counter create hit

Hobbs and Shaw: Ini Ulasan/ Review Para Kritikus Film

Bagikan:

Spin-off Fast & Furious Hobbs & Shaw tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (31/7). Sementara film ini tayang di Amerika Serikat (AS) pada Jumat (2/8). Tapi beberapa kritikus film di AS telah mulai menonton film itu sebelumnya. 

Hobbs & Shaw dibintangi oleh Dwayne Johnson selaku mantan distributor federal Luke Hobbs dan Jason Statham selaku serdadu bayaran Deckard Shaw. Keduanya dipaksa untuk menjadi tim melawan mantan agen M16 yang dimodifikasi secara genetis, Brixton Lore, diperankan oleh Idris Elba. Disutradarai oleh David Leitch, yang mengarahkan film mirip Deadpool 2 dan Atomic Blonde, juga turut menyutradarai film pertama John Wick. 

Nah, bagaimana ulasan/ review para kritikus film di AS ihwal film Fast & Furious Presents: Hobbs and Shaw ini?

GameSpot

“Pada alhasil, Hobbs & Shaw mungkin yakni film yang cocok harapan kalian. Film ini lucu dengan agresi berskala masif, sesuatu yang jarang kalian lihat di luar franchise ini. Film ini dipenuhi adegan kejar-kejaran kendaraan beroda empat, ledakan, dan pertandingan  di mana setiap huruf semestinya mati berulang-ulang. Sayangnya bab film yang tidak terendam agresi tidak bisa memperlihatkan nilai tambah. Film ini mampu menjadi film yang ahli. Tapi, sekarang cuma film menyenangkan yang sarat adrenalin. Cuma saja, adakala hal ini lebih dari cukup. “

The Wrap

“Hobbs & Shaw pada dasarnya tidak menghidangkan sesuatu yang baru dalam franchise ini. Tapi film ini memang menekankan chemistry yang tidak bisa dibantah antara dua bintang tubruk Johnson dan Statham dalam sebuah film yang tidak lebih dari blockbuster yang sembrono, tetapi dengan hati.”

Indiewire

“Dipenuhi dengan gugusan agresi yang adakala mengena atau kadang-kadang tidak, penjahat super yang kurang matang, dan kisah tentang virus yang memiliki peluang merusak dunia, Hobbs & Shaw sering kali kesusahan untuk mengatasi patokan blockbuster sekarang ini yang rendah. Tapi pada pusat film ini, Johnson dan Statham ada di dalam pesawat yang lebih tinggi, dengan chemistry yang menarik ketika kebencian mereka mempesona mereka untuk bersatu membuat kita heran kenapa mereka tidak bermesraan saja.”

Baca Juga:   The Penthouse 3: Spoiler dan Plot Twist Yang Tidak Terduga

The Hollywood Reporter

“Hobbs and Shaw bisa menjadi film yang sangat mengasyikkan saat ini. Dua tokoh utama yang saling berkompetisi terlihat menghibur–ajukan-olok-olokan yang dilayangkan keduanya membuat panas dan berat–seiring dengan berbagai hambatan dan rintangan yang bisa mereka atasi. Sutradara Leitch seolah mengedipkan mata, menggoda para penonton dan mendorong batas saat para karakternya melanggar hukum fisika lagi dan lagi.”

ScreenCrush

“Hobbs & Shaw yaitu film model pemain pengganti. Film ini cukup, tapi tidak hebat. Film ini yaitu model dasar dari salah satu film dalam franchise yang semestinya, karena sekarang mereka bukan lagi tentang polisi yang menyamar untuk memburu pencuri.”


Bagikan:
close