May 19, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Reksadana

Istilah dan Cara Investasi Online Reksadana

reksadana saham - Istilah dan Cara Investasi Online Reksadana

KichanHelp.com – Banyak istilah yang harus dipahami dalam reksadana. Berikut ini beberapa istilah yang wajib kita pahami dan kita ketahui:

  • NAB/Nilai Aktiva Bersih: NAB atau nilai aktiva bersih merupakan total aset reksadana setelah dikurangi oleh seluruh kewajiban yang harus dipenuhi reksadana. NAB juga sering disebut NAV atau net asset values dalam bahasa Inggris.
  • NAB/Unit: NAB/unit dapat kita peroleh dengan cara membagi total NAB reksadana setelah dibagi dengan total jumlah unit penyerta reksadana yang beredar. Pergerakan NAB reksadana per unit juga menunjukan kinerja reksadana.
  • Tanggal Emisi Reksadana: Sebuah tanggal peluncuran reksadana, atau tanggal nilai aktiva bersih perdana.
  • Tanggal Efektif Reksadana: Sebuah tanggal ketika reksadana memperoleh pernyataan efektif dari OJK (otoritas jasa keuangan).
  • KIK (Kontrak Investasi Kolektif): Kontrak yang terjadi antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang memiliki kekuatan hukum. KIK juga yang mengikat antara pemegang unit penyerta dan menetapkan wewenang Manajer Investasi untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan wewenang bank kustodian.
  • Bank Kustodian: Bank umum yang mendapatkan persetujuan dari OJK sebagai Bank Kustodian. Bank Kustodian memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek dengan jasa lainnya.
  • Manajer Investasi: Pihak yang mengelola reksadana secara profesional. Manajer Investasi harus mendapatkan izin dari OJK untuk dapat bekerja. Saat ini, telah terdapat sekitar 97 Manajer Investasi yang telah terdapat dan mendapatkan izin dari OJK.
  • WMI (Wakil Manajer Investasi: Orang atau perseorangan yang telah mendapatkan izin dari OJK untuk bertindak mewakili kepentingan perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi.
  • Agen Penjual (APERD): Pihak yang mendapatkan izin sebagai agen penjual reksadana (APERD) dari OJK, dan secara resmi bekerja sama dengan Manajer Investasi untuk mendistribusikan reksadana.
  • WAPERD (Wakil Agen Penjual Efek Reksadana): Pihak yang mendapatkan izin sebagai agen penjual reksadana dari OJK. BIasanya WAPERD bekerja di APERD atau di tempat agen penjual efek reksa dana seperti Bank misalnya.
  • Kebijakan Investasi: Sejumlah kebijakan yang berisi tentang ketentuan kemana dan seberapa banyak dana investor yang terkumpul di reksadana yang dapat diinvestasikan oleh Manajer Investasi.
  • Complete Application: Sebuah kondisi ketika semua formulir dan dokumen yang dipersyaratkan telah lengkap dan siap untuk diproses untuk pembelian atau penjualan atau juga pengalihan.
  • Good Fund: Sebuah kondisi ketika dana investor untuk pembelian reksadana disetorkan dan diterima rekening reksadana sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
  • Switching: Dikenal juga dengan istilah pengalihan unit reksadana, dapat dilakukan pada hari bursa. Jika reksadana tujuan memiliki fitur pengalihan, makan investor harus menyerahkan formulir beserta kelengkapannya sesuai dengan cut off time yang berlaku.
  • Redemption: Dikenal juga dengan istilah penjualan unit reksadana, dapat dilakukan pada hari bursa. Untuk dapat diproses, maka investor harus menyerahkan formulir penjualan beserta kelengkapannya sesuai dengan cut off time yang berlaku.
  • Subscription: Dikenal juga dengan istilah pembelian unit reksadana, dapat dilakukan pada hari bursa. Untuk dapat diproses, setiap investor wajib menyerahkan formulir pembelian beserta kelengkapannya, dan juga memberikan dana pembelian ke pembeli reksadana sesuai dengan cut off time yang telah ditentukan.
  • Fund Fact Sheet: Laporan kinerja bulanan reksadana yang diterbitkan oleh Manajer Investasi.
  • Asset Under Management (Dana Kelola Reksadana): Sejumlah dana investor yang dikelola oleh Manajer Investasi dalam reksadana.
  • Benchmark/Tolok Ukur: Dalam pengelolaan aktif reksadana, salah satu target Manajer Investasi adalah mengalahkan tolok ukur.

Cara Investasi Reksadana Online

Salah satu cara yang mudah yang bisa kita lakukan dalam investasi reksadana adalah melakukan cara investasi reksadana online. Terdapat beberapa aplikasi investasi reksadana online yang bisa kita gunakan. Berikut ini beberapa Aplikasi reksadana online yang bisa kita lakukan. Simak dengan cermat, dan pilih yang sesuai dengan kemampuan kita, ya!

1. Cara Investasi Reksadana di Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST)

Cara investasi reksadana online pertama yang bisa kita gunakan adalah Mandiri Sekuritas Online Trading atau MOST. MOST merupakan kanal reksadana online yang dimiliki oleh Bank Mandiri. Keunggulan dari MOST adalah proses pendaftaran investasi yang mudah, karena kita bisa melakukannya cukup dengan video call dengan pihak Bank Mandiri untuk verifikasi.

Terdapat juga beberapa pilihan instrumen investasi reksadana yang bisa kita pilih. Tersedianya pilihan tersebut, bisa membuat kita lebih leluasa memilih yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kita. Meski sama-sama dari pihak bank, cara investasi reksadana MOST tentu berbeda dengan cara investasi reksadana BCA.

2. Cara Investasi Reksadana di Bareksa

Bareksa merupakan pilihan investasi reksadana online lainnya yang bisa kita pilih. Bareksa merupakan aplikasi reksadana yang telah hadir sejak tahun 2015. Tersedia 190 produk reksadana dan juga 40 manajer investasi yang bisa kita pilih dengan menggunakan aplikasi ini. Selain itu, Bareksa juga menyediakan distribusi resmi yang dipercaya oleh Kementerian Keuangan.

Berikut ini cara investasi reksadana di Bareksa yang bisa diikuti:

  • Login akun Bareksa
  • Beli reksa dana
  • Pilih jenis, manajer investasi, dan nama reksa dana
  • Beri centang persetujuan
  • Tentukan nilai pembelian
  • Pilih metode pembayaran dan transfer dana
  • Transfer uang
  • Konfirmasi pembayaran
Baca Juga:   Inilah Keuntungan Dalam Berinvestasi Reksadana

3. Cara Investasi Reksadana Bibit

Bibit merupakan aplikasi investasi reksadana yang saat ini cukup populer. Selain promosi yang dilakukan sangat besar, banyak artis dan publik figur yang menggunakan Bibit. Hal tersebut mendorong banyak masyarakat yang mempelajari cara investasi reksadana di Bibit.

Pendaftarannya sangat mudah, dan verifikasinya juga sangat simpel, kita bisa dengan mudah melakukan cara investasi reksadana bibit. Kita cukup download aplikasi Bibit, dan mengikuti segala instruksinya. Jika ada kebingungan yang muncul, banyak tayangan tutorial yang bisa kita akses untuk memandu kita melakukan investasi reksadana menggunakan bibit.

4. Cara Investasi Reksadana di Ipotfund

Ipotfund merupakan supermarket reksadana online yang dikeluarkan oleh PT Indo Premier Sekuritas. Hadir untuk meningkatkan kesempatan berinvestasi serta pemerataan akses informasi bagi masyarakat dalam mengelola investasi secara online dan terjangkau. Ipotfund juga merupakan reksadana online yang mengklaim dirinya sebagai supermarket reksadana online pertama di Indonesia.

Kita hanya perlu masuk ke website dari Ipotfund dan mengikuti langkah tersebut arahan yang diberikan kepada kita. Kelebihan dari investasi secara online adalah caranya yang sangat mudah untuk dilakukan.

5. Cara Investasi Reksadana di Bukareksa

Bukareksa merupakan investasi reksadana online dari ecommerce Bukalapak. Banyak tersedia produk dan instrumen reksadana. Juga tersedia berbagai macam Manajer Investasi yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Berikut ini cara investasi di bukareksa yang bisa kita ikuti:

  • Kita wajib memiliki akun Bukalapak dan akun BukaReksa sebelum investasi
  • Jika sudah punya kedua akun, lalu masuk ke akun Bukalapak
  • Pilih menu BukaReksa
  • Klik “Mulai Investasi Sekarang”
  • Isi formulir pendaftaran BukaReksa dengan lengkap, kemudian klik “Lanjutkan”
  • Jika kita sebagai investor dan pernah melakukan pedaftaran melalui APERD, seperti Bareksa, pastikan email yang digunakan sama dengan yang sudah didaftarkan
  • Selanjutnya konfirmasi pendaftaran dan cantumkan tanda tangan digital
  • Verifikasi tanda tangan digital. Setelah data dinyatakan lengkap, kita akan mendapatkan email pemberitahuan telah disetujui.
  • Proses pendaftaran dikonfirmasi, maksimum dalam waktu 1 hari kerja, dan kita bisa memulai investasi.
Baca Juga:   Penjelasan Lengkap Tentang Manajer Investasi Reksadana: Peran, Kewajiban, Tugas dan Fungsinya

6. Cara Investasi Reksadana Tokopedia

Bukan hanya Bukalapak yang memiliki reksadana online. Tokopedia juga memiliki investasi reksadana yang bisa dimiliki. Tersedia banyak instrumen reksadana dan juga Manajer Investasi yang bisa kita pilih. Bagi yang tertarik, cara investasi reksadana tokopedia sangat mudah. Simak langkahnya di bawah ini:

  • Pastikan kita telah memiliki akun Tokopedia
  • Lalu lakukan pengisian formulir Tokopedia Reksa Dana
  • Buat akun SID dan IFUA, dan aktivasi
  • Kemudian beli produk dan instrumen Reksa Dana sesuai kebutuhan dan kemampuan di Tokopedia Reksa Dana

7. Cara Investasi Reksadana di TanamDuit

TanamDuit merupakan aplikasi reksadana yang memiliki kesamaan dengan Bibit. Kita bisa melakukan cara investasi reksadana Bibit, di aplikasi TanamDuit. Karena aplikasi ini sangat cocok digunakan bagi para pemula. Kelebihan dari aplikasi ini bukan hanya menjadi marketplace bagi produk reksadana, namun juga aplikasi ini menyediakan produk investasi keuangan lainnya.

close