counter create hit

Mengenal Sistem MMR di Game

Bagikan:

Dalam suatu
game (khususnya genre MOBA) ada mode
khusus untuk memilih sejauh mana kesanggupan Anda berkembang. Nama mode ini
disebut ranked.

Nah, mode ranked
ini lazimnya memiliki poin tertentu yang sering disebut MMR. Semakin Anda sering
memenangkan pertarungan, maka poin MMR akan kian cepat bertambah.

Itu cuma
gambaran singkatnya saja perihal MMR. Untuk lebih jelas lagi, silakan cek
klarifikasi saya berikut ini.

Apa itu MMR di Game?

MMR atau Match
Making Rate di game adalah sebuah poin yang mampu didapat dikala Anda memenangkan
pertarungan di mode ranked.

Poin MMR akan
terus meningkat seiring Anda menang pertarungan. Dengan catatan musuh yang
Anda temui di game akan jadi semakin sulit.

Sistem MMR ada
di game-game yang mengusung tata cara ranked. Seperti DOTA 2, Mobile Legends,
Valorant dan masih banyak lagi.

Kenapa MMR Harus Ada?

Alasan metode
MMR ada, tidak lain yakni supaya game mampu mengelompokkan pemainnya berdasarkan kesanggupan
mereka. Sehingga matchmaking di mode ranked
game tersebut bisa jadi sepadan.

Contoh
sederhananya, bila kita baru main suatu game, MMR kecil, maka akan
dipertemukan dengan pemain baru juga.

Sedangkan jika sudah lama main, MMR tinggi, maka akan dipertemukan dengan pemain andal juga.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Buff dan Nerf di Game

Contoh Game yang Menerapkan MMR

Seperti yang disebut tadi, metode MMR
biasanya diterapkan di game dengan mode ranked. Di antaranya Valorant, Mobile
Legends, dan Dota. Berikut penjelasannya:

1. DOTA 2

Istilah MMR
sangat berkaitan dekat dengan DOTA 2. Bisa dikatakan, game ini yang membuat
perumpamaan “MMR” jadi diketahui banyak orang.

Di DOTA 2, kita
akan mendapatkan poin MMR sesudah menyelesaikan suatu pertandingan. Dan poin
ini nantinya akan menurut role.

Misalnya jikalau
kita biasa menggunakan role Midlaner,
maka akan dipertemukan dengan pemain midlaner juga dengan MMR setara.

Baca Juga:   Cara Pasang Tempered Glass Semoga Hp Tetap Awet (Tanpa Ribet)

2. Mobile Legends

Mobile Legends mengusung metode MMR sebagai
evaluasi skill pemain di mode
ranked.

Game ini memiliki perhitungannya sendiri.
Dimana semakin rendah nilai MMR, bertambahnya akan kian cepat. Sebaliknya,
jika MMR tinggi, bertambahnya akan semakin usang.

Mobile Legends juga
mempunyai 8 tingkatan Rank menurut poin MMR yang Anda miliki. Mulai dari
Warrior, Elite, Master, Grandmaster, Epic, Legend, Mythic dan tertinggi
Mythical Glory.

3. Valorant

Valorant ini satu dari sedikit game FPS
yang menerapkan tata cara MMR. Bedanya dari game biasa, di Valorant kita tidak
mampu menyaksikan MMR pemainnya.

Sistem MMR di Valorant berfungsi untuk
menertibkan matchmaking pemain
berdasarkan skill di mode ranked maupun unrated, dan tidak kuat ke rank.

Misalnya rank Valorant Anda Platinum, tetapi skill-nya jago, maka Anda akan dipertemukan dengan pemain Diamond, hingga Immortal.

Cara Menaikkan MMR di Game

Satu-satunya cara untuk mengoptimalkan MMR di
game ialah cuma dengan membuatkan skill
kita. Baik itu secara perorangan maupun dari segi koordinasi.

Berikut beberapa
kiat menaikkan MMR:

  • Perbanyak latihan, entah di
    mode ranked atau classic
  • Pahami gameplay lebih mendalam,
    contohnya menghapal map, kesanggupan pendekar, dan yang lain
  • Belajar dari pro player, baik itu
    lewat streaming di Twitch atau
    melihat video di Youtube
  • Saat main ranked, tentukan
    koneksi internet sedang stabil

Akhir Kata

Istilah MMR banyak dijumpai di game.
Terutama game-game yang mengusung mode ranked.

Banyak orang yang baru main sebuah game dan
mendengar istilah ini, tapi belum tahu artinya. Nah, dibutuhkan klarifikasi ini
bisa menolong.

Silakan tulis di
kolom komentar bila Anda punya suatu pertanyaan.

Semoga
berfaedah.


Bagikan:
close