counter create hit

Filmnya Gagal, Sutradara X-Men: Dark Phoenix Curhat Soal Kesulitannya

Bagikan:

Film X-Men: Dark Phoenix gagal secara komersial. Film yang semestinya menjadi puncak dari franchise X-Men itu cuma memperoleh $32,8 juta di box office Amerika Serikat (AS) pada minggu pertama penayangannya.

Walau dipenuhi para bintang dan merupakan salah satu judul paling dikenal dalam dunia X-Men, film itu tidak berhasil menawan perhatian masyarakat dan kritikus film

Penulis naskah sekaligus sutradara film itu, Simon Kinberg buka-kudapan terkait kegagalan film itu dan kesulitan yang ia alami selama syuting. Semua itu dia beberkan dalam podcast The Business yang ada di KCRW.  Dia mengakui ada beberapa hal yang berpengaruh pada proses buatan film itu. Termasuk merger Fox ke dalam Disney. Sekalipun demikian, ia tidak mau memakai hal ini sebagai argumentasi.

“Jelas film itu tidak bisa terhubung dengan para penonton yang tidak melihatnya, terang itu tidak cukup terhubung dengan para penonton yang melihatnya, jadi kesalahannya ada pada saya,” ujar Simon dilansir dari Collider.com, Jumat (14/6).

Kesulitan pertama yang dihadapi Simon yaitu pergantian agenda tayang. Awalnya film itu dijadwalkan tayang pada November 2019. Lalu diubah menjadi Februari 2019. Sampai karenanya, jadwal tayang simpulan jatuh pada Juni. Setelah kesuksesan Avengers: Endgame yang fenomenal. “Saya selalu merasa kami mempunyai jadwal tayang yang sulit untuk film ini,” jelas Simon.

“Film itu tidak dibentuk selaku sebuah film satria super klasik, tapi lebih ke arah film yang lebih kecil, dramatis dan intim. Awalnya film itu akan dirilis November, kemudian diubah ke Februari, dan saya merasa tanggal itu yaitu tanggal yang sempurna,” lanjutnya.

“Dan film itu dirilis lima, enam minggu dari film paling besar atau paling besar kedua dalam sejarah film, yang juga ternyata memiliki genre satria super, berat untuk kami,” tambah Simon. Tapi beliau tak ingin menyalahkan kegagalan film itu pada pemilihan agenda tayang.

Merger Disney dan Fox juga kuat besar kepada bikinan film. Berita tentang merger itu muncul pada akhir 2017. Saat itu Dark Phoenix memasuki proses paska produksi.

Baca Juga:   Jenis Drama yang Ingin Dibintangi Ren Jialun dan Bai Lu Bila Dipasangkan Lagi

Terjadi pemutusan kekerabatan kerja besar-besaran di Fox. Ada ribuan orang yang kehilangan pekerjaan. “Kaprikornus sisi marketing dan publisitas Fox terkena sangat parah, dan aku menyaksikan itu sebab aku pergi rapat dengan marketing setiap ahad dan ada orang-orang yang tidak ada lagi di sana.  Mereka adalah orang-orang yang bekerja dengan sama selama bertahun-tahun dalam banyak film yang aku buat,” ujar pria itu.


Bagikan:
close