counter create hit

Udah Tahu Belum? Perbedaan Outlet, Counter dan Gerai

Bagikan:

KichanHelp.com – Dalam menjalankan usaha, tentunya kamu sudah sering mendengar kata outlet, counter, dan gerai. Misalnya saja outlet baju, counter kosmetik, dan gerai makanan. Namun, sudahkah kamu tahu perbedaan antara outlet, counter, dan gerai? Perlu diketahui, outlet adalah tempat berjualan offline, misalnya saja di pinggir jalan atau di dalam sebuah gedung. Sama seperti outlet, counter dan gerai pun adalah tempat untuk berjualan. Lalu, apa bedanya? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Outlet?

Pernah mendengar seseorang mengatakan, “Kami memiliki tiga outlet, salah satunya ada di Jalan Pahlawan”? Nah, outlet adalah tempat menjual suatu produk, bisa berupa makanan, pakaian, maupun produk lain.

Outlet berasal dari kata bahasa Inggris yang berarti “toko atau tempat berjualan”. Pengertian outlet adalah toko atau tempat penjualan yang secara khusus hanya menyediakan satu produk dari merek tertentu. Misalnya saja baju dari brand A atau ayam goreng dari merek B.

Outlet Berbeda dari Counter dan Gerai

Jika outlet adalah tempat jualan produk khusus dari satu merek tertentu, lalu bagaimana dengan counter dan gerai? Sama seperti outlet, counter berasal dari bahasa Inggris yang merujuk pada suatu tempat atau alat untuk berjualan.

Namun, jika outlet berupa ruangan, counter bisa jadi sebuah meja pajangan atau kedai kecil tempat menjual produk. Contoh counter adalah counter kosmetik, counter skincare, counter masker, dan lainnya yang berada dalam satu toko.

Sementara itu, gerai memiliki pengertian kedai kecil atau meja tempat menjual suatu produk maupun barang. Gerai sebenarnya adalah padanan bahasa Indonesia untuk kata counter yang berasal dari bahasa Inggris. Jadi, bisa dibilang bahwa gerai dan counter adalah ruang sederhana untuk menjual produk.

5 Tips Membuka Outlet untuk Menjalankan Usaha

Sekarang sudah kamu ketahui bahwa outlet adalah lokasi jualan yang berupa bangunan dengan ukuran variatif, bisa kecil, sedang, ataupun besar. Outlet pun bisa digunakan untuk berjualan berbagai produk, misalnya saja makanan, minuman, pakaian, peralatan olahraga, dan yang lain, asal masih dalam satu merek atau brand.

Sangat mungkin bagi kamu pemilik brand untuk memiliki lebih dari satu outlet demi menjangkau pelanggan di lokasi berbeda. Simak tips untuk membuka outlet usaha kamu di lokasi berbeda demi menjalankan ekspansi usaha:

Baca Juga:   10 Tips Memilih Produk yang Cocok untuk Dropship

1. Pertimbangkan lokasi dengan cermat

Menjalankan suatu usaha, artinya kamu sudah punya target pasar yang disasar untuk penjualan produk. Oleh karena itu, pastikan outlet kamu berada di lokasi tepat, di mana target pasar banyak berkumpul. Contohnya jika kamu berjualan bakso, maka lokasi yang tepat contohnya adalah sekolah, tempat kerja, dan tempat wisata.

2. Tentukan tema interior pada outlet

Suatu merek barang biasanya sudah memiliki image yang ingin ditampilkan sekaligus jadi identitas. Misalnya, makanan cepat saji dengan ciri khas warna merah dan ayamnya. Desain atau citra produk tersebut bisa kamu pakai untuk tema interior outlet supaya pelanggan dapat mudah mengenali.

Namun, jika ingin sesuatu yang berbeda, kamu bisa memilih tema tertentu untuk berbagai outlet tanpa menghilangkan ciri khas merek.

3. Sediakan sistem kasir yang mumpuni

Di era yang semakin modern, kamu perlu sistem kasir mumpuni untuk mencatat setiap transaksi harian. Apabila Anda memiliki beberapa outlet di kota berbeda, maka kamu bisa memanfaatkan GoKasir, aplikasi kasir gratis selamanya. GoKasir bakal memudahkan kamu membuat laporan penjualan dan memaksimalkan penghasilan hanya dengan sentuhan jari pada layar ponsel.

4. Selalu catat setiap transaksi

Pastikan kamu selalu membuat catatan transaksi harian dari outlet baru. Hal ini bakal memudahkan kamu dalam hal memonitor perkembangan usaha pada outlet baru tersebut. Apakah penjualan lancar atau malah besar pengeluaran saja, kamu perlu punya catatan untuk setiap transaksi. GoKasir akan menyiapkan semua catatan transaksi harian untuk kamu secara otomatis.

5. Imbangi dengan promosi online

Terakhir namun tak kalah penting saat membuka outlet untuk jualan usaha adalah promosi. Di era serba digital, kamu dapat memanfaatkan media sosial sebagai jalur promosi online. Media sosial menyediakan banyak platform serta fitur yang bisa digunakan pemilik usaha untuk mempromosikan usahanya.

Sekarang kamu sudah tahu bahwa outlet adalah tempat berjualan offline dan mengapa ia berbeda dari gerai dan counter. kamu pun bisa menyimak tips membuka outlet baru untuk usaha.

Baca Juga:   Caption TikTok FYP

Bagikan:
close