fbpx

Manajemen Keuangan: Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Prinsipnya

Bagikan:

KichanHelp.com – Bagi siapa saja manajemen keuangan tentunya sangat penting. Apakah itu para pebisnis, karyawan, ibu rumah tangga dan lain sebagainya haruslah memahami bagaimana cara mengelola uang. Tanpa adanya pengelolaan yang baik sangat sulit untuk bisa mencapai rencana keuangan di masa depan.

Hal-hal yang harus dipahami terkait pengelolaan uang adalah pengertiannya, fungsi dan juga prinsipnya. Untuk mengetahui semua itu kamu perlu membaca pembahasan ini hingga selesai.

Pengertian Manajemen Keuangan

Dalam segala aspek, baik itu dalam lingkup perusahaan atau individu, manajemen keuangan merupakan pondasi penting. Tanpa adanya pengelolaan maka sistem keuangan pun akan berantakan dan tidak terkontrol.

Karena itulah, khususnya di perusahaan terdapat divisi yang memang khusus mengelola arus keuangan. Pada umumnya bagian ini dikenal dengan istilah manajemen keuangan.

Nah, manajemen keuangan ini bisa kita artikan sebagai kegiatan yang melakukan penyimpanan, perencanaan dan pengendalian uang. Supaya tidak menyebabkan masalah di kemudian hari, pengelolaan ini harus di-handle dengan sangat baik.

Tujuan Manajemen Keuangan

Ketika kita melakukan pengelolaan uang tentu saja harus ada rencana dan tujuannya. Rencana ini bisa berupa tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut adalah beberapa tujuan manajemen keuangan yang perlu untuk diketahui;

1. Memaksimalkan Keuangan Perusahaan

Sudah pasti setiap perusahaan menginginkan uang dapat dimaksimalkan sebisa mungkin. Karena itu, sebenarnya divisi manajemen keuangan bukan hanya menyimpan dan mengawasi uang, namun juga memikirkan alokasi dana yang lebih strategis.

2. Menjaga Cash Flow

Cash flow atau arus kas yang sehat menjadi tujuan dari pengelolaan uang. Arus kas ini sangat dipengaruhi oleh bagaimana cara mengelola uang agar tidak menyebabkan kerugian. Pada dasarnya kas perusahaan digunakan untuk menggaji karyawan, membeli bahan baku dan lain sebagainya.

Baca Juga:   Cara Menabung 1 Juta Per Bulan Plus Tipsnya

3. Maksimalkan Keuntungan

Dengan adanya manajemen keuangan yang sehat maka keuntungan pun dapat lebih ditingkatkan. Karena jika uang tidak dikelola dengan baik, bisa jadi keuntungan tersebut tidak tercatat. Bahkan bisa menjadi celah kerugian karena bisa diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

4. Struktur Modal Lebih Jelas

Manajemen keuangan akan membuat struktur modal menjadi lebih jelas. Kamu akan mengetahui mana modal yang berasal dari perusahaan dan mana modal yang merupakan pinjaman. Sehingga kita bisa mengetahui keuntungan bersih setelah membayar hutang.

5. Kekayaan Perusahaan Lebih Optimal

Manajemen keuangan juga bertanggung jawab untuk melihat dan membaca saham. Dengan begitu maka laba dari perusahaan dapat dibagikan semaksimal mungkin kepada pemegang saham. Sehingga pemegang saham akan lebih percaya dan terus meningkatkan nilai investasinya di perusahaan.

6. Memastikan Keberlangsungan Perusahaan

Arus keuangan di dalam sebuah perusahaan akan berdampak besar terhadap keberlangsungan perusahaan tersebut. Tentu saja yang mengetahui hal ini adalah manajer keuangan. Sehingga manajer keuangan dapat mengambil tindakan yang strategis untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan.

Fungsi Manajemen Keuangan

Setelah kita mengetahui pengertian dan tujuannya, lalu apa fungsi dari manajemen keuangan tersebut? Jangan sampai ada manajer keuangan namun tidak mengetahui fungsi utamanya. Berikut informasi terkait beberapa fungsi adanya pengatur keuangan;

1. Perencanaan

Sangat penting untuk memiliki rencana keuangan yang jelas. Rencana keuangan ini meliputi arus kas, uang kas, rugi, laba dan lain sebagainya.

2. Pendanaan

Pendanaan atau budgeting adalah kegiatan untuk mengalokasikan dana supaya keperluan perusahaan tercapai. Alokasi dana dilakukan dengan memaksimal anggaran dan seminimal mungkin.

3. Sebagai Kontrol

Pengontrolan adalah aktivitas untuk mengevaluasi keuangan yang sedang digunakan. Evaluasi dilakukan agar perusahaan tetap bertahan dan bahkan bisa mengembangkan usaha.

4. Sebagai Pemeriksaan

Tujuan lain dari adanya manajemen keuangan adalah untuk melakukan auditing atau pemeriksaan. Ini dilakukan sesuai dengan kaidah di dalam akuntansi supaya tidak ada penyelewengan dana.

5. Sebagai Pelaporan

Melakukan pelaporan dana juga merupakan tujuan dari pengelolaan uang. Manajer keuangan bertanggung jawab untuk melakukan reporting di setiap bulannya. Laporan ini merupakan informasi terkait keadaan keuangan pada sebuah perusahaan.

Baca Juga:   Cara Mengatur Keuangan yang Baik Agar Financial Sehat

Prinsip Manajemen Keuangan

Ada beberapa hal yang menjadi prinsip adanya manajemen dan pengelola keuangan. Prinsip ini harus dipegang teguh oleh manajer keuangan untuk meningkatkan kekayaan perusahaan. Berikut adalah prinsip-prinsip tersebut;

  • Akuntabilitas – kewajiban moral serta hukum di dalam perusahaan.
  • Konsistensi – sistem keuangan pada perusahaan dilakukan secara terus menerus.
  • Transparansi – keuangan perusahaan harus bersifat terbuka.
  • Kelangsungan hidup – supaya perusahaan terus bisa bertahan maka manajer keuangan harus merencanakan pengelolaan dana.
  • Integritas – integritas laporan keuangan harus dijaga dengan baik.
  • Standar akuntansi – sistem keuangan harus dikelola sesuai dengan standar akuntansi yang benar.
  • Pengelolaan – dana harus bisa dikelola dengan tepat oleh perusahaan terkait.

Penutup

Manajemen keuangan memang harus dipahami dengan baik, mulai dari pengertian, tujuan dan juga prinsipnya. Hal itu agar setiap perusahaan atau siapa pun dapat mencapai target keuangan dengan cepat.


Bagikan: