May 18, 2022
Jl. Raya Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Saham

Mengenal Saham Blue Chip, Karakteristik, Kriteria dan Pengertiannya

mengenal saham blue chip - Mengenal Saham Blue Chip, Karakteristik, Kriteria dan Pengertiannya

KichanHelp.com – Berbicara tentang investasi, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas tentang saham.

Investasi saham sendiri sekarang ini juga semakin banyak peminatnya. Itu didukung dengan lahirnya berbagai platform investasi saham online yang membuat kegiatan jual-beli, trading, maupun investasi saham jadi sangat mudah untuk dilakukan.

Alasannya banyak hal, mulai dari risikonya yang tinggi, hingga pandangan publik yang menganggap saham hanya bisa dilakukan orang yang memiliki banyak uang.

Tentu saja dengan meningkatnya peminat saham, bisa menumbuhkan stock market  di Indonesia.

Jenis investasi saham itu banyak, nah jika dilihat dari nilai kapitalnya, maka kamu akan menemukan  saham yang dinamakan dengan Blue Chip.

Menurut New York Stock Exchange, definisi Blue Chip sendiri adalah saham dari perusahaan yang memiliki reputasi nasional dari sisi kualitas, kemampuan, dan keandalan untuk beroperasi yang menguntungkan dalam berbagai situasi ekonomi baik dengan keadaan baik maupun buruk.

Investasi saham memang ditujukan bagi mereka yang menyukai tantangan, karena memang penuh risiko tapi juga memiliki tingkat keuntungan yang lebih besar.

Memang, tingkat risiko investasi itu berbeda-beda, tergantung dari tingkat keuntungan yang akan didapatkan nantinya.

Nah, bagi kamu yang memang tertarik untuk berinvestasi di instrumen saham, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih jauh apa itu saham blue chip dan saham apa saja yang masuk ke daftar blue chip.

Yuk, kenal lebih jauh tentang saham blue chip dan ketahui apa saja keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan membeli saham blue chip.

Pengertian Saham Blue Chip

Berdasarkan profilnya, pengertian saham blue chip adalah saham yang dikeluarkan perusahaan dengan reputasi tinggi. Umumnya, perusahaan emiten saham blue chip adalah perusahaan dengan jumlah aset besar, berada dalam kondisi stabil selama bertahun-tahun, dan terbukti berhasil membayar dividen tinggi ke seluruh pemegang sahamnya.

Dari segi profitabilitas, hingga saat ini para pelaku pasar modal masih belum satu suara tentang pengertian saham blue chip. Meski demikian, semua pelaku pasar modal sepakat bahwa untuk disebut sebagai “blue chip”, perusahaan tersebut perlu membukukan pendapatan sebanyak minimal $5 milyar atau setara dengan Rp72 triliun.

Baca Juga:   Rasio Aktivitas: Pemahaman, Rumus, Jenis, Contoh, Interpretasi

Di Indonesia, perusahaan-perusahaan yang digadang-gadang memiliki saham blue chip adalah unicorn, decacorn, perusahaan FCMG, rokok, dan grup-grup dengan puluhan bidang bisnis.

Karakteristik Saham Blue Chip

Meski belum ada kesepakatan tentang pengertian saham blue chip, terdapat beberapa karakteristik yang umum dimiliki perusahaan dengan gelar saham kelas atas di BEI. Beberapa ciri saham blue chip adalah sebagai berikut:

  1. Valuasi Kapitalisasi Perusahaan Besar
    Ciri pertama saham blue chip adalah nilai dan reputasinya di mata masyarakat sangat baik, jarang terkena masalah, serta dikenal punya produk/layanan dengan tingkat penjualan tinggi tiap bulannya. Meski total aset perusahaan belum mencapai $5 miliar, perusahaan dengan kapitalisasi tinggi baik dari segi kas maupun brand dapat dikategorikan sebagai perusahaan blue chip.
  2. Perusahaan Sudah Bertahun-Tahun Aktif di Bursa Efek
    Karakteristik berikutnya saham blue chip adalah lot saham tersebut sudah diperjualbelikan selama bertahun-tahun di bursa efek. Perusahaan yang berhasil mempertahankan reputasi di mata investor selama bertahun-tahun jelas memiliki tingkat stabilitas tinggi.
  3. Saham Ramai Diperjualbelikan
    Harga saham blue chip umumnya lebih tinggi daripada saham-saham lainnya. Bahkan perbedaan harganya bisa mencapai 300 kali lipat. Tingginya harga saham blue chip dipengaruhi oleh besarnya minat investor membeli lot saham tersebut. Sehingga semakin besar minatnya, maka harga saham blue chip akan terus melambung tinggi.
  4. Perusahaan Punya Market Share Tertinggi
    Mayoritas perusahaan dengan saham blue chip adalah penguasa pasar, dengan market share lebih tinggi dibanding kompetitor dalam industri yang sama. Tingginya porsi market share menandakan perusahaan tersebut punya performa penjualan paling baik, sehingga potensi profitabilitasnya juga lebih tinggi daripada bisnis-bisnis lain di kelasnya.
  5. Punya Hubungan Baik dengan Investor
    Ciri terakhir perusahaan dengan saham blue chip adalah punya hubungan baik dengan investor, terutama dari segi pembagian keuntungannya. Perusahaan dengan harga saham blue chip tinggi biasanya telah terbukti mampu memuaskan investor dan menjaga kepercayaan mereka selama bertahun-tahun.

Ciri Perusahaan Kategori Saham Blue Chip

Sebagai saham blue chip, perusahaan yang masuk ke dalam kelompok saham blue chip harus memiliki beberapa kriteria atau kategori agar bisa disebut sebagai saham blue chip.

Salah satunya adalah memiliki kapitalisasi besar. Nilai kapitalisasi suatu perusahaan mampu mencapai nilai triliunan rupiah. Besarnya kapitalisasi pasar ini mampu membuat investor sulit dalam memanipulasi harga.

Baca Juga:   Berapa Usang Biar Mendapatkan Laba Di Saham?

Selain itu, saham Blue Chip juga memiliki likuiditas yang bagus. Biasanya likuiditas ini dipengaruhi oleh jumlah saham yang dimiliki publik atau beredar di bursa. Makin banyak kepemilikan saham publik, maka makin likuid pula saham tersebut. Saham yang masuk ke dalam kategori Blue Chip biasanya juga telah sudah cukup lama lama terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan jangka waktu minimal lima tahun.

Saham Blue Chip: Nilai Kapitalisasi Besar

Ciri pertama dari saham blue chip adalah kapitalisasi yang besar, adapun istilah kapitalisasi adalah harga perusahaan jika ingin dibeli secara utuh. Untuk saham blue chip, memiliki kapitalisasi besar di atas Rp40 triliun.

Untuk penggolongannya sendiri, biasanya ketika kapitalisasi sudah mencapai di atas Rp10 triliun ke atas maka sudah dikatakan besar. Sementara untuk kapitalisasi antara Rp500 miliar hingga Rp10 triliun, maka saham itu akan dikategorikan sebagai saham lapis dua. Kemudian, untuk harga di bawah Rp500 miliar, makan akan dimasukkan ke dalam saham lapis tiga.

Saham Blue Chip: Pemimpin di Sektor Industrinya

Untuk ciri-ciri lain saham blue chip adalah perusahaan dengan saham ini merupakan pemimpin di sektor industrinya. Produknya bisa saja sudah terkenal di nasional maupun internasional, sehingga sudah pasti telah beroperasi selama puluhan tahun.

Saham Blue Chip: Dividen yang Konsisten

Ciri-ciri berikutnya dari saham blue chip adalah perusahaan yang memiliki dividen konsisten. Dividen sendiri adalah laba yang dihasilkan perusahaan tersebut, kemudian diberikan kepada pemegang saham dalam kurun waktu 10 tahun secara konsisten.

Tiap tahunnya perusahaan tersebut memberikan laba sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemegang saham tersebut. Hal inilah yang membuat saham perusahaan tersebut layak dikategorikan sebagai saham blue chip.

Saham Blue Chip: Kinerja Perusahaan Sudah Solid

Ciri saham blue chip yang selanjutnya adalah memiliki trek kinerja perusahaan yang solid. Misalnya saja seperti laba yang dihasilkan konsisten, memiliki produk berkualitas dan dicintai masyarakat, track record perusahaan terus tumbuh tiap tahunnya.

Dengan kata lain, perusahaan dengan saham blue chip termasuk ke dalam kategori perusahaan yang tidak mudah goyah dan bangkrut meskipun keadaan ekonomi sedang mengalami krisis sekalipun.

Saham Blue Chip: Ramai Diperdagangkan

Banyak investor, baik itu perorangan maupun lembaga yang memiliki dan memperdagangkan saham blue chip ini. Saham yang masuk ke dalam kategori blue chip juga selalu memasuki daftar teraktif di bursa serta masuk indeks LQ45.

Baca Juga:   Free Cash Flow: Pemahaman, Rumus, Cara Mengkalkulasikan

Adapun, LQ45 ini adalah indeks yang berisikan saham-saham likuid ataupun saham-saham yang ramai diperdagangkan, dan rata-rata saham blue chip ada di dalam indeks tersebut.

Cara Beli Saham Blue Chip untuk Investor Pemula

Setelah mengetahui contoh saham blue chip dan harganya, apakah kamu tetap tertarik membeli saham blue chip? Jika jawabannya “iya”, di bawah ini ada beberapa cara beli saham blue chip yang bisa kamu lakukan.

  1. Siapkan Budget Investasi Memadai
    Poin pertama cara beli saham blue chip adalah dengan menyiapkan budget investasi sesuai kemampuan kamu. Sebagai informasi, saat melakukan pembelian saham di bursa efek, investor diwajibkan membeli langsung 1 lot saham (sama dengan 100 lembar). Jika kamu ingin membeli saham dengan harga Rp30 ribu/lembar, maka budget yang perlu kamu siapkan adalah sebesar Rp30 ribu X 100 lembar, yaitu Rp3 juta.
  2. Lakukan Riset Saham Blue Chip Terbaik
    Cara beli saham blue chip yang selanjutnya adalah lakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan di mana akan menaruh saham. Faktanya, tidak semua perusahaan dengan kategori blue chip sesuai dengan minat kamu.Sebagai contoh, kamu sebenarnya tidak suka berinvestasi di dunia pertambangan, karena tidak terlalu paham sentimen pasarnya. Jika demikian, jangan memaksakan diri berinvestasi di bidang tersebut, kecuali kamu mau mempelajari lebih dalam cara analisa sentimen pasarnya.
  3. Analisa Kinerja Tahunan Saham Pilihan Kamu
    Faktanya, ada beberapa perusahaan yang kelihatannya “blue chip” tapi punya profil keuangan yang amburadul. Oleh karena itu, cara beli saham blue chip berikutnya agar kamu tidak tertipu adalah dengan mengecek kinerja keuangan tahunan dari perusahaan tersebut.
  4. Lakukan Pembelian Saham Sesuai Kemampuan
    Poin terakhir terkait cara beli saham blue chip adalah dengan melakukannya sesuai kemampuan. Jika dana tabungan kamu belum cukup guna beli saham blue chip, tidak usah memaksakan diri untuk cepat-cepat membelinya. Sebagai ganti, kamu bisa mencoba berinvestasi di saham non blue chip tapi minim risiko, misalnya reksadana, surat utang, dan sebagainya.

Demikian pembahasan tentang pengertian saham blue chip, karakteristik, contoh, serta cara beli saham blue chip untuk investor pemula! Saham blue chip adalah salah satu jenis saham yang wajib kamu punya, setidaknya beberapa lot seumur hidup! Jadi, sudah siap berinvestasi saham blue chip?