun 2021. Hal ini menciptakan saham perusahaan majalah ini masih cukup terjangkau untuk investor pemula.